
Keesokan harinya Kenzoe dan Nayla menunggu kedatangan Romi yang akan membawa seseorang yang telah menyebarkan foto-foto mereka.
Tok tok tok
" Masuk ",
Ceklekk
Tampak Romi memasuki ruangan Kenzo bersama seorang perempuan muda.
" Bos, dia adalah perempuan yang telah menyebarkan foto foto tersebut. Dia merupakan karyawan kita yang bekerja di bagian marketing ", lapor Romi pada sang bos.
Kenzoe dan Nayla menatap perempuan muda di depan mereka yang terlihat menunduk takut.
" Siapa namamu ? ", tanya Kenzoe pelan.
" Sa saya Lita pak ", jawab perempuan itu dengan suara bergetar karena takut.
" Apa tujuanmu menyebar foto-foto itu ? dan dari mana kamu mendapatkannya ? "
" Sa saya hanya di suruh seseorang pak, saya di janjikan uang yang cukup banyak jika saya mau menyebarkan foto-foto itu di lingkungan kantor. Saya tidak punya tujuan apa-apa pak, saya hanya sedang butuh uang untuk biaya sekolah adik-adik saya, dan orang itu menawarkan pekerjaan itu. Maafkan saya pak kenzoe, saya terpaksa. Tolong jangan pecat saya ", mohon perempuan itu dengan Isak tangis.
" Siapa orang yang menyuruhmu ? " tanya Kenzoe yang terlihat menahan emosi.
" Saya tidak tahu pak, karena orang itu menggunakan masker dan juga kacamata hitam. Tapi yang pasti dia adalah seorang perempuan yang masih muda, rambutnya panjang sepinggang. Dari penampilannya ia sepertinya dari kalangan orang kaya, karena barang-barang yang ia pakai merupakan barang branded. Dan badannya tinggi langsing seperti seorang model. Hanya itu yang bisa saya beri tahukan pak ", jawab perempuan itu yang gemetaran.
Kenzoe tampak sudah memiliki bayangan siapa dalang di balik semua ini. Tapi ia tidak mau asal tuduh, ia harus punya bukti yang sekiranya menguatkan dugaannya.
" Dimana kalian terakhir bertemu ? ",
" Di cafe xx pak ", jawabnya yang masih menunduk takut.
Kenzoe tampak menatap sang kekasih yang sedari tadi duduk di dekatnya.
" Apa yang harus kita lakukan sayang ? Hukuman apa yang pantas sekiranya untuk perempuan ini ? tanya Kenzoe pada Nayla. Nayla yang mendengar pertanyaan Kenzoe langsung menatap kekasihnya itu.
" Nayla gak tega om jika harus menghukumnya, kesalahan yang ia perbuat juga tidak terlalu merugikan Nayla. Nayla serahin semua ini sama om aja ", jawab Nayla Seraya mengeratkan genggaman tangannya pada jemari kenzoe.
" Kamu dengar apa yang di ucapkan kekasih saya ! Bahkan setelah apa yang kamu perbuat, Nayla sama sekali tidak menaruh dendam padamu. Bahkan untuk menghukum kamu saja ia tidak mau ",
__ADS_1
" Maafkan saya pak Kenzoe, maafkan saya mbak Nayla, saya sangat menyesal ", jawab Lita dengan deraian air mata.
" Baiklah saya tidak akan memecat kamu. Tapi sebagai hukumannya, kamu harus menggantikan pekerjaan Nayla sebagai office girl selama satu bulan penuh, setelah itu kamu bisa kembali ke pekerjaan kamu semula ",
Nayla terlihat menatap ke arah kenzoe dengan sorot mata senang. Apa yang di putuskan kenzoe sudah sesuai dengan harapannya.
" Te terima kasih pak kenzoe, terima kasih mbak Nayla ", jawab Lita yang terlihat begitu senang.
" Iya mbak, aku harap mbak Lita tidak mengulanginya lagi ", jawab Nayla.
" Ya sudah kamu boleh pergi ", kata kenzoe.
Lita pun segera keluar dari ruangan atasannya itu dengan raut wajah senang karena bosnya itu tidak memecatnya.
" Romi, apa kamu sudah menyelidiki cctv di cafe xxx ? "
" Sudah dong bos, ini hasilnya ", kata Romi seraya menyodorkan handphonenya pada Kenzoe.
Sudut bibir kenzoe tampak melengkung saat melihat foto yang diperlihatkan Romi. Sesuai dengan dugaannya tadi. Siapa lagi pelakunya kalau bukan sang mantan kekasih.
" Sepertinya aku harus memberinya sedikit pelajaran agar membuatnya jera ", gumam kenzoe seraya tersenyum miring.
πΈπΈπΈπΈπΈ
Tania yang baru pulang syuting, tampak merebahkan tubuh lelahnya di atas sofa. Jadwal syutingnya yang padat, membuat dirinya kurang tidur dan tampak kelelahan. Sehingga tidak butuh waktu lama buat Tania untuk masuk ke dalam alam mimpi.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Tania yang merasakan lapar, perlahan mulai membuka kedua matanya.
" Astaga ternyata sudah malam, pantas saja aku merasa lapar. Rupanya sudah hampir tiga jam aku tidur, dan ini waktunya makan malam ", gumam Tania yang mulai beranjak berdiri dan berjalan menuju dapur. Pada saat dirinya sibuk mengobrak ngabrik isi kulkasnya, terdengar pintu apartemennya dibuka dengan cukup keras.
BRAKK
" Astaga ", ucap Tania yang sampai terjingkat. Tania buru-buru melihat siapa gerangan yang datang dengan tidak sopan. Saat melihat pelakunya adalah Rea sang manager, Tania tampak mendengus kesal.
" Astaga Re, apa kamu tidak bisa halus sedikit. Kenapa kamu membuka pintu dengan kencang ", protesnya. Namun yang di protes tampak tidak merasa bersalah. Justru sorot mata Rea terlihat sangat marah padanya. Tania yang melihat raut wajah Rea yang sedikit berbeda mulai sedikit takut.
" Ada apa ? ",
Mendengar pertanyaan Tania, Rea tampak mendengus marah.
__ADS_1
" Apa yang sudah kamu lakukan di belakangku Tania ",
" Apa maksudmu re ? Aku tidak mengerti ", tanya Tania bingung.
" Kamu tahu, beberapa syuting iklan yang sudah aku atur, tiba-tiba di batalkan dengan alasan tidak jelas. Pasti kamu tahu alasannya Tania, kamu pasti berbuat ulah di belakangku ", kata Rea marah.
" Aku aku tidak tahu re. Aku..... ",
Suara Tania terhenti saat mendengar handphonenya berbunyi tanda panggilan masuk. Mata Tania tampak membulat saat melihat nama kenzoe yang tertera di sana. Ada rasa bahagia di hati Tania melihat Kenzoe masih mau menghubunginya. Namun ketika mengingat ulah dia kemarin senyum di bibirnya berubah pias karena perasaan itu berubah menjadi rasa khawatir.
" Siapa ? ", tanya Rea merebut handphone Tania. Saat melihat nama kenzoe, Rea segera mengembalikan handphone itu.
" Angkatlah, dan keraskan suaranya ", kata Rea yang membuat Tania mau tidak mau menuruti ucapan managernya.
Klik
" Hallo ",
" Hallo Tania apa kabar. Tentu kabar kamu sangat baik bukan. Sehingga kamu punya banyak waktu untuk bermain-main denganku. Bagaimana hadiah kejutan yang aku berikan, apa kamu senang ", tanya Kenzoe di seberang telepon dengan suara yang terdengar meremehkan.
" A apa maksudmu Zoe ? Hadiah apa ? " tanya Tania gugup.
" Tentu saja hadiah untukmu yang sudah dengan berani menganggu Nayla. Bukankah kemarin aku sudah memperingatkan kamu untuk tidak mengusik Nayla. Tapi apa ? Kamu masih saja melakukannya. Peringatanku kali ini tidak seberapa Tania, tapi ingat sekali lagi kamu mengganggu hubunganku dengan Nayla, Aku pastikan karirmu di dunia hiburan akan hancur ", ancam Kenzoe seraya mematikan sambungan teleponnya.
Tut
Tania yang lemas mendengar ancaman Kenzoe tampak merosot ke bawah bersimpuh di lantai apartemennya.
" Bagaimana kenzoe bisa tahu jika aku yang melakukan itu ", batinnya bingung. Saat ia tersadar jika ada Rea di ruangan itu. Tania tampak mendongak menatap managernya yang kini tengah menatapnya juga dengan sorot mata mengerikan.
" Sudah ku duga Tania, ini semua adalah ulahmu. Aku benar-benar sangat kecewa padamu. Jika sekali lagi kamu berbuat ulah maka aku akan berhenti menjadi manager mu Tania ", geram Rea seraya berlalu pergi meninggalkan Tania yang mulai terisak.
" Hik hik apakah ini artinya aku harus mulai melupakanmu Zoe ? Sepertinya kamu sudah benar-benar melupakan cinta kita dulu ", gumam Tania di sela Isak tangisnya.
.............
Ayo ayo dukungannya jangan lupa π€
Kasih othor like komen vote dan juga hadiah.
__ADS_1
Dukungan kalian adalah penyemangat othor untuk terus berkarya ππ
Thank you Terima kasih ππ