Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
perkelahian


__ADS_3

Rio berada di tengah tengah orang yang sedang bertikai, tembakan peringatan pun sudah di nyalakan tapi semua percuma,orang orang masih berbaku hantam menyerang dan berkelahi, jadi mungkin ini maksud pak prabu jika mereka tidak akan berhenti baku hantam sebelum ada korban.


Orang orang ini begitu tidak mempunyai rasa takut padahal ada banyak polisi sedang melakukan tugas mereka, akhirnya rio menyuruh tian untuk menembakkan gas airmata.


Akhirnya orang orang banyak yang berhenti mereka meninggalkan area perkelahian karena mata perih terkena gas air mata.


Polisi menangkap beberapa orang yang di duga profokator dari perkelahian dan mereka di giring kekantor polisi untuk di periksa.


Ambulance mengangkat korban perkelahian ada sepuluh orang terluka dan tiga orang meninggal dengan luka bacokkan dan ada juga kepalanya yang terluka terkena balok.


Polisi akan memanggil keluarga cakra dan keluarga dimas untuk di mediasi agar mereka tidak lagi bermusuhan karena itu kepolisian memanggil pak prabu sebagai pelapor.


Mereka memang seharusnya hidup rukun dan mengakhiri perseteruan turun temurun, masa lalu adalah masa lalu sekarang dunia semakin modern dan tidak perlu memakai kekerasan untuk menyelesaikan masalah.


Selama lima jam polisi dan pak prabu mendamaikan keluarga cakra dan juga keluarga dimas dan mereka mencapai mufakat semua lahan akan di bagi secara rata dan seandainya ada pelanggaran akan di kenai sansi.


Pak prabu mengucapkan terimakasih karena telah mendamaikan permusuhan yang sudah lama terjadi dan untuk korban terluka dan meninggal mereka akan mengatasi masing masing.


Rio kerumah sakit melihat rekannya yang terluka beruntung luka mereka tidak ada yang parah, tian yang terluka di kepalanya masih mendapatkan pertolongan.


Rio menghampiri tian, "tian bagaimana dengan lukamu,?" tanya rio


"tenang masih aman," kata tian dengan senyum dia menjawab perkataan sahabatnya itu.Rio pulang setelah melihat keadaan teman temannya.


Di dalam perjalanan rio mrngendarai motornya dan mampir ke toko kue karena mamanya tadi memesan untuk di belikan kue lapis legit kesukaan mamanya.


Rio keluar dari toko dan melihat dua orang sepertinya sepasang kekasih yang sedang bertengkar.


"bayu lepaskan aku tidak mau," kata ade yang mencoba melepaskan tangannya yang di pegang oleh kekasihnya bernama bayu.


Rio sebenarnya tidak ingin ikut campur dengan urusan sepasang kekasih yang sedang bertengkar itu,tapi melihat pria yang bernama bayu memaksa kekasihnya, rio sepertinya tidak tega hanya melihat sebagai penonton saja.


"Ayo ade kita kabur dari rumah, aku tidak ingin melihat kamu menikah dengan orang lain, kita saling mencintaikan.?" kata bayu

__ADS_1


"tidak bayu aku sudah tidak mencintaimu lagi aku tidak mau pergi,lepaskan tanganku bayu,!" kata ade


bayu berhenti menarik tangan ade dan dengan mata penuh amarah bayu akan melayangkan tangannya kepada ade dan saat itu rio yang sudah melihat situasi segera menangkap tangan bayu.


"siapa kamu jangan ikut campur urusan orang," kata bayu


Ade melihat seseorang telah menolongnya dan secepatnya dia mendekati penolongnya di belakang badan rio.


"maaf jangan gunakan kekerasan pada wanita, dan sepertinya wanita ini sudah mengatakan untuk minta di lepaskan tangannya," kata rio


bayu melihat seragam di balik jaket rio dan akhirnya dia diam dan pergi meninggalkan kekasihnya bersama rio.


"terimakasih,nama saya ade." kata ade memperkenalkan diri pada rio


rio menganggukkan kepala dan berjalan menuju motornya meninggalkan ade yang menatapnya terkesan.


"pria baik, sayang tidak mau mengenalkan diri," kata ade lalu dia berjalan pulang karena rumahnya tidak jaub dari tempat itu.


Setelah mandi rio menghampiri mamanya yang sedang menikmati kue yang tadi rio belikan.


"enak ma," kata rio


"Iya, sayang terimakasih sudah mau beliin kue kesukaan mama." kata mama rio


Rio duduk di sebelah mamanya dan meminum kopi yang telah di buatkan untuknya dan memakan kue lapis legit yang sudah di potong potong oleh mamanya.


"Rio besok malam antar mama kerumah teman mama karena ada keperluan penting dengan teman mama !" kata ayu


"Sama ayah saja mah,aku pulang malam sekali." kata rio karena tahu pasti mamanya akan mulai lagi menjodohkan dirinya.


seperti dugaan rio yang tidak melesat, alih alih keperluan penting yang mama katakan kemarin, mama ayu malah memperkenalkan rio kepada putri temannya itu.


Sepertinya mama ayu tidak akan berhenti mencarikan pacar untuk putranya karena sudah ngebet ingin melihat rio menikah dan cepat punya cucu.

__ADS_1


Sepulang dari rumah temannya mama ayu menanyakan bagaimana perasaan terhadap dinda anak temannya itu.


"mah rio akan mencari pasangan rio sendiri," kata rio


Ayu yang mendengar ucapan anaknya pun diam dan enggan mengatakan apa apa lagi, sebagai seorang ibu ayu hanya ingin melihat anak laki satu satunya dala. Keluarga menikah membina rumah tangga bahagia.


Ngk akan minta yang aneh aneh,hanya ingin mempunyai mantu yang baik dan sayang kepada anak laki lakinya saja sudah cukup bagi ayu.


Sampai di rumah ayu langsung masuk ke kamarnya dan papanya melihat wajah mamanya yang sepertinya sedang kesal.


"mamamu kenapa rio," kata papa andre


rio hanya menggelengkan kepala kepada papanya dan duduk di hadapan papanya.


"di kenalkan lagi,?" tanya andre


"iya, katakan kepada mama aku bisa mencari istri pilihanku sendiri dan yakinkan mama untuk tidak mengenalkan putri teman temannya kepadaku seperti aku ini tidak laku aja." kata rio


"kamu memang ngk laku rio,buktinya umurmu yang sudah matang ini belum mengenalkan satu wanitapun kepada kami.bahkan alm bianca aja mama yang mengenalkan kepadamu." kata andre


Rio hanya diam saat papanya menyinggung soal bianca, memang benar kata papa bianca dulu mama uang memperkenalkan mereka dan akhirnya mereka berteman baik hingga bianca meninggal.


Rasa duka ada di hati rio menginggat bianca yang telah meninggalkannya, wanita baik dan giat bekerja yang mempunyai hati mulia seperti bianca.


"Semoga alm bianca tenang disisi Allah SWT ." kata rio dalam hati


Ri beranjak dari tempat duduk dan berpamitan kepada ayahnya untuk istirahat kekamarnya karena memang sudah larut dan rio besok bekerja.


Rio masuk kekamarnya dan melihat pesan yang di kirimkan kepada david, david selalu memberikan kabar tentang rista kepadanya.


kadang david mengirimkan foto yang dia ambil secara diam diam untuknya padahal rio tidak pernah meminta foto rista hanya meminta nya menjaga rista untuknya.


Mungkin david tahu jika pamannya ini mempunyai rasa kepada rista sehingga secara diam diam david juga ingin membantu pamannya walau hanya memberitahu keadaan dan memberikan foto.

__ADS_1


__ADS_2