Mengejar Cinta Om - Om Galak

Mengejar Cinta Om - Om Galak
Bab 40


__ADS_3

Waktu berlalu begitu cepat, tanpa terasa sudah dua bulan saja Nayla dan Kenzoe berpacaran. Hubungan mereka kian lama semakin mesra. Bahkan di kantor pun kenzoe tidak sungkan-sungkan memperlihatkan rasa cintanya pada Nayla.


Semua orang di perusahaan yang dulu sering menyindir dan juga mengolok Nayla kini sudah tidak lagi berani melakukan hal itu. Sebab setelah kejadian tersebarnya foto-foto kencan dirinya saat itu, kenzoe mengumumkan hubungannya dengan Nayla secara resmi di depan semua karyawannya. Bahkan ia menyebut nayla sebagai calon istrinya.


Semenjak itu semua karyawan tampak menghormati Nayla layaknya istri atasan mereka. Meski begitu tidak membuat Nayla menjadi sombong dan angkuh. Justru sikap Nayla semakin ramah dan ceria. Ia juga tetap bekerja sebagai OB meski Kenzoe sudah melarangnya. Nayla berjanji akan berhenti bekerja jika mereka sudah menikah nanti.


Seminggu yang lalu kedua orang tua Kenzoe secara resmi juga sudah melamar Nayla untuk di jadikan calon menantu. Bahkan kini mama Imel dan ibu Nayla sudah di sibukkan dengan persiapan pernikahan anak mereka yang tinggal satu bulan lagi.


Lalu bagaimana dengan Tania ? Semenjak kenzoe memberinya peringatan dengan pembatalan beberapa kontrak iklannya, Tania sudah tidak lagi mengganggu kenzoe. Terlebih ketika kenzoe sudah mengetahui perselingkuhan dirinya dengan aktor bernama Mark, Tania semakin tidak berani berulah. Kini Tania lebih memilih untuk kembali fokus dengan karirnya di dunia hiburan.


.....


Sore hari ini, sepulang dari kantor kenzoe dan Nayla berencana untuk membeli cincin pernikahan di toko perhiasan langganan mama Imel. Kini keduanya sudah berada di dalam mobil menuju toko perhiasan tersebut.


Sekitar dua puluh menit perjalanan, akhirnya mereka tiba di toko perhiasan itu. Kenzoe segera turun dan membukakan pintu untuk Nayla. Setelahnya ia menggandeng tangan Nayla untuk segera masuk ke dalam toko yang terlihat mewah itu.


Sesampainya di dalam, Nayla di suguhkan dengan deretan etalase yang memajang ratusan perhiasan dengan berbagai model. Mata Nayla di buat berbinar menikmati indahnya karya seni di depannya.


" Mbak saya ingin memesan cincin pernikahan yang bertuliskan nama dan juga tanggal pernikahan di bagian dalam cincinnya ", kata kenzoe seraya melihat-melihat model cincin pernikahan yang terpajang di etalase.


" Baik tuan. Anda punya desain sendiri atau ingin mengambil desain dari beberapa cincin yang sudah tersedia ini ", tanya pelayan toko itu seraya menunjuk letak model-model cincin pernikahan.


" Untuk desainnya saya akan mengambil contoh dari salah satu cincin ini saja ",


" Baiklah, kalau begitu silahkan kalian memilih dulu desainnya ", kata pelayan itu ramah.


Kenzoe dan Nayla terlihat sibuk memilih model yang sesuai dengan keinginan mereka. Karena desain cincin yang cukup banyak membuat Nayla bingung harus memilih yang mana.


" Om, aku kok malah pusing ya milihnya. Semuanya bagus-bagus, jadi pengen borong semua ", kata Nayla polos yang membuat kenzoe tergelak. Bahkan para pelayan toko sampai mengulum senyum mereka mendengar ucapan polos Nayla.


" Kalau kamu mau, aku bisa membelikan semuanya sayang ",


" Trus aku pakai semua gitu. Yang ada nanti aku di kira dukun peramal nasib ", kata Nayla cemberut yang lagi-lagi membuat kenzoe tergelak.


" Kalau begitu pilihlah satu yang menurutmu paling bagus ",

__ADS_1


" Tapi semua bagus om ",


" Ya sudah kalau begitu kamu pilihlah lima dari semua ini, setelah itu saya akan pilihkan satu yang paling sesuai. Gimana ? "


" Ok, siapa takut ",


Nayla pun mulai memilih model cincin yang menurutnya bagus. Setelah hampir sepuluh menit, akhirnya kelima pilihan Nayla sudah berada diatas etalase.


Kenzoe tampak melihat kembali pilihan Nayla dengan seksama. Pilihannya jatuh pada cincin yang pertama kali nayla pilih. Cincin itu tampak sederhana namun terlihat elegan.


" Bagaimana kalau yang ini saja ? ", tanya Kenzoe pada calon istrinya.


" Iya, nay juga suka yang itu "


" Baiklah kita pilih yang ini ", kata kenzoe. " Mbak kami pesan yang modelnya seperti ini saja ",


" Baiklah tuan, kalau begitu kami akan mengambil ukuran jari kalian terlebih dulu ",


kata sang pelayan.


Mereka pun segera melakukan pengukuran jari untuk pesanan cincin mereka. Setelah selesai memilih cincin, kenzoe mengajak Nayla makan malam di restoran mewah di sekitar lokasi toko cincin tadi.


Karena Nayla tidak begitu mengerti menu-menu restoran mewah seperti ini, ia lebih mempercayakan kenzoe untuk memilihkan menu yang enak. Setelah mencatat pesanan, pelayan tadi pergi meninggalkan mereka.


" Om, lain kali kita makannya di warung tenda aja ya ", usul Nayla.


" Kenapa ? Kamu tidak suka dengan makanan di sini ? "


" Bukan gitu om. Nayla sesekali juga Pengen makan Bareng om di warung tenda langganan Nayla om. Di sana harganya jauh lebih murah dan juga enak. Nay gak mau om habis-habisin uang cuman buat makan kita. Kemarin terakhir kita makan, nay lihat di kertas pembayarannya itu, masak untuk satu kali makan aja habis hampir satu juta. Kan mahal banget om ", protes Nayla yang membuat kenzoe mengulum senyumnya.


Nayla memang berbeda, pemikirannya selalu di luar dugaan Kenzoe. Namun kenzoe merasa senang karena sikap Nayla seperti inilah yang membuat dirinya dan kedua orangnya menyukainya.


" Baiklah, lain kali kamu yang memilih tempat makannya ", jawab Kenzoe yang membuat Nayla senang.


Setelah menunggu cukup lama, akhirnya menu pesanan mereka pun tiba. Nayla yang tidak tahan menatap makanan lezat di depannya, tanpa menunggu kenzoe menyuruhnya, Nayla langsung melahap makanan di piringnya.

__ADS_1


Mereka menikmati makan malam itu dengan saling bercerita masa kecil mereka. Sesekali terlihat keduanya tertawa mendengar kisah lucu yang mereka ceritakan. Setelah kenyang, kenzoe segera mengajak Nayla keluar dari restoran tersebut.


Mereka berjalan keluar restoran dengan saling menggenggam tangan. Saat keduanya sudah tiba di parkiran di depan restoran, tiba-tiba Nayla menarik tangan Kenzoe untuk bersembunyi di salah satu mobil pengunjung.


" Ada apa nay ? ", tanya Kenzoe bingung.


" Sstt, jangan keras-keras om. Itu lihat di sana ", bisik Nayla seraya menunjuk pada dua orang yang tengah berjalan menuju pintu masuk restoran.


Kenzoe di buat terkejut dengan pemandangan di depannya.


" Kok bisa ? "


" Nay juga gak tahu om. Sepertinya kita harus samperin mereka berdua deh om ",


" Ya saya setuju ",


Nayla dan Kenzoe segera keluar dari persembunyiannya. Mereka berjalan menuju dua orang yang sangat mereka kenal.


" Ehem-ehem ", dehem kenzoe di belakang keduanya yang membuat mereka menoleh seketika. Tampak raut wajah terkejut dari keduanya


" Nayla "


" Bos "


Pekik Romi dan juga Sinta bersamaan.


" Kalian berdua kok barengan ", tanya Nayla menatap Sinta dengan sorot mata menyelidik.


"itu itu nay, gue sama pak Romi mau makan malam ", jawab Sinta sambil garuk-garuk tengkuknya yang tak gatal.


" Mencurigakan ", kata Nayla memicingkan kedua matanya pada sang sahabat. Sinta tampak salah tingkah dan tersenyum bodoh di depan sahabatnya.


********


Hayo like, komen, vote dan hadiahnya othor nantikan.

__ADS_1


Jangan sungkan-sungkan pencet ya, gratis kok 🤭😁


Terima kasih 😘


__ADS_2