
Siang ini Nayla berencana untuk mendatangi kantor sang suami. Sebab sudah hampir seminggu ini kenzoe sibuk mengurus proyek barunya, sehingga tidak ada waktu untuk menuruti ngidam Nayla yang semakin aneh saja.
Nayla terlihat sibuk memasak makan siang untuk suaminya. Meski tadi mbok Siti sudah melarangnya, namun Nayla tetap kekeh ingin memasak sendiri. Akhirnya mbok Siti hanya kebagian membantu sekaligus mengawasi nyonya mudanya itu.
Tepat pukul sebelas siang semua masakan sudah siap di dalam kotak bekal. Nayla pun sudah berdandan cantik menggunakan dress selutut motif bunga-bunga. Kemudian dengan pelan Nayla menuruni tangga sambil menyunggingkan senyum manisnya.
" Mbok, nay berangkat sekarang ya ", kata Nayla sambil menenteng bekal makan siang itu.
" Iya nyonya, hati-hati di jalan ", kata mbok Siti yang di angguki Nayla.
Nayla pun berjalan keluar menuju mobil yang sudah di siapkan oleh pak Amir sopir baru Nayla. Ia segera masuk ke dalam mobil ketika pak Amir membukakan pintu tersebut.
" Terima kasih pak ",
" Sama-sama nyonya ", jawab pak Amir ramah.
Akhirnya mobil itupun melaju dengan kecepatan sedang membelah kepadatan lalu lintas di kota besar itu. Nayla menatap ke luar jendela sambil tersenyum membayangkan akan bertemu dengan suami tercintanya. Entah kenapa sejak hamil, Nayla menjadi sangat manja pada Kenzoe. Ia tidak mau jauh-jauh dari sang suami, bahkan jika akan tidur malam, Nayla selalu memeluk tubuh suaminya itu dengan posesif. Sebelum Nayla benar-benar tidur terlelap, Kenzoe tidak berani bergerak sama sekali.
Saking asyiknya melamun, Nayla tidak menyadari jika mobil sudah berhenti di depan kantor suaminya.
" Nyonya muda, kita sudah sampai ", kata pak Amir membuyarkan lamunan Nayla.
" Haah sampai, sampai mana pak ", tanya Nayla yang mendadak amnesia. Pak Amir yang ditanya malah terlihat bingung sendiri.
" Bukankah tadi nyonya ingin mengunjungi kantor pak Kenzoe ",
" Oh ya ampun, nay lupa pak hehehe ", jawab Nayla cengengesan. Pak Amir hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah lucu majikannya.
Nayla segera keluar dari mobil sambil menahan malu. Bisa-bisanya dia bertanya begitu, padahal dia sendiri yang meminta pak Amir untuk mengantarkan ke kantor suaminya.
Di saat Nayla berjalan di lobby kantor, tanpa sengaja ia bertemu dengan Sinta yang tengah berjalan bersama dengan Romi.
" Ehem, cie cie yang sekarang makin lengket kayak lem tikus ", goda Nayla sambil menaik turunkan alisnya.
Sinta yang mendengar ledekan Nayla tampak memutar bola matanya malas.
" Yaelah nay, apa gak ada kata-kata yang lebih bagus dari lem tikus ", sewot sinta.
" Yaelah gitu aja ngambek. Pak Romi calon istrinya kayaknya lagi pms tuh, gampang emosi. Awas nanti kalau salah dikit pak Romi bisa kena cakar sama gigit ", kata Nayla sambil berlari masuk ke dalam lift.
__ADS_1
" Naylaaaa ", pekik Sinta kesal setengah mati.
Memang benar saat ini Sinta sedang menstruasi, bahkan tadi ia sudah menggigit Romi karena berani mencuri ciuman pertamanya. Makanya moodnya sekarang lagi dalam mode berbahaya.
Romi yang tidak ingin calon istrinya itu mengamuk di lobby, dengan cepat menggandeng tangan Sinta menuju parkiran.
Saat keduanya sudah berada di dalam mobil, Romi mencoba meraih tangan Sinta.
" Sinta, maafin saya ya. Saya memang salah, karena sudah lancang mencuri ciuman pertama kamu ", kata Romi dengan tulus.
Sinta menatap manik mata lelaki tampan itu, sebelum akhirnya menghela napas pelan.
" Sebenarnya Sinta gak marah soal ciuman itu pak. Tapi Sinta marah karena bapak mencium Sinta tanpa kejelasan hubungan kita ", jawab gadis cantik itu seraya menunduk sedih.
Jawaban dari Sinta membuat Romi terdiam semakin merasa bersalah.
" Apa kamu mau menjadi kekasih saya Sinta ",
Mendengar ucapan Romi membuat Sinta sontak mendongak menatap lekat lelaki tampan bermata abu-abu itu.
" Saya serius Sinta, saya sudah mulai merasakan jatuh cinta sama kamu. Jadi maukah kamu menjadi kekasih saya ? ",
" Saya tidak akan bermain-main dengan hal seperti ini Sinta ",
" Tapi kata orang-orang bapak punya banyak pacar. Jangan-jangan sekarang bapak juga masih punya pacar lainnya ",
Romi yang mendengar ucapan Sinta tampak menghela napas kasar. Semua yang di dengar Sinta itu tidak lah benar. Selama ini Romi memang sudah beberapa kali menjalin hubungan, namun bukan berarti ia seperti Playboy di luar sana yang menjadikan perempuan mainannya sesaat.
Romi tidak seperti itu, ia selalu serius menjalani hubungannya, namun sayang setiap perempuan ia pilih selalu menyukai dirinya karena kekayaan dan ketampanan yang dimilikinya. Tidak ada ketulusan di dalam diri mereka. Maka dari itu Romi belum juga menemukan cinta yang ia harapkan itu. Mungkin karena sering berganti pacar lah yang membuat julukan playboy itu melekat di dalam dirinya.
" Saya saat ini tidak sedang menjalin hubungan dengan siapa-siapa Sinta. Dan saya juga tidak tahu kenapa para perempuan di kantor menggosipkan saya seperti itu. Saya harap kamu percaya sama saya. Jadi apa jawaban kamu Sinta ? ",
" Sa saya sebenarnya juga suka sama pak Romi ", jawab Sinta seraya menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya. Romi tampak mengulum senyumnya melihat jawaban malu-malu dari Sinta.
" Kamu gak usah malu Sinta, di sini tidak ada siapa-siapa ", kata Romi seraya menarik tangan Sinta dan nampaklah wajah merona itu. " Jadi kamu mau kan menjadi pacar sekaligus calon istri saya ? ",
Sinta mulai mendongak menatap mata Romi sekali lagi. Kemudian ia mengangguk pelan
" Iya saya mau jadi pacar sekaligus calon istri bapak ", jawab Sinta seraya menunduk malu.
__ADS_1
Romi terlihat tersenyum lebar mendapat jawaban iya dari Sinta. Kemudian ia menarik dagu Sinta agar mendongak menatapnya.
" Saya serius dengan hubungan kita ini Sinta. Secepatnya saya akan membicarakan ini dengan kedua orang tua kita ", kata Romi yang diangguki Sinta pelan.
Kemudian pandangan Romi jatuh pada bibir tipis yang tadi sudah ia nikmati. Pelan namun pasti ia mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Sinta. Sinta yang mengerti apa yang akan di lakukan kekasih barunya itu, tampak diam membeku. Saat bibir keduanya bertaut, perlahan Sinta mulai memejamkan kedua matanya. Ia bisa merasakan bibir basah Romi mulai bergerak menyesap dengan lembut. Panggutan itu semakin intens dan dalam. Saat pasokan oksigen di dada mulai menipis, Romi segera melepas panggutannya. Napas keduanya tampak tersengal menahan gejolak pada diri mereka masing-masing. Keduanya terlihat saling tatap dan kemudian terlihat tersenyum malu-malu sambil saling menggenggam tangan.
πΈπΈπΈπΈπΈ
Di sisi lain, Nayla yang sudah keluar dari dalam lift segera berjalan menuju ruangan sang suami. Agnes tampak menatap tidak suka pada istri atasannya itu. Ya meski tidak terang-terangan seperti dulu.
" Suami saya ada di dalam kan mbak Agnes ? ",
" Ada Bu, silahkan masuk ",
" Terima kasih ", jawab Nayla dengan tersenyum centil. Tentu hal itu membuat Agnes semakin kesal.
Nayla melenggang masuk ke dalam ruangan suaminya tanpa memperdulikan ekspresi kesal sekretaris suaminya itu.
Saat pintu terbuka lebar, tampak Kenzoe yang terlihat duduk di kursi kebesarannya sambil memegang berkas di tangannya. Penampilan suaminya itu terlihat begitu menawan. Lengan kemeja berwarna putih itu tampak di gulung hingga ke siku. Dua kancing paling atas tampak sengaja Kenzoe lepas membuat penampilannya semakin menggoda.
GLEKK
Nayla tampak menelan ludahnya dengan kasar karena terpesona dengan penampilan sang suami yang terlihat seksi. Tiba-tiba gairah di dalam tubuhnya membuncah membuat aliran darahnya berdesir hebat. Kenzoe yang menyadari kehadiran seseorang segera mendongak. Ia tampak terkejut dengan kedatangan istrinya.
" Sayang ", sapa kenzoe.
Nayla tak menjawab sapaan itu, ia terus berjalan mendekat ke arah suaminya. Kemudian ia meletakkan kotak bekal itu di atas meja kerja suaminya. Kenzoe menatap istrinya dengan dada berdebar, sorot mata Nayla terlihat seakan ingin memakannya.
" Sayang aku sangat merindukanmu ", bisik Nayla seraya duduk di pangkuan Kenzoe.
Tanpa ba bi bu kenzoe yang juga tengah merindukan istrinya itu segera menggendong Nayla masuk ke dalam kamar khusus yang berada di ruangannya. Dan siang itu terjadilah olah raga di atas ranjang yang menguras keringat.
**********
Adegannya di bayangin sendiri saja ya π€π
Ayo emak-emak jangan lupa like vote dan hadiahnya.
Othor tunggu loh ya π
__ADS_1
Terima kasih ππ