Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
rasa curiga


__ADS_3

dinda dan robert makan bersama di sebuah restoran dan memesan soto makasar yang dinda inginkan, di sela mereka menyantap makan mereka berbincang.


"honey apa kamu mengenal baik rio.?" tanya robert


"tidak begitu kenal, aku mengenal rio karena mama kami teman satu arisan. " kata dinda


"mama rio sempat menbjodhkan kami." kata Dinda kembali


"benarkah." kata robert seakan tidak percaya


"hmmm tapi rio tidak tertarik kepadaku." kata Dinda kembali


robert sungguh tidak menyangka jika rio tidak tertarik dengan wanita cantik di depannya ini, sungguh mustahil.


"Pantas saja rio diam saat aku memperlihatkan dirinya kemarin." kata robert dalam hati


rupanya dia mengenal dinda dan sudah pasti dia tidak tertarik dan kemungkinan untuk memperlancar kontrak kerja akan sulit.


robert merasa kerjasama dengan rio dan usahanya akan sia sia karena sudah pasti proposal yang di buatnya selalu tidak memenuhi standar perusahaan.


"kenapa honey, apa kamu mendapatkan kesulitan dengan rio.?" tanya dinda melihat wajah robert dengan penuh tanda tanya


"sudahlah tidak usah di fikirkan karena semua pasti bisa aku atasi " kata robert memegang tangan Dinda menyakinkan


dinda menyelesaikan makananya dan mengelap mulut dengan tisu menandakan dia telah selesai makan.


"sudah." kata robert karena memang robert tidak makan hanya memesan kopi


mereka berjalan keluar dari restoran dan saat menuju mobil ada seseorang memanggil robert,


"apa kabar pak john., " kata robert


"baik," kata john dan mata lelaki di hadapan dinda mengedit genit padanya


john membisikkan sesuatu kepada robert dan mereka saling mengangguk setelah tertawa kecil membuat Dinda merasa curiga.


"tenang semua bisa di atur." kata robert tersenyum senang


"baiklah aku duluan." kata john memberikan senyum kepada dinda


Dinda sangat tidak suka cara john melihatnya seperti mereka saling mengenal padahal ini pertama kali dinda melihat john.


tapi tidak bagi john dia sudah beberapa kali bertemu dengan Dinda di ranjang panas hotel yang sering mereka pakai saat bercinta dan tentu saja dinda tidak tahu.

__ADS_1


karena setelah para buaya darat tidur dengan Dinda ada robert menggantikan mereka tidur setelah mereka selesai dan Dinda hanya tahu jika dia bercinta dengan robert.


"honey aku tidak suka dengan pria itu, dia melihatku seolah dia kenal dengan ku," kata Dinda yang jengah dengan cara john menatapnya.


Biarkan saja jangan hiraukan," kata robert yang sudah berjalan menuju kursi pengemudi mobilnya.


Dinda menghentakkan kakinya ke tanah kesal, karena robert terlihat biasa biasa saja dan cuek saat dinda mengatakan tentang ketidaksukaannya terhadap john.


"sayang jangan marah marah, malam ini ayo kita ke mall shopping." kata robert


mendengar kata shopping Dinda langsung mendapatkan Mood yang baik dan dengan suara manja mengatakan, " benar ya aku akan belanja tas yang aku incar minggu ini. " kata dinda


robert hanya tersenyum melihat tingkah dinda, dia sangat halal sifat dinda, jika menyangkut dengan shopping dan uang semua bisa terlupakan.


Dinda benar benar membeli tas yang dia inginkan, seperti biasa jika robert telah memberikan sesuatu dia akan meminta imbalan.


kali ini Dinda dan robert akan pergi ke hotel karena robert sudah bosan bercinta di apartemen,untuk mengganti suasana maka itu robert telah menyewa hotel, dia akan mengajak dinda main "kuda kudaan" di hotel.


"oh... **** wanita ini memang nikmat aku sampai berkali kali harus mengeluarkan uang banyak hanya untuk bercinta dengannya." kata john sambil menghujam dinda.


"bos malam ini di hotel mawar seperti biasa aku menginginkan wanita di sampingmu malam ini." kata john, itulah kata yang dia ucapkan saat bertemu dengan robert tadi.


bagaimanapun robert mengikuti keinginan john karena dia masih membutuhkan kerjasama dengan perusahaanya.


ahhhhh.... teriak dinda, karena melihat pria di sebelahnya bukan robert.


"kamu... kamu..." kata dinda


"apaan sih, berisik sekali." kata jhon


"di mana robert.?" tanya dinda


"mana aku tahu semalam aku mabuk dan aku sudah berada di sini." kata john beralasan


sebenarnya semalam john ketiduran dan terbangun saat mendengar teriakan dinda yang membangunkan tidurnya.


setelah mereka memakai pakaian dinda yang terisak menangis karena telah bermalam dengan pria lain selain robert.


bagaimanapun Dinda sudah lama tidak melayani orang lagi selain robert dan kini dia merasa kecolongan karena telah bercinta dengan orang lain.


"honey." kata dinda


"maaf semalam aku banyak minum sepertinya kamar kita tertukar." kata robert melihat kearah jhon

__ADS_1


"seperti katamu." kata john santai tanpa dosa


"seperti yang kamu dengar itu, semalam kita minum terlalu banyak dan membuat semua ini terjadi. " kata robert membujuk dinda


"bukankah dia pria yang tadi bertemu dengan kita." kata dinda mengingat


"sudah lupakan saja honey lain kali takkan terjadi lagi, kata robert


**


Di rumah rio yang sedang nyenyak terbangun karena suarah rintihan rista, melihat rista kesakitan rio segera keluar kamar membangunkan mama mertuanya.


kebetulan rinda dan almira memang sedang di rumah rista, karena kandungan rista memang sudah menunggu hari persalinan.


"ma rista kesakitan. " kata rio di luar kamar


ketukan pintu kamar membuat rinda bangun dan membuka pintu kamarnya karena dia mendengar rio mengatakan jika rista kesakitan.


rinda dan rio ke kamar, " sayang sepertinya kamu akan melahirkan." kata rinda


"rio siapkan mobil.! " perintah rinda


rio bergegas membangunkan sopir dan meminta mengeluarkan mobil dan rinda segera kerumah sakit bersama rio dan juga almira.


"sayang bertahanlah." kata rio


rista sudah lama lupa dengan rasa bagaimana melahirkan dan rencana besok akan melakukan operasi cecar.


sampai di rumah sakit sudah ada dokter lusi yang memang Rio sudah menelfon saat masuk mobil tadi, rio segera membawa keruangan periksa.


"sepertinya bu rista mengalami kotraksi palsu dan ini sudah sering terjadi pada ibu hamil dan tidak apa apa semua akan baik baik saja." kata lusi


karena memang sudah berencana maka rista akan mengisap malam ini di rumah sakit dan besok pagi akan masuk ruang operasi untuk menjalani cecar.


"rio kamu pulang saja besok baru kesini lagi, biarkan mama yang menemani rista." kata rinda


"baik ma aku akan pulang jika terjadi sesuatu telefon rio ma. " kata rio


rio dan sopir pulang kerumah setelah berpamitan kepada istrinya, rinda juga almira menunggu rista di rumah sakit.


"sayang tidurlah lagi ini masih malam. " kata Rinda kepada rista dan juga almira


karena menempati ruang VVIP di sana ada sofa yang bisa untuk tidur, Rinda dan almira merebahkan tubuh mereka kembali tidur dan mematikan lampu menggunakan lampu tidur, mereka pun tertidur sampai esok hari.

__ADS_1


__ADS_2