
Hari ini di kediaman rumah Kenzoe tampak ramai oleh kedatangan sanak saudara. Rupanya mereka semua datang untuk menghadiri acara akikah baby Khanza. Sinta dan juga Romi sudah datang sedari tadi untuk bantu-bantu mempersiapkan acara. Sedang si cantik Alana tampak sibuk mengikuti alexio kemanapun bocah laki-laki itu pergi.
Seperti saat ini, ketika alexio hendak masuk ke kamar sang mama dengan semangatnya Alana mengekor di belakangnya.
" Stop Lana, jangan mengikuti ku terus ", kesal Alex.
" Kenapa kak Alex, Alana hanya ingin bermain bersama kak Alex. Alana janji tidak akan nakal ", kata gadis kecil itu seraya mengedip-ngedipkan mata bulatnya.
Alex tampak mendengus kesal karena gadis di depannya itu tidak mau menjauh darinya. Tanpa membalas perkataan Alana, Alex segera masuk ke dalam kamar sang mama yang kebetulan terbuka sedikit.
" Mama ", panggil Alex seraya mendekati mamanya yang tengah mendadani adik kecilnya. Di sana juga ada Sinta yang tengah membantu Nayla yang terlihat kerepotan.
" Ada apa sayang ? ",
" Tadi Oma bilang, mamah di suruh ke bawah karena acaranya akan di mulai ",
" Benarkah ? ", tanya Nayla yang di angguki putranya.
" Baiklah, kalau begitu kita keluar sekarang ", kata Nayla seraya menggendong baby Khanza untuk menuju ruang tamu tempat di selenggarakannya acara.
Semua tamu undangan, sanak saudara dan anak-anak panti asuhan tampak sudah memenuhi ruangan. Karena ruang tamu tidak cukup, maka sebagian tamu juga ada di halaman depan yang sudah di dekor seperti gedung pernikahan.
Acara demi acara terus berlanjut dengan penuh hikmat. Tampak raut wajah bahagia dari semua anggota keluarga. Baby Khanza pun tampak anteng dan tidak rewel. Alexio dan Alana juga tampak antusias mengikuti acara akikah itu. Setelah acara demi acara selesai, semua para tamu dipersilahkan menikmati hidangan yang tersaji. Alana yang melihat Alex duduk sendirian sambil bermain hape segera berjalan cepat menghampirinya.
" Kak Alex mau ? ", tanya Alana seraya menyodorkan kue coklat pada alexio.
Alex yang memang sangat menyukai dengan berbagai jenis olahan coklat, segera menerima kue tersebut.
" Terima kasih ",
" Sama-sama ", jawab Alana sambil tersenyum lebar.
Kedua bocah itu tampak anteng menikmati kue coklat itu sambil duduk di atas sofa di ruang tengah.
Setelah acara makan-makan dan penutupan acara, semua tamu undangan satu persatu mulai meninggalkan kediaman Kenzoe. Kini hanya tinggal keluarga inti dan juga keluarga Romi.
Karena baby Khanza tertidur pulas di gendongan, Nayla segera beranjak menuju kamar untuk menidurkannya. Saat ia berjalan menuju kamar, tampak dua bocil terus saja mengikutinya dari belakang.
Setelah sampai di dalam kamar, Nayla segera menaruh baby Khanza di dalam box bayi. Alex dan Alana segera berlari mendekat untuk mengamati bayi cantik dan gemoy yang tengah tertidur itu.
" Wah, adek Khanza cantik sekali ", puji Alana terkagum-kagum.
__ADS_1
" Tentu saja cantik, adek siapa dulu ", kata Alex seraya berlagak tengil.
Nayla yang melihat tingkah putranya hanya bisa geleng-geleng kepala.
" Alana mau punya dedek bayi seperti kak Alex ? ", tanya nayla yang langsung di angguki Alana cepat.
" Tapi Alana maunya dedek laki-laki yang ganteng seperti kak Alex ", jawab Alana seraya menatap Alex dengan mata berbinar-binar.
Nayla yang melihat tingkah alana jadi teringat kelakuannya dulu saat mengejar suaminya. Nayla jadi malu sendiri, rupanya kelakuannya dulu itu sungguh centil sekali.
" Oh ya ampun, ternyata kelakuan gue dulu sungguh memalukan ", batin Nayla seraya menepuk jidatnya sendiri.
Dari jauh tampak Sinta berjalan menuju kamar Nayla. Saat sudah tiba di ambang pintu, ia segera memanggil putrinya untuk di ajak pulang karena hari sudah semakin malam.
" Alana sayang, ayo kita pulang. Papi sudah menunggu kita di depan ", ajak Sinta seraya mendekat ke arah putrinya.
" Nggak mau mih, Alana masih ingin di sini sama kak Alex ", rengek gadis kecil itu.
" Tapi ini sudah malam sayang. Bukankah besuk Alana juga harus sekolah ", bujuk Sinta.
Gadis itu tampak diam sambil menatap ke arah Alex. Namun sayang yang di tatap malah sibuk mengamati adiknya di dalam box bayi. Melihat hal itu, Nayla mencoba untuk membantu sahabatnya untuk membujuk putrinya agar mau di ajak pulang.
" Apa boleh Tante ?", tanya Alana berbinar.
" Tentu saja boleh, Tante malah seneng kalau Alana sering bermain di rumah Tante. Kak Alex pasti juga seneng punya temen untuk di ajak bermain ", kata Nayla yang langsung mendapat tatapan tajam dari putranya.
" Mamah ", pekik Alex karena kesal. Nayla yang di tatap tajam putranya hanya meringis saja.
" Baiklah kalau begitu Alana pamit pulang dulu ya Tante. Besuk Alana pasti kesini lagi " kata Alana seraya meraih tangan Nayla untuk di cium.
" Iya sayang ", jawab Nayla seraya mengelus rambut gadis kecil itu.
" Kak Alex, Alana pulang dulu ya ", pamit Alana. Namun sayangnya Alex yang sibuk mengamati adeknya itu enggan untuk sekedar menoleh.
" Hem ", jawab Alex singkat.
Alana yang di buat kesal langsung mencium pipi Alex dengan cepat.
CUP
Alex yang di cium alana langsung melotot
__ADS_1
" Dah kak Alex ", pamit Alana yang bergegas berlari sambil menarik tangan maminya untuk segera keluar dari kamar tersebut.
" Alana ", pekik Alex dengan sangat kesel.
......
Tepat pukul sepuluh malam, Alex yang tadi sangat kesal karena pipinya di cium oleh Alana, akhirnya merengek ingin tidur bersama dengan mama papanya. Dan saat ini anak laki-laki itu sudah tampak tertidur pulas di atas ranjang sembari memeluk sang mama.
Kenzoe yang sudah selesai bantu-bantu merapikan ruang tamu, tampak memasuki kamarnya.
" Sayang, kenapa Alex tidur di sini ", tanya Kenzoe seraya naik ke atas ranjang dan langsung memeluk istrinya dari belakang.
" Tadi ngambek habis di cium alana ", kata Nayla seraya mengulum senyumnya.
" Benarkah ? ", tanya Kenzoe tidak percaya.
" Serius mas ", jawab Nayla sambil tertawa.
" Putraku memang sangat tampan, jadi wajar saja jika banyak anak perempuan yang mengaguminya ", kata kenzoe jumawa.
" Benar sekali, ketampanannya itu menurun dari papanya ", kata Nayla seraya membelai lembut tangan sang suami yang melingkar di perutnya. Ia akui suaminya itu memang sangat tampan.
" Terima kasih atas pujiannya sayang, dan terima kasih karena telah menjadi istri sekaligus ibu yang luar biasa untukku dan juga kedua anak kita ",
" Nay juga berterima kasih sama mas, nay sangat beruntung bisa mendapat suami seperti mas Kenzoe. Lelaki tampan, kaya, setia, perhatian dan sayang keluarga ", kata Nayla yang langsung mendapat dekapan erat dari suaminya.
" Sama- sama sayang, semoga keluarga kecil kita selalu di limpahi kebahagiaan ",
" Aamiin ", jawab Nayla seraya membalikkan badannya memeluk sang suami.
" Aku sangat mencintaimu mas ",
" Aku juga sangat mencintaimu sayang ", balas Kenzoe semakin memeluk erat istrinya.
******* Happy Ending**********
Akhirnya novel othor " Mengejar Cinta Om-Om Galak " sudah selesai.
Terima kasih banyak untuk para pembaca yang Sudi mampir ke karya receh othor ini. Untuk yang selalu mendukung karya othor, othor ucapkan banyak sekali terima kasih. Sampai bertemu di karya-karya othor yang lainnya.
Salam sayang untuk kalian semua 😘😘
__ADS_1