Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
kerjasama 2


__ADS_3

"rio" kata dinda


mereka bertemu di toilet dan saling berpas pasan, seperti biasa rio diam tidak memberikan respons atas keterkejutan Dinda.


"sungguh kebetulan sekali ada rio di jakarta." kata hati dinda


Dinda melihat rio sampai menghilang dari pandangannya lalu masuk ke toilet bagian wanita, rasanya masih seperti dulu saat dia mengejarnya dan Dinda yakin rasa itu masih belum berubah.


Dinda kembali ke meja di mana robert ada di sana dan Dinda sedikit terkejut karena di sana juga ada rio, lalu dia mencoba mengalihkan dengan tersenyum manis kepada robert.


"honey kenalkan ini rekan kerja baruku pak rio bramastya," kata robert mengenalkan dinda kepada rio


Dinda tersenyum kepada rio dan juga menganggukkan kepalanya sedikit, tapi tidak untuk rio dia memang tidak suka berbasa basi.


"semua perkenalkan anakku restu dan dia yang akan menggantikan posisi ku perusahaan nantinya," kata alvaro kepada semua undangan.


restu yang di perkenalkan ayahnya berdiri dan menganggukkan kepala menyapa semua rekan bisnis ayahnya.


selama ini restu memang sudah berkecimpung di dunia bisnis dan sedikit banyak mempunyai banyak relasi kerja.


dulu mereka pernah hidup susah dan sekarang sudah mulai berjaya, bersama keluarga mengelola perusahaan dari nol dan mencoba bangkit kembali.


waktu tidak berbohong akhirnya apa yang hilang telah kembali, kejayaan perusahaan yang mereka rintis kini kembali datang dan restu juga kedua orang tuanya sekarang bahagia.


sekarang mereka kembali ke jakarta setelah lama berada di semarang, roda memang selalu berputar dahulu mereka bangkrut dan sekarang kembali berjaya.


Tapi sayang karena orang tua restu akan pergi ke luar negeri demi mengobati ibu yang telah lama sakit.


kadang memang sesuatu butuh pengorbanan dan dahulu ibu yang selalu mendukung keluarga dalam susah senang mereka bersama dan kini jatuh sakit dan perlu keluar negeri untuk berobat.


restu sendiri sudah di karunia tiga anak dan mereka hidup bahagia, (perlu di ingatkan jika restu adalah mantan kekasih rista kala sekolah dahulu)


robert tadinya akan menjebak rio untuk tidur bersama Dinda, tapi sepertinya ada hal yang sedikit mengganggunya.

__ADS_1


sepertinya Dinda selalu mencuri pandang kepada rio dan robert mengetahui itu, "apa mereka berdua saling mengenal." pikir robert


Rio segera meninggalkan acara ulang tahun pak alvaro setelah dia berpamitan dan tentu juga restu. walaupun baru mengenal restu anak rekan bisnisnya tapi rio merasa senang dan santai karena merasa cocok.


sampai di rumah rio langsung ke kamar membangunkan istrinya karena tadi rista minta di belikan susu wedang jahe.


rista yang perutnya sudah membesar merasa tidak enak badan, rasa bercampur aduk karena pegal pada kaki dan pinggangnya.


mungkin karena mengandung anak kembar tiga badan menjadi resah dan gelisah saat di malam hari.


"sayang pesananmu sudah kubelikan susu wedang jahe," kata rio mencium pipi gembul istrinya


rista yang memang baru saja memejamkan mata bagun karena peranannya sudah ada di meja tempat tidurnya.


wangi aroma jahe membuat rista bersemangat meminumnya," sayang ini enak dan kamu mau mencobanya." kata rista


Rio mendekati istrinya dan meminum susu wedang jahe dari tangan rista.


"sayang kamu tidak meminumnya lagi dari tadi kamu menyuapiku terus dan tidak meminumnya sama sekali." kata rio


"sayang kamu sudah ingin tidur.? " tanya rio


rista menganggukkan kepala dan menaruh gelas di meja, lalu ke kamar mandi.


Rio menunggu istrinya keluar karena di malam ini menginginkan rista sudah beberapa hari dia tidak mendapatkan jatah dan malam ini rio sudah tidak tahan.


"sayang aku ingin." kata rio yang sudah memeluk istrinya saat berbaring di setelahnya.


tentu saja rista tahu dan tidak menolak untuk melayani suaminya dan mereka bercinta malam ini dengan lembut karena kehamilan yang sudah menginjak delapan bulan rio harus lembut kepada istrinya.


di tempat robert dan dinda setelah acara makan malam di restoran, robert yang gagal dengan rencananya karena rio pulang lebih dahulu membuatnya kesal.


"honey.. pelan pelan." kata dinda yang sedang berada di bawah kuasa robert

__ADS_1


robert melakukan dengan kasar menghujami Dinda di bawahnya tanpa ampun melupakan kekesalan dan kegagalannya malam ini.


"****... honey kamu enak sekali," kata robert yang tidak berhenti meracau sambil menghujami dinda di depannya menungging.


"yes.. honey lebih cepat aku sepertinya akan keluar. " kata dinda yang sudah akan mendapatkan puncaknya.


robert yang juga sudah mendapatkannya langsung merebahkan dinda dan kembali menghujaminya dengan cepat dan setelah itu mereka bersama mendapatkan kenikmatan bercinta setelah dua jam mereka bergulat di ranjang.


"honey apa kamu mengenal rio sebelumnya.?" tanya robert kepada dinda setelah mereka melepaskan lelah.


"aku mengenalnya, " kata dinda jujur dan tidak ingin menyembunyikan fakta jika dia pernah mengejar cinta rio dahulu namun gagal.


robert terdiam dan masih memeluk Dinda dan mereka pun tidak melanjutkan perbincangan mereka dan memutuskan tidur.


pagi hari robert sudah menerima telefon dari atasanya yang juga papa mertuanya, menanyakan keberhasilan kerjasama dengan perusahaan rio pimpin.


rasa kesal di pagi hari membuat suasana hati robert menjadi berantakan, di mana kerjasama dengan rio sepertinya tidak akan berjalan mulus.


robert melihat dinda yang masih tertidur dan terfikir di benaknya untuk mengali informasi tentang rio dan robert yakin jika dinda tahu tentang rio.


Setelah keluar dari kamar mandi robert tersenyum melihat dinda sudah bangun dan sedang minum air putih yang berada di meja.


"honey ayo kita makan di luar kamu pasti lapar. " kata robert


"tunggu aku mandi sebentar," kata Dinda langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dari keringat sisa sisa percintaan semalam.


lima belas menit kemudian Dinda keluar dari kamar mandi dan mengambil baju dari lemari dan robert yang sedang menunggu Dinda dengan memainkan ponselnya hanya melihat sekilas.


"honey kita akan ke restoran mana,sepertinya aku ingin makan soto hari ini." kata dinda


"OK seperti yang hindu inginkan aku akan menyetujuinya. " kata robert


Dinda tersenyum bahagia karena selama ini hanya robert pria yang menuruti semua keinginannya,dinda merasa menjadi wanita yang sangat spesial dan itu yang dia pikirkan tentang perlakuan robert kepadanya.

__ADS_1


robert benar benar bisa membuat dinda berfikir bahwa dia adalah wanita yang sangat spesial, jika dinda tahu jika selama ini dialah yang menjadi pelancar jalannya dalam berbisnis dengan tubuh indahnya. pasti dinda tidak akan berfikir jika dia adalah wanita yang spesial dia hati robert.


"honey ayo kita berangkat. " kata Dinda yang sudah rapi dengan dress bunga bunga terlihat cantik.


__ADS_2