
Setelah Minggu kemarin memesan cincin pernikahan, kini Nayla dan kenzoe tengah berada di sebuah butik untuk mencoba baju pengantin. Sebelumnya mereka telah memesan gaun untuk dua acara. Ada kebaya untuk acara ijab dan juga gaun untuk acara resepsi.
Untuk acara ijab, Nayla memilih kebaya putih dengan model simpel namun elegan. Kini ia tengah berada di dalam kamar ganti di bantu oleh pemilik butik untuk mencoba kebayanya. Sedangkan Kenzoe tampak duduk di kursi dekat kamar ganti sambil memainkan handphonenya.
Pandangan kenzoe yang fokus ke layar handphone langsung teralihkan ketika kamar ganti itu terbuka. Tampaklah Nayla yang tengah memakai kebaya yang terlihat tengah tersenyum malu-malu. Kenzoe menatap kekasihnya yang begitu cantik saat mengenakan kebaya dengan tatapan penuh kekaguman.
" Bagaimana pak kenzoe, apa anda puas dengan rancangan saya ? ", kata sang pemilik butik.
" Ia saya sangat puas. Calon istri saya semakin bertambah cantik mengenakan kebaya rancangan anda ", jawab Kenzoe tanpa melepas tatapannya pada sang kekasih. Nayla yang ditatap tampak tersenyum malu sekaligus salah tingkah.
"Ish, om kayak gak pernah lihat nay aja. Kan nay malu om di lihatin kayak gitu. Tatapan om itu kayak kucing garong lihatin ikan lele di atas piring ", kata Nayla yang membuat kenzoe dan pemilik butik itu tertawa.
Kenzoe tampak hendak berdiri dari duduknya, namun Nayla langsung melarangnya.
" Stop, om jangan kesini ",
" Kenapa ? " tanya Kenzoe mengerutkan dahinya.
" Om tunggu aja di situ, nay mau coba gaun yang satunya dulu. Ayo mbak ", kata Nayla buru-buru masuk ke dalam kamar ganti sambil menarik tangan pemilik butik.
Kenzoe yang melihat tingkah Nayla hanya bisa tersenyum geli. Ia kembali menekuri handphonenya sambil menunggu Nayla selesai mencoba gaun kedua.
Setelah sepuluh menit, tampak kamar ganti itu terbuka kembali. Kenzoe segera mendongak untuk melihat penampilan kedua Nayla. Mata Kenzoe menatap Nayla dengan mulut ternganga. Dengan gaun mewah berwarna baby pink Nayla semakin tampak cantik mempesona.
Kali ini kenzoe tidak bisa mengontrol kakinya untuk tidak melangkah mendekati kekasihnya.
" Sayang, kamu cantik sekali ", kata kenzoe seraya mengecup bibir Nayla sekilas.
Mata Nayla langsung melotot mendapat kecupan singkat dari kenzoe.
Plakk
Nayla memukul lengan kenzoe karena malu.
" Ya ampun om, ada mbak-mbak itu. Main nyosor aja, nay kan malu om ", kesal Nayla.
" Hehehe maaf sayang, aku gak tahan lihat kamu yang cantik dan menggemaskan ini ", jawab Kenzoe seraya mencubit gemas pipi Nayla.
" Kebiasaan ", sewot Nayla.
Setelah selesai mencoba semua, kenzoe segera melakukan pembayaran untuk pakaian pengantin itu.
__ADS_1
Kini keduanya tengah berada di dalam mobil untuk pulang ke rumah.
πΈπΈπΈπΈπΈ
Hari berganti hari dengan begitu cepat. Kini hari yang di tunggu-tunggu telah tiba. Rumah Nayla yang akan menjadi tempat berlangsungnya acara ijab Qobul telah di hias begitu indah. Di dalam kamarnya Nayla tengah di rias oleh seorang MUA terkenal pilihan mama mertua.
" Ya ampun cin, ye cantik cetar mempesona. Calon suami ye pasti langsung pangkling melihat penampilan ye sekarang ", kata penata rias yang sedikit kemayu itu.
Nayla tampak tersenyum mendengar pujian yang di lontarkan oleh sang MUA.
" Makasih kak ", jawab Nayla malu-malu.
Saat acara rias merias selesai, tampak ibu Nayla datang memasuki kamar sang anak.
" Nduk, calon suamimu sudah datang. Ayo segera turun, kasihan pak penghulu,beliau juga harus ke tempat lain setelah ini ", kata Bu Rani berjalan ke arah putrinya.
" Ya ampun nduk kamu cantik bener ", kata Bu Rani yang kagum pada penampilan putrinya. " Mas kok pinter banget sih, Mak up nya bagus banget ", kata Bu Rani seraya menoleh pada MUA Tersebut.
" Hey, Eike sudah cantik jelita gini kok di panggil mas sih buk. Panggil Eike ses, okey ", kata lelaki itu sewot.
" Ya ampun, maaf ya ses ", kata Bu Rani sambil tersenyum canggung. Nayla juga tampak tersenyum geli mendengar ucapan MUA kemayu itu.
" Yuk buk, nay sudah siap ini ", kata Nayla seraya berdiri dari tempat duduknya. Ia berjalan pelan menuju teras rumahnya yang sudah di sulap seperti gedung-gedung pernikahan mewah.
Bukan Nayla saja yang terpesona, kenzoe juga tak mampu berkedip tatkala Nayla berjalan ke arahnya dengan mengenakan kebaya putih dengan riasan wajah yang cantik natural. Sungguh kecantikan Nayla meningkat berkali-kali lipat.
" Lihatin nya biasa aja kali bos, sampek ngiler gitu ", goda Romi yang akan menjadi saksi pernikahan atasannya itu.
" Sialan loe, mana ada gue ngiler ", kata kenzoe menatap kesal asistennya.
Setelah Nayla duduk di samping Kenzoe, pak penghulu dengan segera melaksanakan acara ijab qobul tersebut. Kenzoe dengan lantang mengucapkan ijab qobul tanpa salah sedikitpun.
" Bagaimana para saksi, sah ? ",
" Sah ",
" Saahh ", jawab Romi bersemangat.
" Alhamdulilah ",
Akhirnya acara ijab qobul itu berjalan sangat lancar sesuai harapan kedua keluarga. Setelah itu mereka kembali bersiap-siap untuk acara nanti malam. Setelah para tetangga dan keluarga sudah pada pulang, Nayla dan kenzoe di suruh sang mama Imel untuk segera beristirahat dulu di dalam kamar Nayla.
__ADS_1
" Sayang ", kata kenzoe memeluk tubuh istrinya yang tengah berusaha melepas sanggul di depan meja rias. Hidung kenzoe sibuk mengendus leher jenjang sang istri yang beraroma bunga melati.
" Ih om geli. Jangan di ciumi gitu, nay jadi gak konsen. Lebih baik om bantu nay lepasin jepitan rambut di sanggul nay ini ", protes Nayla.
" Iya aku akan bantu, tapi panggilannya di rubah dong sayang. Kita kan sudah menikah, masak masih panggil om ",
" Ya sudah, mas tolong dong bantu lepasin sanggul nay ini ", jawab nay dengan mimik di buat kemayu.
" Kamu itu ya yang, suka bikin orang gemas ", kata kenzoe seraya membatu sang istri melepas sanggulnya.
Setelah sanggul itu terlepas Nayla dan kenzoe naik ke atas tempat tidur tanpa berganti pakaian.
Nayla yang baru pertama kali tidur satu ranjang dengan seorang pria, terlebih pria yang sudah menjadi suaminya itu sangatlah tampan, membuat Nayla gugup tidak karuan.
" Kenapa sayang ? ", tanya Kenzoe seraya menarik dan memeluk Nayla dari belakang dengan posisi Nayla yang memunggungi dirinya.
" Gak apa-apa om, nay mau istirahat dulu. Nanti sore kan kita harus sudah berada di hotel ", kata Nayla yang mulai merinding disko ketika kenzoe mengecupi pundaknya. Tangan nakal kenzoe melukai merambat meraba dada sang istri.
" Om mau apa ? ", kata Nayla seraya menahan tangan nakal suaminya.
" Ya mau melakukan peregangan otot, biar nanti malam tidak kaku ", jawab Kenzoe sambil tersenyum mesum.
" Ih jangan sekarang om, ini masih siang om, nanti namanya bukan lagi malam pertama. Masak jadi siang pertama ", sewot nayla.
Kenzoe tampak tergelak mendengar ucapan nyeleneh istrinya.
" Mas bukan mau melakukan malam pertama sayang. Mas cuma mau nyicil sedikit aja ", rayu kenzoe lagi.
" Emang kredit panci pakai nyicil segala ", gerutu Nayla.
" Ya ampun yang, kelamaan kalo pakai debat segala ", kata kenzoe seraya menarik tubuh sang istri agar menghadap dirinya. Setelah itu, tanpa ba bi bu Kenzoe langsung melahap bibir merah sang istri yang sedari tadi menggodanya.
Nayla hanya bisa pasrah menikmati cumbuan sang suami. Ia berharap dalam hati semoga kenzoe tidak meminta jatahnya siang ini. Nayla gak mau kalau malam pertamanya berubah nama menjadi Siang pertama.
*********
Hayo para reader keluarkan semua like vote subscribe dan hadiah kalian.
Sudah resmi ini Nayla sama Kenzoe jadi pasangan halal.
Othor tunggu Lo ya hadiahnya π€π
__ADS_1
Terima kasih π