
Di lokasi syuting tampak Tania yang tidak fokus pada pekerjaannya. Ia sampai membuat marah sutradara yang terkenal galaknya itu. Sudah beberapa kali take, tapi akting Tania masih tidak sesuai dengan keinginan sutradara.
" Cut, kita break dulu ", kesal pak sutradara melenggang pergi begitu saja.
Tania yang merasa tidak bisa konsentrasi segera masuk ke ruang ganti. Tampak Rea asisten sekaligus manager Tania mengikutinya dari belakang. Setelah tiba di ruang ganti Tania segera mendudukkan tubuhnya dan meminum air mineral dalam botol hingga tandas. Rea yang di buat penasaran akan sikap Tania itu segera mendudukkan diri di sebelahnya.
" Kamu kenapa sih Tan? Gak biasanya kamu kayak gini ", Bukannya menjawab pertanyaan Rea, Tania malah menunduk seraya menutupi mukanya dan mulai menangis. Rea yang bingung karena Tania tiba-tiba menangis berusaha menenangkan Tania.
" Kalau ada masalah, kamu bisa cerita sama aku Tania. Jangan kamu pendam sendirian ", Tania yang mendengar ucapan Rea dengan pelan mendongak menatap ke arah managernya itu.
" Kenzoe mutusin aku re ", kata Tania pada akhirnya.
" Apa, putus ? Kok bisa ? Bukannya kenzoe cinta banget sama kamu Tan ?
" Aku juga gak tahu re, dia bilang dia bosen nunggu aku. Padahal sebelumnya jika kita bertengkar, pasti pada akhirnya ia tetap memaafkan aku. Tapi kemarin malam Kenzoe terlihat begitu marah dan langsung mutusin aku, hik hik ", Tania kembali menangis tersedu-sedu.
Melihat bosnya menangis membuat Rea merasa kasihan. Sebenarnya Rea sudah sering menasehati Tania untuk memikirkan tentang lamaran Kenzoe. Bukankah menjadi istri seorang Kenzoe Pratama justru akan menjamin masa depannya jauh lebih baik. Apalagi laki-laki itu tampak sangat mencintai bosnya itu.
Namun dasar Tania yang keras kepala, ia tetap kekeh dengan pendiriannya yang ingin mewujudkan mimpinya sejak kecil, yang ingin menjadi seorang artis terkenal.
" Lagian kamu kenapa sih Tan, gak mau di lamar sama kenzoe ? "
" Bukankah aku pernah bilang re, aku gak mau di kekang. Sedangkan kenzoe menginginkan aku berhenti dari dunia hiburan setelah kita menikah nanti. Ia ingin aku fokus menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Tentu saja aku gak mau re, aku masih ingin bebas. Aku masih ingin menjadi aktris terkenal ", jawab Tania di sela Isak tangisnya.
Mendengar jawaban Tania membuat Rea hanya bisa menghela nafas kasar. Kalau misinya saja sudah tidak sejalan, mana bisa hubungan itu bertahan.
" Apa kamu melihat gelagat aneh dari pacar kamu itu ? ", Tania menjawab dengan gelengan kepala.
" Akhir-akhir ini setiap kita bertemu ia selalu mengeluh bosan menungguku. Katanya aku egois dan tidak pengertian ",
" Emang kamu egois banget Tania ", batin Rea kesal sendiri.
" Atau jangan-jangan pacar kamu punya cewek lagi ? ", kata Rea menebak.
" Maksud kamu selingkuh ? "
" Bisa jadi, atau mungkin sedang menyukai seseorang ", jawab Rea yang membuat hati Tania gusar.
__ADS_1
Apa mungkin benar dengan yang di katakan managernya itu, kenzoe memutuskan hubungan dengannya karena tergoda oleh perempuan lain.
" Nggak, aku gak mau kenzoe di miliki oleh perempuan lain", kata Tania khawatir.
" Sudahlah Tania, kalau kenzoe sudah tidak menginginkanmu, kan masih ada mark. Aktor ganteng, kaya, yang tengah naik daun itu. Bukankah kamu tengah dekat dengannya ? "
" Kamu jangan ngomong sembarangan Rea. Aku dekat dengan Mark hanya untuk kepentingan syuting saja, tidak lebih ", bantah Tania kesal.
" Ya sudah terserah kamu saja. Tapi aku harap masalah kamu ini tidak menganggu syuting kali ini. Jangan sampai pak sutradara marah lagi dan langsung menggantikan posisimu dengan Helena ",
" Baiklah, aku akan berusaha bersikap profesional ", jawab Tania dengan senyum yang di paksakan. Dirinya saat ini malah kepikiran omongan Rea yang mengatakan jika Kenzoe telah memiliki perempuan lain.
" Sepertinya aku harus mulai menyelidikinya ", batin Tania seraya memperbaiki make up nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ
Di perusahaan Pratama group
Di saat jam dinding sudah menunjukkan jam empat sore, tampak Nayla yang masih sibuk mengepel ruangan para staf di lantai tiga. Ini semua gara-gara dirinya yang tiba-tiba menghilang karena mengurusi Kenzoe yang tengah sakit tadi. Bu Dania yang murka langsung memberi hukuman pada Nayla untuk membersihkan ruangan di lantai tiga setelah istirahat makan siang. Bahkan ia tidak boleh meminta bantuan pada teman-temannya.
" Mana belum selesai lagi. Pulang jam berapa gue nanti ? kesal Nayla sambil melempar alat pelnya.
Sinta sahabat Nayla, tadinya ingin membantu. Namun Bu Dania langsung melarangnya, jika berani melanggar maka hukuman Nayla akan di tambah menjadi dua kali lipat. Maka dari itu Nayla meminta Sinta untuk pulang duluan. Ia tidak mau menyusahkan sahabat baiknya itu.
" Ayo dong Nayla yang semangat kerjanya. Biar cepat selesai dan bisa langsung pulang ", kata Nayla menyemangati dirinya sendiri. Ia segera beranjak berdiri dan bergegas mengepel kembali.
Saat jam sudah menunjukkan pukul lima sore, bertepatan itu juga pekerjaan Nayla selesai. Dengan langkah cepat Nayla segera masuk ke dalam lift untuk menuju ruangan OB di lantai dua.
Karena para karyawan sudah pada pulang, suasana di lantai dua itu cukup lengang, bulu kuduk nyala tiba-tiba meremang. Buru-buru ia meletakkan alat tempurnya dan menyambar tas selempangnya tanpa mengganti seragam. Dengan tergesa-gesa Nayla berlari masuk ke dalam lift menuju lantai satu.
Ting
Nayla yang sudah tiba di lantai satu segera keluar dari dalam kotak besi itu. Namun saat ia keluar, tampak kenzoe yang juga tengah keluar dari lift khusus atasan.
" Om ", sapa Nayla.
" Nay, kamu baru pulang jam segini ? "
__ADS_1
" hehehe nay habis lembur om. Apa demam om sudah turun ? tanya Nayla sedikit khawatir.
" Sudah. Apa kamu mau memeriksanya ? " goda Kenzoe.
" Nggak, nggak usah. Nay percaya kok, tuh buktinya wajah om tampak seger ", jawab Nayla jadi salah tingkah.
" Sekali lagi terima kasih ya nay ", kata Kenzoe seraya menatap lekat Nayla.
" Sa sama-sama om ", jawab Nayla gugup.
Romi yang sedari tadi berdiri diam di belakang Kenzoe tampak mulai kesal. Ia yang sudah ingin bertemu sang kekasih malah harus melihat adegan drama cinta di depannya.
" Ehem ehem, sudah belum nih. Gue kan pegel nungguinnya ", mendengar ucapan Romi membuat Kenzoe menatap sebal ke arah asistennya.
" Kalau begitu saya duluan ya nay. Sekali lagi terima kasih ",
" Ih dari tadi minta maaf Mulu sih om. Sekali-kali minta cium gitu ", mendengar ucapan Nayla membuat Kenzoe melongo.
" Hehehe nay cuman bercanda om ", Kenzoe hanya geleng-geleng kepala sambil mengacak rambut Nayla.
" Ya sudah saya pulang dulu ",
" Ok, hati-hati om ", kata Nayla yang di balas anggukan kecil oleh Kenzoe.
Kemudian Kenzoe berlalu pergi bersama Romi. Saat tiba di dekat pintu keluar, kenzoe menoleh kembali dan melempar senyum manis ke arah Nayla. Nayla yang mendapat senyuman manis dari om galaknya itu langsung lumer seketika.
" Kalau om galak sudah putus dari pacarnya, berarti gue bisa deketin om galak lagi dong ", batin Nayla senang.
" Kayaknya gue sama om galak emang berjodoh deh, buktinya sekarang gue di kasih jalan lagi buat perjuangin cinta gue. Yee Om galak, i'm coming ", pekik Nayla senang. Ia pun berjalan keluar menuju parkiran dengan langkah riang.
**********
Ayo bunda-bunda, bapak-bapak, adek-adek, kakak-kakak, jangan lupa pencet tombol like, vote subscribe dan hadiahnya.
Apresiasi kalian adalah penyemangat buat author
Terima kasih Matur suwun π
__ADS_1