Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
kehilangan teman


__ADS_3

Dua tahun kemudian


"Bianca," kata rio memegang tangan teman nya yang terbaring lemah di rumah sakit.


Dokter siska menelfon rio dan juga orang tua bianca untuk datang kerumah sakit karena bianca sudah bertarung dengan penyakitnya yang semakin parah.


Bianca sudah berusaha berobat tapi hasilnya memang Tuhan lah yang menentukan dan sakit yang dia derita memang tidak ada obatnya.


Lambat laun penyakit itu mengrogoti tubuhnya dan semua sudah kehendak Nya bianca sudah pasrah dan hari ini bianca meminta temannya siska mengabari rio dan keluarganya.


Untuk mengatakan perpisahan karena bianca sadar waktunya telah habis, sebagai dokter dia tahu akan keadaan dirinya dan penyakitnya.


Sebelum pergi bianca ingin melihat rio dan orang tuanya, beruntung rio lebih dahulu datang dan menemui bianca.


Rio terkejut dengan bianca yang sudah terkulai lemah di ranjang rumah sakit, badan kurus dangan selang oksigen di hidungnya.


Rio mengengam tangan teman baiknya dan ada kasih sayang seperti saudara yang dia rasakan, rio menyadari jika bianca sudah di anggap sebagai saudarinya salama ini.


"Rio, jangan melihatku seperti itu," kata bianca lemah.


Rio berusaha tersenyum mendengar perkataan bianca dan dia tahu jika bianca tidak ingin orang mengasihinya untuk itu dia merahasiakan sakit yang selama ini dia derita.


"bi, kamu sungguh keterlaluan selama ini kamu menyembunyikan semua dariku." kata rio


"Maaf ." kata bianca


"Tidak. Aku yang tidak peka, padahal seharusnya aku menyadari saat aku melihat badan kurus dan muka pucatmu itu, aku memang sungguh bodoh bianca," kata rio kesal pada dirinya sendiri.


"Jangan menyalahkan dirimu sendiri rio," kata bianca


Rio memandang bianca dengan penuh kasih sayang, andai dia mengetahui lebih awal rio akan meluangkan banyak waktu untuknya.


Setidaknya hanya menemani menghabiskan waktu bersama, tapi semua sudah terlambat bianca pandai bersandiwara.

__ADS_1


Tak lama mama dan papa bianca datang dan mama menangis melihat keadaan putrinya yang terbaring lemah di kamar rumah sakit.


" Oh bianca putriku, kenapa kamu merahasiakan semua ini dari kami," kata mama bianca yang terisak menangis menahan sakit di hatinya.


Bianca sudah lelah dan dia hanya tersenyum mendengar perkataan dan tangisan dari mama tersayangnya.


"Mah, jangan salahkan dirimu aku hanya tidak ingin membuatmu bersedih dengan penyakit yang ada pada diriku." kata bianca.


"anakku sayang," kata mama dengan berderai air mata memandang putrinya yang lemah.


"Mah, pah maafkan bianca sepertinya nenek sudah menunggu ku di sana," kata bianca tersenyum kepada orang tuanya.


bianca melihat orang tuanya dan rio sebelum menutup mata dengan tersenyum ada di bibirnya bianca meninggalkan dunia ini.


Dokter siska mendekati bianca dan memeriksanya,dengan air mata dokter siska menyatakan jima bianca meninggal pada pukul dua belas di hari rabu.


Terdengar suara tangisan pilu dari mama dan papa bianca setelah mendengar siska memberikan pernyataan jika anaknya telah berpulang kepada Nya.


Rio menutup mukanya dan bersedih akan kehilangan teman terbaik dalam hidupnya, hanya bianca yang bisa menjadi teman wanita satu satunya dalam hidupnya.


Pemakaman telah di lakukan sekarang bianca tenang di sisiNya, rio meninggalkan rumah duka dan berpamitan kepada papa bianca.


Rio kembali ke kantornya karena memang rio harus bekerja, sahabat rio semua mengucapkan belasungkawa kepada rio dan menguatka hati rio.


Sedikit banyak teman sekantor rio tahu hubungan pertemanan mereka karena kadang rio kena ledekkan dari mereka dan menjodohkan bianca dengan rio.


Tapi bagi rio semua hanya candaan sesama rekan, rio selalu tersenyum jika mereka mengejek nya katanya "dari teman bisa jadi demen" begitulah kata mereka saat tahu jika rio akan menemui binaca dahulu.


Sekarang candaan seperti itu takkan lagi terdengar karena bianca sudah meninggal dan rio sudah di pastikan jika dia akan menjadi JOMBLO lagi.


Memang hanya bianca selama ini yang membantu rio untuk membuat mama untuk tidak mencari jodoh untuknya dan sekarang pasti mama akan sibuk mencarikan jodoh buat anaknya yaitu RIO WIBOWO.


Karena selama ini rio dan bianca kompak mengatakan jika mereka adalah sepasang kekasih dan mereka dahulu sudah menyepakati di waktu perkenalan mereka.

__ADS_1


Dua bulan kemudian


Rio mendapatkan pesan dari papa nya untuk mendatangi perusahaan dan rio datang setelah dua hari kemudianbkarena ada pekerjaan yang tidak bisa dia tinggalkan.


"Rio papa sudah tua dan ingin kamu yang menggantikan papa," kata pak wibowo setelah rio ada di hadapanya.


"Pa aku masih suka dengan pekerjaanku maaf," kata rio


Pak wibowo hanya bernafas dalam karena sudah lama dia mendengar jika rio tidak ingin bekerja di perusahaan yang dia bangun dari nol.


Wibowo sangat tahu sekali karakter anaknya yang tidak bisa di bujuk dengan kata kata dan rio memang seperti dirinya tidak mudah terpengaruh.


"Pah aku akan kembali bekerja lagi," kata rio memeluk papanya dan meninggalkan kantornya pergi karena ada tugas yang harus dia lakukan dan semua tim sudah bersiap.


Rio akan pergi bersama tim nya untuk mengamankan wilayah yang bersengketa karena orang orang itu merebutkan lahan pertanian yang sangat luas dan subur.


Lahan pertanian itu menjadi rebutan dan tidak tanggung tanggung mereka tidak segan menghabisi nyawa seseorang jika ada yang melewati batas.


Misi kali ini memang sangat berbahaya dan tim merah milik rio di minta untuk menanganinya karena selama ini mereka mampu mengerjakan apa yang di perintahkan.


Rio sebagai ketua dari tim nya harus menjaga keselamatan mereka, maka dari itu sebelum mereka melaksanakan misi ini rio telah melakukan pengintaian terlebih dahulu.


Rio dan dua temannya telah melakukan pengintaian secara menyeluruh selama dua minggu dan sudah menguasai medan pertanian itu dan tentu masalah pokok mereka.


Ternyata lahan pertanian itu dahulu adalah milik saudagar kaya pada jaman dahulu dan menjadi terbelah karena dua keluarga yang tidak akur.


Maka dari itu lahan pertanian yang subur itu di bagi menjadi dua hingga turun temurun dan sampai sekarang mereka bertikai.


Pertikaian mereka adalah pertikaian saudara yang tidak mereka ketahui, karena keluarga masing masing enggan mengakui jika mereka adalah bersaudara.


Jadi sampai masa sekarang mereka tidak tahu jika mereka adalah bersaudara dan misi rio adalah menyadarkan kepada mereka jika mereka adalah saudara.


Rio mengetahui masalah itu dari seseorang yang mengabdi pada tuan saudagar dan secara kebetulan orang itu mencatat sejarah saudagar sampai turun temurun.

__ADS_1


Tidak ingin terlibat dengan pertikaian mereka bapak prabu adalh generasi sekarang yang memegang catatan melapor kepada polisi.


Karena banyak korban berjatuhan dan pak prabu tidak ingin ada korban lagi, dari itu meminta aparat kepolisian untuk menanganinya.


__ADS_2