
"Kak kita akan kemana," kata rista kepada rio karena rio dari tadi tidak mengatakan tujuannya kemana membawa rista.
Rio tersenyum karena melihat kecemasan di wajah rista, mungkin rista takut jika dirinya menculik wanita dewasa ini dan rio semakin gemas melihatnya.
Sampai di tempat tujuannya rio membukakan pintu di sana terlihat sebuah bangunan rumah dengan halaman luas dan ada banyak tanaman bunga bunga yang sedang bermekaran.
"Bagaimana kamu suka.?" tanya tio
"Indah sekali," kata rista
"Ini rumah kita nanti, jika mau kamu bisa pindah sekarang karena aku membelikan untukmu," kata rio
Rista sungguh tersentuh hatinya ternyata kak rio benar benar serius dengan perasaannya dan ini adalah sebuah bukti.
Rio mengajaknya masuk kedalam rumah dan terlihat sangat mewah dengan perabotan yang begitu sempurna, rista sangat takjub dan sejak kapan rio menyiapkan semua ini.
"aku sudah menyiapkan rumah ini lama sekali aku yakin hal ini akan terjadi bersamamu disini dan bahagia," kata rio seolah tahu apa yang rista fikirkan.
"Kak bagaimana dengan orang tuamu,?" tananya rista
"Mama sudah tidak sabar bertemu denganmu." kata rio
"Apa kakak mengatakan keadaanku,?" tanya rista
"Tidak dan tidak perlu." kata rio
"Aku mencintaimu dari dulu hingga saat ini, mama tahu yang kurasakan kepadamu hingga saat ini dan yakinlah semua akan baik baik saja." kata rio
"rista maukah kau menikah denganku,?" tanya rio
"Kak." kata rista terkejut karena tidak menyangka jika rio melamarnya dan dia belum berbicara pada anak anaknya.
"Kak beri aku waktu lagi," kata rista
"tentu. " kata rio yang sedikit kecewa karena dia mengira rista akan menerima lamarannya langsung ternyata butuh lebih kesabaran dalam menghadapi rista.
"ayo kita makan, semua sudah siap." kata rio
Mereka berjalan menuju ruang makan dan disana sudah ada hidangan yang tersaji di meja makan. Mereka makan sambil berbincang santai.
__ADS_1
"ayo kita ke halaman belakang, kamu akan menyukainya," kata rio mengajak rista berjalan menuju halaman belakang rumah.
"kak ini sangat bagus apa kak rio yang mendesainnya," kata rista takjub akan kolam renang buatan seolah berada di kali ada bebatuan dan pohon pohon buatan.
"Sudah ku bilang jika kamu akan menyukainya dan aku yakin anak anak akan suka berada di rumah ini." kata rio
"Semoga," kata rista yang mendekati dan memeluk rio dia sungguh senang rio juga memikirkan anak anaknya dan rista akan segera mengatakan kepada almira dan fandi akan niat rio yang memintanya untuk menikah.
Rio memeluk rista dan mencium keningnya, rasanya ingin seperti ini lama dan tiap hari, rio sudah tak sabar menanti hal ini terwujud.
rio mengantarkan rista kembali kerumahnaya dan berpamitan kepada mama rista karena sudah malam yentu saja fandi dan almira sudah tidur dan rio tidak bisa bertemu dengan anak anak rista.
rio kembali ke rumahnya dan dia merebahkan badannya ke kasur melihat atap kamar mencoba memejamkan mata.
Rio yakin jika penantian nya tidak akan sia sia dan harapan untuk menikahi rista akan segera terwujud dan semua akan indah pada waktunya.
Rio tertidur dengan bermimpi rista wanita pujaan hatinya.
Dalam mimpi rio sedang berada di kapal miliknya dan mereka menikmati indahnya laut bersama rista dan bercinta di lautan sebagai saksi cinta yang bergelora di antara mereka.
Rio menciumi setiap inci tubuh rista tanpa terlewatkan dan bermain di gunung kembarnya dan suara ******* rista membuat gila rio dan semua hanya terjadi di mimpi rio.
Rik terbangun karena suara alarm ponselnya berdering dan dia mengingat saat bersama rista di dalam kapalnya.
Rio tersenyum dan berjalan ke kamar mandi dan bermain solo, karena mimpinya rio junior tegang dan butuh di keluarkan laharnya.
Rista pagi sudah bangun rasa bahagia terpancar di wajahnya dan itu membuat anak anaknya bahagia dan juga penasaran apa yang sedang terjadi pada sang mama.
"ma sepertinya mama bahagia, almira senang melihat mama senang.Katakan apa yangvyerjadi tadi malam kata nenek mama jalan dengan om rio." kata almira
fandi hanya diam walau hatinya senang, sudah lama gidak melihat wajah bahagia mama nya.Fandi sangat tahu apa yang ada di hati mamanya sedari dahulu.
Walaupun masih kecil saat menyaksikan papanya berselingkuh saat itu tapi fandi tahu akan kesedihan yang mendalam ada di hati mamanya.
Walaupun mama selalu tersenyum di hadapan anak anaknya tapi fandi tahu luka hati mamanya sangat dalam apalagi melihat kematian papanya dalam kecelakaan.
"mira, fandi om rio ingin menikah dengan mama apa kalian setuju." kata rista dengan perasaan cemas mendapatkan penolakkan dari anak anaknya.
Fandi meletakkan sendoknya lalu pergi meninggalkan tempat makan dan rista yang tadinya cemas sekarangbmenjadi sedih.
__ADS_1
Melihat fandi dia yakin jika fandi tidak suka dengan pertanyaan itu, almira melihat itu mejadi sedih.
Sedih karena melihat mamanya yang tadi tersenyum bahagia dan sekarang muram dan almira mendekati mamanya memeluknya.
"mam aku senang dan bahagia jika mama sudah menemukan pengganti papa, selamat." kata almira yang mecium mamanya tersenyum
"terima kasih sayang," kata rista yang masih melihat arah putranya berjalan pergi melalui pintu dan tidak menoleh lagi.
"Aku yakin kak fandi juga merasa bahagia dan kak fandi tidak bisa mengespresikan kebahagiaannya mama tidak usah khawatir aku akan bicara padanya," kata almira menenangkan mamanya.
Melihat kedewasaan putrinya rista merasa senang dan setidaknya itu bisa membuat hatinya merasa lega.
Mungkin benar yang di katakan almira jika fandi memang seperti itu tidak bisa mengespresikan yang ada di hatinya.
Bisa jadi dia tidak menginginkan mamanya menikah lagi dan sepertinya fandi membutuhkan waktu untuk menerima rio.
Rista menemui mamanya yang di kamar karena memang mama setelah membantu bibi dia akan mandi dulu dan nenek almira jarang sarapan bareng mereka.
Karena nenek mereka sarapan bubur langganannya yang biasa bibi belikan dan biasanya nenek menyantap bersama dengan bibi di dapur.
Intinya nenek sarapan bubur lebih dahulu sambil menemani bibi memasak dan kadang bibi juga nyabu(nyarap bubur) bersama nenek di dapur.
"mah bisa rista bicara sebentar," kata rista yang melangkah masuk ke kamar mamanya dan duduk di ranjang.
"ada apa sayang," kata mama
"Ma sepertinya fandi marah saat aku mengatakan tentang rio kepada mereka," kata rista
"Bagaimana dengan almira." kata mama
"Baik dia bahagia jika aku bahagia," kata rista
"Kalau begitu fandi juga seperti itu." kata mama
"Tapi fandi tidak berkata apa apa dan pergi begitu saja." kata rista
"Dia anak laki laki dan mempunyai pikirannya sendiri tapi fandi sayang padamu rista, jika dia tidak suka dia akan marah.Buktinya dia diam dan jika dia lagsung pergi bukan berarti dia tidak setuju." kata mama
"Benarkah itu." kata rista dalam hati.
__ADS_1