Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 55


__ADS_3

Malam harinya resepsi pernikahan Romi dan Sinta di gelar dengan cukup meriah. Banyak kolega bisnis kenzoe yang yang turut hadir. Romi sebagai asisten Kenzoe cukup terkenal di kalangan para pembisnis karena kepiawaiannya dalam menghandle perusahaan milik Pratama group.


Malam itu Nayla dan Kenzoe juga hadir di temani mama Imel dan papa Daren. Romi sudah mereka anggap seperti putra sendiri. Bahkan papa Darren memberikan sebuah rumah sebagai hadiah pernikahan. Tentu hal itu membuat Romi merasa sangat senang.


Acara demi acara berjalan dengan sangat lancar. Bahkan para tamu undangan terlihat begitu menikmati acara yang di suguhkan. Banyak makanan enak yang tersaji di atas meja untuk memanjakan lidah para tamu. Bahkan Nayla yang tengah hamil besar itu tampak menikmati sepiring penuh kue dengan berbagai bentuk.


Kenzoe hanya tersenyum saja melihat mulut istrinya yang sibuk mengunyah sedari tadi. Sebelum acara benar-benar selesai Kenzoe sekeluarga pamit pulang, sebab bumil yang sudah kekenyangan itu terlihat lelah dan mengantuk. Awalnya Sinta melarang sahabatnya itu pulang, namun saat melihat perut Nayla yang besar dengan raut wajah lelah, membuat Sinta tidak tega.


Namun sebelum pulang kenzoe menyerahkan hadiah pernikahan pada Romi. Sebuah amplop yang berisikan tiket liburan ke Korea selama satu Minggu. Tentu saja itu atas rekomendasi Nayla, ia sangat tahu kalau Sinta dari dulu sangat ingin pergi ke Korea. Bahkan sahabatnya itu pernah bilang ingin bekerja ke Korea demi bisa mewujudkan keinginannya itu.


Sinta yang begitu bahagia segera memeluk sahabat baiknya itu. Setelah itu Kenzoe sekeluarga pamit pulang meninggalkan pesta.


Tepat pukul sebelas malam, gedung resepsi yang tadinya ramai kini sudah mulai sepi. Romi dan Sinta segera masuk ke dalam kamar hotel yang sudah di siapkan oleh mama Naya secara khusus untuk mereka. Kini sepasang pengantin itu tengah duduk di tepian ranjang dengan tangan saling bertaut.


" Sayang apa kamu lelah ", tanya Romi pada Sinta yang kini sudah sah menjadi istrinya.


" Tentu saja lelah mas. Kita sedari tadi berdiri di atas panggung begitu lama, memang mas gak capek ? ", tanya Sinta balik.


" Sebenarnya mas juga capek, tapii ",


" Tapi apa mas ? ", tanya Sinta penasaran.


" Tapi mas juga pengen melakukan hal itu sekarang ",


Sinta tampak diam sejenak untuk mencerna kata-kata suaminya. Sedetik kemudian ia baru paham apa yang di maksud oleh sang suami.


" Maksud maksud mas melakukan malam pertama ? ", tanya Sinta yang terlihat gugup.


Romi tampak mengangguk cepat membenarkan tebakan istrinya.


" Tapi kalau kamu capek, mas tidak akan memaksa ", padahal dalam hati Romi berharap banget di iyain wkwkwk.


Sinta kembali terdiam, ia bingung harus menjawab apa. Tapi saat melihat raut wajah suaminya yang seperti menahan keinginannya membuat Sinta tidak tega. Toh itu juga sudah menjadi kewajibannya sebagai seorang istri.


" Sinta gak keberatan kok mas ", jawabnya malu-malu.

__ADS_1


" Beneran yang ", tanya Romi yang di angguki Sinta pelan.


Karena sudah mendapat persetujuan dari sang istri, Romi segera melancarkan aksinya. Dengan perlahan Romi mulai mencium bibir tipis Sinta dengan lembut. Kemudian ciuman itu mulai turun ke leher jenjang sang istri yang putih mulus dan harum aroma bunga melati. Tangan Romi tidak tinggal diam, ia mulai menarik resleting gaun Sinta hingga ke bawah. Kemudian tanpa melepas tautan bibir, Romi mulai melepas gaun itu hingga jatuh kelantai.


Kini tubuh Sinta yang hanya mengenakan pakaian dalam terpampang nyata di hadapannya. Romi yang sudah melepas tautan bibirnya, mulai memindai tubuh seksi sang istri yang terlihat menggairahkan. pandangan matanya tertuju pada benda kenyal yang terlihat menyembul dari tempatnya.


Romi segera mencium kembali sang istri dengan rakus, dan tangannya mulai bekerja untuk membuka pengait kaca mata dada milik sang istri. Setelah benda itu terlepas, ia mulai merabanya dengan gemas. Tangan nakalnya mulai sibuk memijat dan mulutnya sibuk menyesap pucuk buah kenyal istrinya. Sinta tampak melenguh menikmati sentuhan nakal suaminya.


Karena sudah tidak tahan Romi segera melepas seluruh pakaiannya dan juga kain penutup terakhir milik Sinta. Kini inti tubuh sang istri terlihat jelas di depan matanya. Ia yang sudah tidak tahan segera melakukan penyatuan.


Malam yang semakin dingin membuat aktifitas sepasang pengantin baru itu semakin bergairah. Pengantin baru itu sibuk menyelami kenikmatan yang tidak pernah mereka rasakan sebelumnya.


🌸🌸🌸🌸🌸


Tiga bulan telah berlalu dengan begitu cepat. Kini usia kandungan Nayla sudah menginjak usia sembilan bulan. Sebentar lagi baby boy mereka akan lahir ke dunia.


Mama Imel yang begitu antusias menyambut kelahiran calon cucu, sudah datang sejak dua Minggu yang lalu. Bahkan mama Imel lah yang terlihat heboh menyiapkan kamar khusus bayi dan juga aneka pernak perniknya. Nayla sangat bahagia memiliki mertua sebaik mama Imel. Mertuanya itu tidak pernah memandang rendah dirinya yang dari keluarga miskin.


Seperti hari ini, mama Imel sibuk merapikan baju-baju dan juga perlengkapan bayi yang Nayla beli satu bulan belakangan ini ke dalam kamar bayi yang sudah jadi itu. Kamar dengan nuansa biru dan putih itu mulai terlihat penuh dengan aneka barang.


" Kenapa gak sekalian aja mama borong itu mainan satu toko ", ejek Kenzie seraya menatap malas pada mamanya.


Mama Imel tampak melirik sekilas putranya itu dan kemudian kembali sibuk merapikan baju-baju mungil itu ke dalam lemari pakaian.


" Kamu jangan ganggu mamah Zoe, sebaiknya kamu temani istrimu di teras belakang, sepertinya Nayla pengen kamu pijitin kakinya ", usir mama Imel.


" Alah bilang aja kalau mamah gak mau di ganggu ", kata kenzoe seraya mencebik.


" Emang ", jawab mama Imel melengos kesal pada putranya.


Kenzoe tidak lagi menghiraukan mamahnya, ia mulai melangkah menuju teras belakang mencari sang istri. Dari jauh nampak Nayla Yang tengah duduk di gazebo sambil memakan buah jeruk. Tangan satunya terlihat sibuk memijat betisnya yang terasa pegal.


" Kaki kamu kenapa yang ? ", tanya Kenzoe seraya mendudukan dirinya di dekat Nayla.


" Kaki aku pegel banget mas ", jawab Nayla sambil masih memijat betisnya.

__ADS_1


" Sini mas pijitin ", kata kenzoe seraya menarik kaki istrinya dan mulai memijatnya dengan pelan. Kenzoe menatap kasihan pada istrinya yang terlihat lelah.


" Mas kok sudah pulang jam segini ? ",


" Tadi kerjaan mas hanya tinggal sedikit. lagian ada papa di sana yang membantu mas, jadi mas bisa pulang lebih awal untuk menemani kamu bersantai di sore hari ", jawab Kenzoe seraya mencubit gemas pipi chubby Nayla.


Nayla tiba-tiba terdiam saat merasakan perutnya yang mulai mulas. Sebenarnya sudah sejak semalam ia merasakan perutnya kontraksi. Namun karena rasa mulas itu datangnya hanya sesekali, Nayla mengabaikannya. Dan tadi siang rasa mulas itu mulai sering datang. Dan kini rasa mulas itu kembali menyerang dengan rasa mulas yang lebih hebat.


" Kenapa yang ? ", tanya Kenzoe yang tampak cemas melihat istrinya terdiam cukup lama.


" Mas, sepertinya nay mau melahirkan ", kata Nayla yang merasakan ada cairan yang merembes di balik dasternya.


" Apa ? Melahirkan ? Bukankah masih seminggu lagi yang ?


" Nay gak tahu mas, cepat Panggil mama mas, air ketubannya mulai keluar ini mas ", kata Nayla sambil meringis menahan sakit yang luar biasa.


" Air apa yang ? Mas gak ngerti ",


" Ish mas kok malah banyak tanya sih. Cepetan kasih tahu mamah mas ", pekik Nayla kesakitan.


Kenzoe tidak lagi banyak bicara, ia segera berlari masuk ke dalam rumah dan mencari sang mama.


" Mah, Nayla mau melahirkan ", teriak Kenzoe di ambang pintu yang membuat mama Imel kaget setengah mati.


" Astaga Zoe, kamu mau bikin mama jantungan. Kamu pengen mama cepet mati ya ", kata mama Imel sambil melotot. " Tadi kamu bilang apa, mamah gak dengar ",


" Nayla mau melahirkan mah ",


" Oh melahirkan, gitu aja kamu kok teriak-teriak bikin mama kaget aja ", jawab mama Imel belum sadar, namun sedetik kemudian,


" Apa ? Nayla mau melahirkan ? ", teriak mamah Imel tak kalah paniknya.


*********


Ayo like vote dan hadiahnya othor tunggu ya 😁🀭

__ADS_1


Terima kasih 😘😘


__ADS_2