Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 35


__ADS_3

Nayla tampak terdiam takjub melihat pemandangan di depannya. Sebuah meja besar dan sepasang kursi yang di sudah berhiaskan kain berbentuk pita putih tampak begitu cantik. Di atas meja terdapat bunga mawar berwarna pink, putih, peach dan kuning yang terangkai indah di dalam vas besar. Belum lagi lilin-lilin di sekitar meja dan juga kelopak bunga yang bertaburan di mana-mana menambah kesan romantis semakin terasa.


Tampak dari jauh Devan berdiri dari duduknya dan mulai berjalan ke arah Nayla. Ia menyapa kekasihnya seraya menyerahkan buket mawar pink di tangannya.


" Ini untukmu ", kata Devan seraya tersenyum manis. Dengan senang hati Nayla menerima bunga itu.


" Ya ampun, nay gak nyangka ternyata om bisa romantis juga ", ledek Nayla pada sang kekasih.


PLAAKK


" Aduh nay kenapa kau memukulku ", keluh kenzoe yang terkejut karena Nayla memukul lengannya.


" Apa om gak lihat penampilanku. Aku terlihat sangat jelek sekali, terasa kontras dengan nuansa makan siang ini. Harusnya aku kan berdandan dulu om, masak makan romantis pakai seragam office girl kayak gini ", kesal Nayla cemberut.


Kenzoe yang mendengar ucapan Nayla tampak tergelak.


" Ih malak ketawa lagi ", makin cemberut lah kekasihnya itu.


" Maaf sayang, lain kali aku akan memperhatikan itu. Tapi bagiku kamu sudah sangat cantik dengan penampilanmu yang sekarang ", kata Kenzoe lembut yang membuat Nayla merona seketika.


Kenzoe segera menarik tangan Nayla menuju meja dan segera menarik kursi untuk duduk Nayla. Hati Nayla semakin menghangat dengan tindakan manis yang Kenzoe lakukan barusan. Saat pandangannya beralih menatap makanan di atas meja mata Nayla langsung berbinar.


" Ya ampun banyak sekali makanannya om ? Enak-enak lagi, om tahu aja kalau nay sedang kelaparan. Ini boleh di makan sekarang kan om ? tanya Nayla dengan polosnya.


" Tentu saja boleh, makanlah. Ini semua sengaja saya pesankan untuk kamu. Apa kamu suka ? ",


" Tentu saja suka om ", Nayla tidak lagi bicara ia langsung mengisi penuh piringnya dengan beraneka masakan. Kenzoe yang melihat itu tampak geleng-geleng kepala. Sungguh Nayla gadis yang terlalu blak-blakan. Apa yang ada di pikirannya itu lah yang akan ia lakukan. Ia tidak perlu menjadi orang lain untuk menarik perhatian orang.


Melihat cara makan Nayla membuat Kenzoe juga merasa lapar. Ia mulai mengisi piringnya dan ikut makan dengan lahap serata sesekali melirik kekasihnya itu.


" Nay ", panggil kenzoe di sela sela kesibukannya mengunyah makanan.


" Ada apa om ganteng ? ", tanya Nayla dengan mulut penuh makanan.


" Kalau nanti malam saya datang ke rumah kamu boleh ? ",


Nayla yang mendengar pertanyaan Kenzoe langsung terbatuk-batuk karena tersedak saking kagetnya.


" Uhuk uhuk ", Nayla segera menyambar jus jeruk di dekatkan dan meminumnya hingga tandas.


" Kamu nggak apa-apa nay ", tanya Kenzoe khawatir seraya menyodorkan tisu untuk kekasihnya itu. Nayla segera mengambil tisu di tangan om galaknya dan mengusap bibirnya yang cemong.


" Om mau ngapain ke rumah nay ? Jangan bilang om mau ngelamar Nayla ? Kata Nayla menyelidik.


Kenzoe yang mendengar pertanyaan Nayla malah tertawa.

__ADS_1


" Ih kok malah ketawa sih ", sungut Nayla.


" Habisnya kamu mikirnya kejauhan sih nay. Saya mau datang ke rumah kamu karena ingin meminta ijin pada orang tua kamu untuk mengajak kamu keluar. Saya tidak mau ngumpet-ngumpet terus nay. Saya gak mau kamu jadi sering berbohong pada orang tua kamu karena saya ", kata kenzoe seraya menatap lembut Nayla. " Atau jangan-jangan kamu sudah ingin segera saya lamar ", goda Kenzoe.


" Ih ya gak lah om, nay kan masih kecil ",


" Kecil kecil kok pacaran, sekolah yang bener dulu ya dek ", goda Kenzoe tergelak.


" Ih om nyebelin banget ", sewot Nayla.


Nayla yang terus di goda Kenzoe menjadi malu dan salah tingkah. Dan entah kenapa Kenzoe menjadi sangat senang menggoda kekasihnya itu.


Di meja tidak jauh dari mereka, tampak seseorang memakai kaca mata hitam tengah mengambil gambar mereka. Bibirnya mengulas senyum puas setelah mendapat beberapa foto di handphonenya.


🌸🌸🌸🌸🌸


Malam harinya, Nayla tampak sibuk berdandan di depan kaca. Ia ingin tampil cantik untuk kencan pertama mereka.


Tadi Nayla sudah memberi tahu orang tuanya jika ia akan keluar dengan seorang pria. Tentu saja orang tua Nayla bertanya tentang hubungan mereka dan Nayla terpaksa jujur. Ia tidak ingin lagi membohongi kedua orang tuanya.


Awalnya mereka sedikit terkejut dengan pengakuan Nayla. Namun mengingat anak gadisnya itu sudah mulai menginjak dewasa, ibu dan bapak Nayla tentu tidak melarang. Namun mereka mewanti-wanti Nayla agar selalu menjaga dirinya dan nama baik keluarga.


Tok tok tok


" Wa'alaikum salam '', jawab pak Doni dari dalam.


" Nak Kenzoe ya, ayo masuk ",


" Terima kasih pak ",


Pak Doni mempersilahkan kenzoe duduk di kursi ruang tamu. ia memperhatikan penampilan kenzoe yang rapi dan sopan. Kenzoe tampak seperti dari keluarga kaya begitulah pikiran pak doni sekarang.


" Kalau boleh tahu, nak Kenzoe ini ada hubungan apa dengan putri saya ? "


Kenzoe yang tidak menyangka mendapat pertanyaan to the point dari bapak Nayla tampak diam sejenak.


" Saya pacar Nayla pak. Saya kesini ingin meminta ijin untuk mengajak Nayla keluar pak " jawab Kenzoe sedikit gugup.


" Apa kalian sudah lama berpacaran ? ",


" Belum pak, kami baru meresmikan hubungan kami sekitar dua Minggu yang lalu. Tapi saya sangat serius dengan hubungan ini pak. Saya berharap bisa melanjutkan ke jenjang lebih serius dengan Nayla ", kata kenzoe yang membuat pak Doni tersenyum.


Pria di depannya ini memang tampak dewasa dan bertanggung jawab. Mungkin tidak ada salahnya memberi mereka kesempatan untuk lebih mengenal satu sama lain.


" Kalau bapak boleh tahu, nak kenzoe mengenal nayla di mana ? "

__ADS_1


" Saya dan Nayla bertemu di tempat kerja pak ", jawab Kenzoe seraya tersenyum kaku.


" Oh jadi nak kenzoe teman kerja Nayla. Kalau bapak boleh tahu, nak kenzoe kerja di bagian apa ? ", tanya pak Doni yang semakin ingin tahu.


" itu saya ", kenzoe jadi garuk-garuk kepala karena bingung harus menjawab apa. Tapi tidak mungkin juga baginya untuk berbohong. Suatu saat pasti juga akan ketahuan.


" Saya atasan Nayla di kantor pak ", jawab Kenzoe pada akhirnya. Pak Doni seketika terkejut mendengar jawaban Kenzoe.


" Maksud nak kenzoe, perusahaan besar itu milik keluarga nak kenzoe begitu ",


" I iya pak ", jawab Kenzoe semakin tidak enak. Pak Doni tampak terdiam, mencoba mencerna jawaban Kenzoe barusan.


Saat mereka tengah sibuk dengan pikiran masing-masing, Nayla tampak keluar dari kamar dan menghampiri bapak dan kekasihnya di ruang tamu.


" Om ", sapa Nayla yang membuat kenzoe menatap lekat Nayla.


Gadis ingusannya itu tampak begitu cantik dengan dress biru tua yang ia kenakan. Apalagi rambut hitam panjang itu tampak tergerai indah menambah imut wajah Nayla. Sedetik kemudian ia tersadar dari pesona Nayla dan segera pamit pada orang tua Nayla.


" Kalau begitu saya pamit untuk mengajak Nayla keluar pak ",


" Oh ya sudah, hati-hati. Pulangnya jangan malam-malam ya nak kenzoe ",


" Iya pak. Assalamu'alaikum ", ucap Nayla dan Kenzoe serempak.


" Wa'alaikum salam ", jawab pak Doni dan Bu Rani bersamaan.


Pak Doni menatap kepergian Nayla bersama kenzoe tak berkedip.


" Pak, bapak melamun? Kenapa ? tanya sang istri.


" Ibu tahu gak pekerjaan pacar Nayla apa ? "


" Ya gak tahu pak. Kan bapak yang tadi ngobrol sama nak kenzoe ",


" Nak Kenzoe itu ternyata bos Nayla. Pemilih gedung bertingkat tempat Nayla bekerja buk ", kata pak Doni masih dengan perasan tidak percaya.


" Haah ", Bu Rani pun tak kalah terkejutnya.


********


Ayo jangan lupa kasih like komen dan hadiahnya yang banyak 😁


Pokoknya dukungan kalian sangat berarti buat othor


Terima kasih 😘😘

__ADS_1


__ADS_2