Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
bertemu 2


__ADS_3

"maaf ma rista tidak tahu jika mama akan datang. " kata rista saat bertemu mama mertuanya rara dan mencium tangannya


"ngk papa, mama juga salah karena tidak memberi kabar dahulu. " kata rara


"sayang, sayang ku angkasa, bintang, anggun." kata rara menyapa cucu cucunya.


tapi anak anak kecil itu malah bersembunyi di belakang pengasuh mereka masing masing, "takut" itu mungkin saja karena mereka jarang bertemu dengan oma mereka.


"wah sayang rupanya kalian takut, ini oma bawa apa," kata rara melihatkan oleh oleh untuk cucunya


rara membelikan mainan untuk cucunya yang di belinya dari korea, mainan dan beberapa baju.


angkasa melihat mamanya dan rista menganggukkan kepalanya lalu angkasa mendekati oma nya dengan menarik meli untuk menemaninya.


setelah makan di tangannya angkasa mengucapkan terimakasih dengan malu malu dan mengajak meli untuk masuk keruangan tengah tempat mereka bermain.


di susul dengan adik adiknya bintang dan anggun mereka bermain bersama, oma melihat cucunya senang dengan oleh oleh di bawanya merasa senang.


"Mereka sangat lucu sekali, mama akan melihat mereka." kata rara menyusul keruang tengah yang mana cucu cucunya sedang bermain.


rio dan rista masuk ke kamar karena mereka akan membersihkan diri mereka, hari sudah malam dan anak anak sudah masuk ke kamar mereka mengantuk setelah bermain.


"Ma belum tidur." kata rio yang duduk di sebelah namanya di ikuti rista duduk di depan mereka.


"mama belum mengantuk rio, kalian tidur saja istirahat, mama masih belum mengantuk dan sebentar lagi tidur jika sinetron sudah selesai," kata rara yang memang sedang melihat televisi.


"ma kami tidur dulu. " kata rio mencium pipi mamanya juga memeluk rara


"ezzz dasar anak ini," kata rara menepuk pundak rio kesal.


rista dan rio kembali ke kamarnya, rista masih sibuk dengan pensil dan kertasnya membuat desain baju sedangkan rio sibuk dengan laptop nya.


tiga jam kemudian rista sudah mulai menguap dan mengantuk karena sudah hampir tengah malam, "sayang aku mengantuk dan mau tidur." kata rista membereskan kertas kerasnya dan membaringkan tubuhnya.


rista melihat rio yang sedang sibuk hingga tidak menjawab perkataan yang dia katakan tadi.


"pah. " kata rista memegang tangan rio meminta perhatian suaminya.


 "sayang kamu sudah mengantuk, tidurlah dulu sebentar lagi aku juga sudah selesai, " kata rio meminta pengertian istrinya.


rista diam dan membaringkan tubuhnya karena memang sudah mengantuk dan lelah.

__ADS_1


satu jam kemudian rio baru selesai dengan pekerjaannya dan dia meletakkan laptopnya di meja, dia mengingat tadi dia mengacuhkan istrinya karena pekerjaan yang harus dia selesaikan malam ini.


rio mencium kening istrinya memandang wajah cantik rista, " malam sayang" lalu memeluknya dan berbaring menyusul istrinya yang sudah tidur terlelap.


pagi rista terbangun karena teringat jika ada mertuanya sedang menginap, dia tidak ingin mertuanya menganggap istri yang pemalas.


bisa bisa nanti mama rara membencinya seperti dahulu, rista tidak ingin mertuanya mendapatkan kesalahannya sebagai seorang istri.


dengan segera rista bangun karena sudah jam setengah enam dan dia akan langsung ke dapur membantu bibi menyiapkan sarapan pagi.


di dapur sudah ada bibi yang sedang sibuk memasak sarapan dan dari kamar si kembar juga sudah terdengar anak anak mereka sudah bangun.


"meli angkasa sudah bangun,?" tanya rista


"sudah bu, angkasa dari jam lima sudah terbangun dan meminta susu. " kata meko pengasuh angkasa


"yang lain.?" tanya rista


"mereka masih tidur bu, anggun tadi bangun tapi kembali tidur." kata meli


"ya sudah, bintang kayaknya juga madih mengantuk itu. " kata rista melihat angkasa diam sambil minum susu di dot nya


rista kembali ke dapur membantu masak, beberapa menit kemudian rara pun datang kedapur niatnya dia akan membantu membuatkan sarapan pagi.


"bik mama sedang jalan jalan di halaman, nanti jika sudah selesai ada teh dan camilan tolong di berikan ke mama." kata rista


"baik bu." kata bibi


rista ke kamarnya melihat apa suaminya sudah bangun, sepertinya suaminya sedang mandi karena terdengar suara gemericik air dari kamar mandi.


rista menyiapkan baju untuk suaminya, rista memang sudah terbiasa melakukan hal itu baik saat bersama almarhum suaminya maupun sekarang bersama rio.


rista sangat senang menyiapkan pakaian kerja suaminya memadukan dasi,jas dan pakaian adalah hal yang menyenangkan di lakukan setiap hari.


rio mengambil baju yang rista siapkan dan memakainya, sedangkan tiada membereskan baju tidur suaminya dan menaruh di tempat cucian agar bibi bisa mengambilnya dan mencuci.


"sayang tolong pasangkan dasiku" kata rio


rista mengambil dasi dari tangan suaminya dan berdiri di kursi pendek yang selalu dia siapkan di kolong kasur.


karena rio tinggi dan rista membutuhkan kursi pendek untuk menjangkau leher suaminya.

__ADS_1


"sudah ." kata rista setelah memasangkan dasi suaminya.


"terimakasih sayang." kata rio


setelah semua siap tidak lupa rio menyemprotkan parfum untuk melengkapi ketampanannya, harum parfum khas rio dan dia belum pernah menganti harumnya karena rista menyukainya.


sarapan sudah tersedia di meja makan dan mereka menyantap makanan dengan tenang dan hening tidak ada diantara tiga orang yang duduk bersama memulai berbicara.


setelah selesai sarapan rista mengambil kan tas kerja suaminya dan saat itu rara mendekati putranya.


"rio apa boleh nanti mama mengajak rista dan juga cucu cucu mama pergi ke mal.?" tanya rara


"nanti rio akan bertanya pada rista apa dia ada janji dengan pelanggan apa tidak," kata rio


"ok" kata rara lalu pergi kekamarnya.


"ris tadi mama bertanya akan menghakimi dan anak anak ke mall, apa kamu ada acara hari ini.?" tanya rio


"tidak ada acara pas, hari ini aku akan di rumah seharian. "kata rista


"ya sudah nanti kamu bicarakan kepada mama," kata rio


siang hari setelah anak anak bangun dari tidur siangnya rista dan rara berangkat menuju mall, anak anak beserta pengasuh mereka.


mereka berada di tempat bermain membiarkan anak anak bermain dalam pengawasan pengasuh mereka dan rista juga rara hanya melihat mereka.


"rista," kata seorang wanita yang berhijab


"rahma." kata rista mereka bersalaman dan rista mengenalkan mertuanya kepada rahma


"lama tidak bertemu, mereka anak anakmu.? " tanya rahma


rista menganggukkan kepalanya dan tersenyum terlihat jika rista memang bahagia saat ini.


"kamu sama siapa, apa sendirian.,? " tanya rista


"aku mengantar anak ku membeli buku, di toko gramedia itu. " kata rahma menunjukkan sebuah toko


setengah jam mereka berbincang dan rahma berpamitan saat melihat putranya keluar dari toko.


rista tidak menyangka jika akan bertemu rahma istri restu mantan kekasihnya, terakhir kali bertemu saat mereka makan di sebuah restoran, kala itu rio tidak tahu apa apa tentang restu dan sekarang rio tahu segalanya tentang rista karena tidak ada yang di tutup tutupi apapun dari rio.

__ADS_1


bagi rista dia tidak ingin di salah pahami oleh pasangannya, "kejujuran lebih baik walaupun itu menyakitkan"


__ADS_2