Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 47


__ADS_3

Hari berganti hari dengan begitu cepat. Tak terasa sudah dua bulan saja Nayla dan kenzoe menikah. Kehidupan pengantin baru itu kian hari semakin mesra saja. Setiap siang Nayla selalu mengantar bekal makan siang untuk suami tercinta. Sejak mengenal masakan sang istri, kenzoe jarang makan di luar lagi.


Beberapa Minggu belakangan, kenzoe semakin sibuk dengan pekerjaannya. Banyak proyek baru yang harus ia tangani. Bahkan rencana bulan madu sekaligus liburan keluarga yang sudah di rencanakan belum juga terealisasikan. Namun Nayla tidak pernah marah akan hal itu. Karena ia tahu, sang suami bekerja keras seperti sekarang ini juga demi masa depan mereka.


Minggu pagi ini, kenzoe yang berjanji menemani Nayla pergi berbelanja di supermarket tampak sudah rapi dengan pakaian casualnya. Lelaki dewasa itu tampak begitu tampan mengenakan kaos putih dan celana pendek berwarna hitam.


Nayla yang baru saja keluar dari kamar mandi sampai terpesona menatap penampilan sang suami.


" Ya ampun, ganteng banget suami aku ", puji Nayla seraya memeluk kenzoe dari belakang. Kenzoe yang melihat penampilan nayla dari cermin rias di depannya tampak kesusahan menelan salivanya. Pasalnya Nayla hanya memakai handuk yang di lilitkan ke tubuh polosnya.


" Sayang, jangan menggodaku, aku masih kuat jika harus bermain satu ronde lagi ", kata kenzoe yang membuat Nayla langsung melepas pelukannya.


" Oh ya ampun, bisa-bisa gak jadi belanja kalau sampai minta jatah lagi ", batin Nayla panik. Ia pun segera berlari masuk ke dalam ruang ganti. Ia tidak mau jika waktu sang suami yang sudah di dapat ini, akan berakhir di ranjang saja.


" Sayang cepetan, mas tunggu di bawah saja ya ",


" Iya mas, tunggu di bawah saja, tadi nay sudah siapin teh di atas meja makan ", pekik Nayla dari dalam ruang ganti. Kenzoe yang mendengar jawaban sang istri segera turun ke bawah.


Setelah menunggu selama dua puluh menit, akhirnya yang di tunggu-tunggu keluar juga. Nayla tampak begitu cantik dengan gaun berwarna biru dengan motif bunga-bunga. Rambut hitamnya yang di cempol asal membuat penampilannya semakin menawan. Kenzoe menghampiri sang istri dan meraih pinggangnya hingga merapat dalam pelukan.


" Sayang, kalau kamu dandan cantik gini aku jadi gak rela kalau kamu di lihatin lelaki lain ", rengek manja kenzoe.


" Ya gampang itu mas, tinggal pakai masker beres kan ", jawab Nayla yang membuat kenzoe garuk-garuk kepala. Benar juga yang di katakan istrinya.


" Tapi mas juga harus pakai masker kayak nay, biar adil ",


" Iya sayang. Ya sudah kita sarapan dulu ya ", kata kenzoe yang di angguki Nayla pelan.


Setelah selesai menyantap menu sarapan pagi, kenzoe segera melajukan mobil mewahnya menuju jalan raya. Karena hari ini hari libur, suasana macet menghiasi sepanjang perjalanan mereka. Banyak orang-orang yang hendak pergi liburan ke tempat wisata.


Setelah terjebak kemacetan yang cukup menguras kesabaran, akhirnya mereka tiba di depan supermarket. Kenzoe segera turun dan berjalan untuk membukakan pintu untuk sang istri. Nayla tampak tersenyum malu-malu saat kenzoe mengulurkan tangan membantunya turun dari mobil.


" Sudah kayak ibu ratu gue", batin Nayla menahan senyumnya.


Mereka masuk ke dalam dengan bergandeng tangan. Kenzoe segera mengambil troli yang berada di dekat pintu masuk. Ia mendorong trolinya sambil berjalan mengikuti sang istri yang berjalan di sampingnya.

__ADS_1


Mereka berdua tampak kompak sekali. Kenzoe yang membacakan catatan belanja, sedang Nayla yang mencari. Semua kebutuhan seperti sabun mandi, sabun cuci piring, detergen, shampo dan lain-lain sudah pada habis. Nayla yang biasanya hanya bisa berteriak ketika sampo di dalam kamar mandi habis, kini dialah yang harus mengurus semua keperluan itu. Jadi inilah saat baginya untuk belajar menjadi istri yang serba bisa.


" Sudah semua yang, tinggal di bagian daging sayur dan buah saja ", kata kenzoe sambil mengecek catatan belanja yang ia pegang.


" Baiklah, let's go ", kata Nayla sambil menarik bagian depan troli menuju bagian sayur dan buah.


Saat keduanya hendak menuju ke bagian sayuran, Nayla tidak sengaja menabrak seseorang.


" Maaf-maaf mbak ", kata Nayla sambil mendongak menatap orang di depan.


" Loe ? ", ucap Nayla kaget.


" Ya ampun ternyata loe sin, gue pikir siapa. Ngapain loe di sini ? ",


" Ya belanja lah Nayla oon. masak iya gue ke sini mau beli nasi pecel ", jawab Sinta sewot.


" Ya elah gitu aja marah. Ama siapa loe kemari ? ", tanya Nayla yang membuat Sinta bingung menjawab.


" Itu itu gue sama ... ", Sinta tampak gelagapan. Tiba-tiba ada suara seseorang yang membuat ketiganya menoleh bersamaan.


" Kok bisa ", tanya Kenzoe tidak percaya.


" Jangan bilang kalau kalian tidak sengaja bertemu ", kata Nayla menambahi.


Romi dan Sinta tampak saling pandang yang kemudian menghela napas bersamaan.


" Gue sama pak Romi di jodohin sama orang tua kita ", jawab Sinta yang membuat Nayla dan Kenzoe melongo seketika.


" Hahhh ",


" Serius loe sin ", tanya Nayla terkejut.


" Iya beneran, ngapain juga kita bohong. Loe masih ingat kan sama temen nyokap gue yang namanya Tante Naya ? ",


" Ya gue inget. Emang kenapa sama Tante Naya ? ",

__ADS_1


" Tante Naya itu ternyata mamahnya pak Romi, dan waktu muda dulu nyokap gue sama Tante Naya pernah bilang kalau pengen besanan jika sudah punya anak nanti. Jadilah sekarang kita di paksa buat saling mengenal dulu ", kata Sinta panjang lebar.


" Dan loe mau gitu aja ? ", tanya Nayla yang di jawab gelengan oleh Sinta.


" Gue di paksa sama Tante Naya, katanya dia terlanjur suka sama gue. Loe kan tahu gue sama pak Romi kayak kucing sama tikus, mana bisa bersatu ", bisik Sinta pada sahabatnya.


" Di coba aja sin, kata orang benci dan cinta bedanya cuman setipis tisu ", goda Nayla sambil cekikan.


" Sialan loe, emang baju di coba-coba ", sewot sinta cemberut.


" Ngomong apaan sih kalian, bisik-bisik gitu. Ngomongin gue ya ? ", tanya Romi kesal.


" Idih kepedean ", jawab Sinta menyebik.


Nayla dan Kenzoe terlihat saling pandang, sedetik kemudian tampak geleng-geleng heran secara bersamaan.


🌸🌸🌸🌸🌸


Di dalam mobil menuju ke rumah, Nayla masih saja tidak percaya dengan ucapan sahabatnya tadi di supermarket.


" Mas, nay ko gak yakin kalau perjodohan mereka bakalan berhasil ", bisik Nayla pada sang suami.


" Tidak ada yang tidak mungkin sayang. Buktinya ada di depan kamu ini. Dulu mas juga gak suka sama kamu, tapi sekarang apa ? Mas malah gak bisa jauh dari kamu barang sebentar saja ", jawab Kenzoe seraya mencubit gemas pipi sang istri.


" Tapi ini beda mas, mereka sama-sama gak suka. Gimana bisa saling jatuh cinta ? ",


" Perasaan orang itu bisa berubah sayang. Entah bagaimana caranya nanti, kita lihat saja ", jawab Kenzoe yang di angguki Nayla cepat.


" semoga saja mereka berjodoh, pasti seru ", gumam Nayla cekikikan.


**********


Ayo likenya othor tunggu loh ya jangan lupa,, gratis 😁


Terima kasih 😘😘

__ADS_1


__ADS_2