
Di dalam kamar apartemennya, kenzoe tampak frustasi memikirkan dua wanita yang saat ini ada di pikirannya. Yang satu sibuk dengan dunianya dan satu lagi sibuk menjauhinya. Sekarang kenzoe benar-benar dilema dengan apa yang harus ia lakukan.
Ingin terus melanjutkan hubungan dengan Tania, namun hatinya terlanjur kecewa. Bahkan perasaan cintanya juga ikut memudar. Ingin mendekati Nayla kembali, namun dirinya masih terikat hubungan dengan kekasihnya Tania. Apalagi saat ini dirinya masih ragu dengan perasaannya terhadap Nayla.
Sungguh baru kali ini kenzoe di buat bingung dengan perasaannya sendiri. Kenzoe yang nampak frustasi itu mengambil sebungkus rokok dari saku celananya. Di keluarkannya sebatang dan mulai menyalakan pematik api ke arah ujung rokoknya. Asap mulai keluar memenuhi ruangan.
Saat kenzoe sedang menikmati menyesap rokok di tangannya, terdengar panggilan telepon dari handphonenya. Tampak tertera nama sang kekasih di layar itu dengan jelas. Dengan perasaan malas kenzoe mulai mengangkatnya. Panggilan telepon itu berubah menjadi video call, dan tampaklah wajah Tania yang tengah tersenyum ke arahnya.
" Zoe kamu sedang apa ? Aku kangen banget sama kamu. Maaf aku baru bisa hubungi kamu sekarang, sutradara aku sungguh galak sekali. Melihatku main hape sebentar saja langsung memarahiku ", Kata Tania mengeluarkan keluh kesahnya.
Namun sayang kenzoe tampak diam tidak menanggapi ucapannya. Tania yang melihat Kenzoe diam saja menjadi sedikit cemas.
" Zoe, kenapa kamu diam saja ? Apa kamu marah padaku karena aku pergi tanpa menemuimu lebih dulu ?
" Apa kamu tahu Tania, aku sudah terlalu bosan mendengar semua alasanmu. Sekarang bagiku, ada atau tidak adanya dirimu itu sama saja, tidak ada bedanya ",
" Apa maksud perkataanmu itu Zoe ? Aku tidak mengerti ",
" Aku lelah menunggumu Tania ",
" Kenapa ? Bukankah dulu kamu sudah berjanji padaku akan menungguku sampai aku sukses di dunia hiburan ini Zoe. Lalu kenapa sekarang kamu mau mengingkarinya ? ", tanya Tania dengan hati yang mulai gusar.
" Sudahlah Tania, aku sekarang sedang banyak pikiran. Jika kamu ingin meneruskan syuting silahkan, aku tidak akan mengganggumu ",
TUT
Kenzoe langsung mematikan teleponnya sepihak. Ia kemudian melempar handphone itu dengan asal ke atas tempat tidur. Terdengar suara panggilan telepon lagi, namun Kenzoe tidak peduli. Ia berjalan keluar menuju balkon apartemennya dan kembali menikmati rokoknya di temani awan mendung dan juga rintik hujan.
Sedangkan Tania, yang teleponnya tidak di angkat kenzoe tampak mulai khawatir. Tidak biasanya kenzoe semarah ini. Apa yang sebenarnya terjadi pada kekasihnya itu.
" Aaaa sial ", kesal Tania seraya membanting handphone nya hingga hancur berantakan.
" Apa yang harus ku lakukan sekarang, waktu syutingku masih dua hari lagi. Apa yang sebenarnya telah terjadi padamu Zoe ? Aku sama sekali tidak mengerti kenapa kamu berubah ", gumam Tania sambil menangkup wajah cantiknya dan mulai menangis tersedu-sedu.
🌸🌸🌸🌸🌸
Keesokan harinya.
Di lobby perusahaan tampak Nayla yang sibuk mengepel sambil bernyanyi untuk mengusir kegalauannya. Meski hati terasa perih, jangan sampai membuat isi dompet juga ikut sedih. Kalender sudah menunjukkan tanggal tua, sebentar lagi bakal gajian, jadi Nayla harus semangat lagi bekerjanya. Jangan sampai karena masalah asmara, ia malah kehilangan pekerjaannya.
Dari arah pintu masuk, tampak kak Varo berjalan ke arahnya. Tetangganya itu selalu berangkat lebih pagi dari pegawai yang lainnya. Entahlah dari dulu kak Varo memang lelaki yang super rajin.
" Pagi nay ", sapa varo tersenyum manis. Nayla yang mendapat senyuman manis di pagi hari langsung meleleh.
" Kak Varo tahu gak apa bedanya senyum Kakak sama teh manis ? tanya Nayla yang mulai mengeluarkan jurus gombalan mautnya.
__ADS_1
" Apa ? ",
" Kalo teh manis itu di minum tiap hari bikin bosen, tapi kalau senyum kak Varo walau di lihat tiap hari malah bikin kesengsem Eaaa ", jawab Nayla yang bikin varo seketika tertawa.
" Dasar tukang gombal ", kata Varo sambil mengacak rambut Nayla.
" Ih kak Varo, rambut nay jadi berantakan ", kesal Nayla cemberut.
" Maaf-maaf sini kakak rapikan ",
Varo pun menarik tangan Nayla pelan agar lebih dekat dengannya. Dengan perlahan tangan kekarnya itu mulai merapikan rambut Nayla yang berantakan. Sungguh pemandangan yang sangat romantis bukan.
Namun itu tidak di mata Kenzoe, lelaki itu tampak mengepalkan kedua tangannya saat melihat adegan romantis kedua pegawainya itu dari jauh. Entah kenapa ia merasa sangat marah melihat Nayla begitu dekat dengan lelaki lain. Romi yang berada di dekat Kenzoe tampak mengulum senyumnya.
" Kalau cemburu bilang bos. Sudah sono samperin dari pada adegannya berlanjut jadi sosor menyosor ", kata Romi mengompori.
" Diam Rom ", geram kenzoe pada asistennya itu.
" Beneran deh bos, sebaiknya bos segera samperin mereka. Kelihatannya tuh cowok suka sama Nayla. Cepetan bos nanti keburu di tikung sama yang muda ",
" Sialan loe. Emang gue sudah tua ", kesal kenzoe yang kemudian melangkah pergi menuju Nayla.
" Ehem "
" Om ",
" Pak Kenzoe ",
Keduanya pun kaget mendapati atasannya itu sudah berdiri di dekat mereka. Kenzoe yang kesal tampak memasang wajah garang.
" Nayla, segera selesaikan pekerjaanmu. Setelah itu buatkan saya kopi, saya tunggu di ruangan saya segera ", perintah kenzoe sambil menatap tajam ke arah Varo.
Varo yang di tatap kenzoe seperti itu hanya bisa tersenyum bodoh. Ia tidak mengerti kenapa bosnya itu terlihat begitu marah padanya. Apa ia melakukan kesalahan ? lalu apa salahnya ? entahlah.
" Ba baik pak ", jawab Nayla gugup.
Setelahnya Kenzoe berjalan menuju lift khusus atasan dengan langkah lebar. Romi yang melihat bosnya itu masuk ke dalam lift segera menyusulnya. Nayla pun menghela napas lega setelah melihat Kenzoe sudah menghilang di balik lift itu.
" Kalau begitu, kakak ke ruangan Kakak dulu ya nay ",
" Iya kak, semangat ya kerjanya ", kata Nayla tersenyum manis.
" Ok ", jawab Varo sambil mengacungkan jempolnya.
" Huf, sepertinya hari ini gue udah gak bisa lari lagi dari om galak ", gumam Nayla sambil mengepel lantai itu cepat-cepat. Setelah pekerjaannya selesai, ia segera naik ke lantai atas dan segera menuju pantry untuk membuatkan kenzoe kopi. Setelah selesai Nayla segera membawa kopi itu ke ruangan atasannya.
__ADS_1
TOK TOK TOK
" Masuk ",
Nayla yang mendengar jawaban dari dalam segera membuka pintu ruangan Kenzoe. Saat ia sudah masuk ke dalam, nampak tidak ada orang di dalam ruangan tersebut.
" Kemana om galaknya ", gumam Nayla sambil berjalan menuju meja kerja Kenzoe dan meletakkan kopi itu di atas meja. Saat kopi itu sudah ia letakkan, tiba-tiba ada tangan kekar yang melingkar di perutnya.
" Saya di sini Nay ", jawab Kenzoe seraya memeluk pinggang ramping Nayla dari belakang.
Nayla yang terkejut dengan perbuatan om galaknya itu tampak diam mematung. Sebenarnya dalam hati Nayla merasa begitu bahagia mendapat pelukan hangat dari Kenzoe. Namun akal sehatnya segera bekerja dan menyadarkan Nayla akan kekeliruan ini.
" Om lepasin, nanti ada yang melihat ", ucap Nayla sambil berusaha melepas pelukan Kenzoe.
" Nggak nay, saya gak akan lepasin ", jawab Kenzoe semakin mempererat pelukannya.
" Tapi pak ",
" Diam lah, atau saya pecat kamu sekarang juga ",ancam Kenzoe yang membuat Nayla seketika diam.
Saat Kenzoe mulai menikmati pelukannya pada tubuh nayla yang begitu harum, tiba-tiba pintu ruangannya di buka oleh seseorang.
" Bos, ini berkas ..... ", Romi melongo menyaksikan bosnya itu memeluk Nayla dengan erat.
Kenzoe yang melihat Romi nyelonong masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, melayangkan tatapan tajam ke arah asistennya. Nayla yang merasa pelukan Kenzoe mulai longgar, buru-buru melepas pelukan itu dan segera berlari keluar.
Kenzoe yang kaget karena Nayla berhasil lepas, semakin tajam menatap asistennya.
" Bonus kamu bulan ini ku potong habis ", geram kenzoe sembari mendudukkan dirinya di kursi kerjanya.
" Yah jangan dong bos, gue gak sengaja tadi ",
" Diam atau ku potong juga gajimu bulan ini ",
Romi yang mendengar ancaman kenzoe tak lagi melanjutkan protesnya.
" Sial, padahal bonusnya kan mau gue pakai buat jalan-jalan sama pacar ", gumam Romi sambil menatap bosnya dengan perasaan kesal.
**********
Mohon dukungannya dengan cara kasih
like komen vote dan hadiah
Terima kasih ☺️
__ADS_1