Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 25


__ADS_3

Seminggu telah berlalu, semenjak kejadian kenzoe demam kemarin, hubungan Nayla dan om galaknya mulai dekat kembali. Kini Nayla bisa melakukan tugasnya membuat kopi seperti biasa. Bahkan kenzoe mulai berani menunjukkan rasa ketertarikannya pada Nayla. Tentu saja Nayla bisa merasakan sinyal-sinyal yang di berikan oleh Kenzoe untuknya.


Lalu bagaimana dengan Tania ? Perempuan cantik itu rupanya tidak berhenti mengejar mantan kekasihnya. Ia terus saja menelepon Kenzoe setiap malam. Bahkan selalu mengirim pesan permintaan maaf dan ingin kembali pada kenzoe. Tentu saja kenzoe tidak memperdulikannya. Kenzoe tidak mau lagi menjadi orang bodoh yang terjebak pada hubungan yang tidak jelas ujungnya.


******


TAK TAK TAK


Siang itu, saat cuaca cukup terik, terdengar suara ketukan high heels di lantai marmer di sebuah lobby kantor. Rupanya Tania yang sudah menyelesaikan syutingnya selama seminggu ini, mencoba mendatangi kantor kenzoe untuk meminta maaf padanya. Seperti biasa, ia selalu menggunakan masker dan juga kacamata hitam untuk menutupi identitasnya.


" Selamat siang nona, ada yang bisa kami bantu ? ", tanya resepsionis muda itu pada Tania yang tengah berdiri di depannya.


" Saya ingin menemui pak kenzoe Pratama. Bilang pada atasanmu bahwa Tania yang ingin menemuinya ",


" Maaf nona, tapi pak kenzoe sedang keluar. Beliau ada meeting dengan klien di luar kantor ",


" Apakah sudah sedari tadi ? ",


" Sepertinya begitu. Apa nona ingin menunggu, anda bisa menunggu kedatangan pak Kenzoe di ruang tunggu yang berada di sebelah sana ", jawab resepsionis muda itu seraya menunjuk letak ruang tunggu tersebut.


" Baiklah saya akan menunggunya ",


" Kalau begitu mari saya antar nona ",


" Tidak perlu, saya bisa sendiri ",


Tania segera berjalan menuju ruang tunggu tamu. Setelah tiba di ruangan itu, ia segera mendudukkan bokongnya di atas sofa. Di ambilnya handphone mahalnya dari dalam tas. Ia lalu mulai berselancar ke dalam dunia Maya.


Sesaat kemudian tampak kenzoe dan juga Romi tengah memasuki lobby kantor bersama Agnes sang sekretaris. Manik mata Tania yang menangkap siluet kenzoe segera berdiri dari duduknya. Dengan bahagia Tania segera melangkah cepat menghampiri Kenzoe.


" Zoe ", panggilnya dengan mata berbinar. Kenzoe sedikit terkejut mendapati Tania sudah berdiri di sampingnya.


" Ada apa mencariku ", tanya Kenzoe datar. Melihat sikap dingin kenzoe membuat Tania benar-benar terluka.


" Aku ingin bicara sebentar denganmu Zoe, please ", mohon Tania seraya menangkupkan kedua telapak tangannya di depan dada.


" Baiklah, ikutlah keruangan ku ", jawab Kenzoe yang membuat Tania merasa senang.


Untung kenzoe masih mau memberinya kesempatan untuk bicara, ia tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Setelah tiba di ruangannya, Kenzoe berjalan menuju sofa dan mendudukkan dirinya di sana. Tania pun segera ikut duduk di dekat mantan kekasihnya itu.


" Ada apa lagi Tania ? ",


" Zoe, kenapa kamu berubah menjadi begitu dingin padaku ? Apakah semudah itu bagimu untuk menghilangkan rasa cinta itu dari dalam hatimu. Aku masih sangat mencintaimu Zoe, aku mohon kembalilah padaku ", kata Tania memohon. Ia meraih tangan Kenzoe dan menggenggamnya erat.


Kenzoe segera melepas tangannya dari genggaman Tania. Ia mulai berdiri dari duduknya dan berjalan menuju jendela. Sambil menatap pemandangan di luar gedung kenzoe menghela napas pelan.


" Jika aku memberimu kesempatan lagi, apakah kamu mau meninggalkan dunia keartisanmu lalu menikah denganku ? ", tantang Kenzoe dengan raut wajah datar.


Tania yang mendengar pertanyaan Kenzoe tentu saja langsung gelagapan.

__ADS_1


" Aku aku ", bibir Tania sungguh kelu untuk mengiyakan.


Ia sungguh tidak bisa meninggalkan dunia akting yang kini tengah melambungkan namanya. Terlebih ia kini juga telah terikat kontrak selama setahun yang melarangnya berpacaran, apalagi menikah.


" Tidak bisa kan. Sudah ku duga, pasti kamu akan lebih memilih karirmu dari pada menikah denganku. Jadi apa lagi yang perlu kita bicarakan Tania ? "


" Tapi Zoe, tidak bisakah kamu memberiku waktu lagi. Setelah itu aku akan menuruti semua keinginanmu ", Tania terus saja berusaha membujuk mantan kekasihnya itu.


" Berapa lama, sebulan, dua bulan. Setahun, dua tahun ? Maaf Tania aku tidak bisa. Sudah cukup aku membuang waktu berhargaku selama ini menunggumu. Jika tidak ada lagi yang ingin kamu bicarakan, sebaiknya kamu keluar sekarang. Saya masih banyak pekerjaan ", jawab Kenzoe yang langsung menohok hati Tania.


Air mata Tania mulai jatuh menetes membasahi pipi mulusnya. Ia tidak menyangka, lelaki yang selama ini selalu bersikap lembut, kini mulai bersikap dingin dan acuh tak acuh padanya. Sungguh hati Tania terasa sangat sakit.


" Baiklah Zoe, tapi ingatlah, aku tidak akan menyerah. Aku akan membuatmu kembali mengejarku seperti dulu ", kata Tania seraya berdiri dari duduknya. Ia pun berlalu pergi dari ruangan itu dan menutup pintu dengan sangat keras.


BRAKK


Kenzoe yang tidak mau memikirkan tentang mantan kekasihnya itu lagi, segera membuka kembali berkas-berkas di atas meja. Ia mulai membaca berkas proyek kerjasama yang baru saja diajukan oleh kliennya tadi pagi.


🌸🌸🌸🌸🌸


Sore harinya, Nayla yang akan pulang bersama Sinta tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan Romi.


" Hay nay, mau pulang ? ",


" Nggak pak Romi, nay mau tidur di sini ", jawaban Nayla yang asal membuat Romi tergelak.


" Stt, loe jangan terpesona sama buaya kantor satu ini Sinta. Ia terkenal suka mainin cewek ", bisik Nayla pada sahabatnya.


" Sok tahu loe nay ",


" Ya ampun nih bocah, di bilangin kok ngeyel. Semua staff cewek di lantai tiga suka bicarain pak Romi yang ganteng tapi suka Gonta ganti pacar ",


" Masa sih ? "


" Iya Sinta ", jawab Nayla gregetan.


Romi yang melihat Nayla tengah berbisik bisik pada temannya jadi merasa kesal. Entah kenapa ia merasa dua gadis ingusan itu tengah membicarakannya.


" Ngapain sih bisik-bisik, kalian bicarain saya ya ",


" Nggak kok, siapa juga yang ngomongin bapak ", elak Nayla.


" Oh ya nay, saya kesini tadi karena di suruh bos buat panggilin kamu. Pak Kenzoe minta di buatin kopi untuk teman lembur ",


" Sekarang pak ",


" Nggak, tahun depan. Ya sekarang lah nay ", jawab Romi kesal.


" Trus aku gimana ? " tanya Sinta pada Nayla sambil menunjuk wajahnya sendiri.

__ADS_1


" Loe pulang duluan naik ojek online aja ya. Gak apa-apa kan ? ",


" Ya sudah gak apa-apa. Kalau gitu aku pulang duluan ya nay. Permisi pak Romi ", Sinta pun segera berjalan menuju gerbang.


Setelah Sinta pergi, Romi segera menarik tangan Nayla untuk segera masuk ke dalam. setelah tiba di lantai atas, Romi masuk ke dalam ruangannya dan Nayla masuk ke dalam pantry untuk membuat kopi.


Tok Tok Tok


" Om ini kopi pesanannya ", kata Nayla berjalan menuju meja kerja kenzoe. Dengan hati-hati Nayla meletakkan kopi itu di dekat kenzoe.


" Terima kasih ", jawab Kenzoe seraya tersenyum manis.


" Sama-sama. Om kok lembur terus sih dari kemarin. Bukannya om itu bos, kenapa gak minta bawahan om buat kerjain semua itu ",


Kenzoe yang mendengar pertanyaan Nayla tampak mengulas senyum samar.


" Ini berkas-berkas penting yang harus saya cek sendiri nay ",


" Oooo begitu ", jawab Nayla ber oh ria. Ya meski dirinya belum sepenuhnya mengerti atas jawaban Kenzoe.


" Kalau begitu nay pamit pulang duluan ya om. Nay gak mau ganggu om yang sibuk ", kata Nayla hendak keluar.


Namun belum juga selangkah, Kenzoe sudah menarik tangan Nayla duluan. Karena kenzoe menarik tangan nayla dengan sedikit kencang, membuat tubuh Nayla limbung dan terjatuh tepat di pangkuan Kenzoe.


BRUGG


" Om ", pekik Nayla.


Deg


Jantung keduanya sama-sana berdetak dengan kencang karena posisi mereka yang sangat intim. Manik mata Kenzoe sedari tadi tidak lepas menatap wajah cantik Nayla. Wajah tanpa riasan yang terlihat cantik alami, dan sapuan lipstick berwarna pink di bibir tipis Nayla, membuat mata Kenzoe susah berpaling.


Tanpa sadar, tangannya mulai membelai pipi putih mulus Nayla dengan penuh kelembutan. Nayla yang merasakan sapuan lembut di pipinya sampai membuat tubuhnya meremang. Kedua matanya mulai terpejam menikmati sentuhan Kenzoe yang membuat darahnya berdesir.


Kini manik mata Kenzoe beralih menatap bibir merah ranum Nayla yang terus saja menggodanya sedari tadi. Perlahan kenzoe mendekatkan wajahnya pada wajah nayla yang masih betah memejamkan kedua matanya. Semakin dekat, dekat dan


CUP


Sebuah kecupan mendarat tepat di bibir tipis Nayla. Nayla yang terkejut malah semakin memejamkan kedua matanya.


" Astaga, oh no, oh tidak, om galak nyium bibir gue ", pekik Nayla dalam hati.


********


Hayo sambil senyum-senyum sendiri, jangan lupa jempolnya di gerakin buat pencet like, subscribe, vote sama hadiahnya.


Pokoknya dukungan kalian bikin othor semangat banget deh buat up date.


Terima kasih Matur suwun 😘😘

__ADS_1


__ADS_2