Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
penolakkan angel


__ADS_3

 Sudah beberapa hari agus tidak menunjukkan batang hidungnya lagi,mungkin pertemuannya dengan rio sudah membuatnya takut.


Sebagai mantan polisi rio memang sangat tegas dan berwibawa, semua perkataannya penuh dengan makna tak terbantahkan.


tidak terasa sudah pagi dan rista bangun dari tempat tidurnya, sebenarnya dia masih mengantuk karena semalam dia bergadang dikamar bersama dengan rio.


Rio yang rindu karena sudah lama mereka berjauhan walaupun mereka setiap hari sering bertelefonan dan kadang melakukan video call dan itu masih kurang rio tak tahan menahan rasa di hatinya, akhirnya dia memutuskan menyusul ke surabaya.


Alih alih mengurus urusan angel dan pamannya, rio juga punya urusan yang sangat penting yaitu rasa rindu ingin bertemu istrinya.


Rista bangun dari tempat tidurnya pelan pelan agar suaminya tidak terbangun, badannya terasa pegal dan dia akan berendam dengan air hangat sebentar untuk menghilangkan lelah pada tubuhnya.


"Hana angel dan andi sudah bangun,?" tanga rista


"sudah bu sedang bersiap sebentar lagi mereka akan tirun sarapan." kata hana


Rista ke kamar angel dan dia mengambil jilbab yang akan di kenakan angel. Memakaikan jilbab pada anaknya dan terlihat sangat cantik.


Angel bersekolah di sekolah SDIT dan dia mengenakan jilbab di sekolahnya, rista sangat bersyukur melihat angel yang begitu islami dan memang angel nanti jika sudah lulus sekolah dasar meminta rista untuk mendaftarkan kepesantren.


Setidaknya dulu dia ingin fandi masuk kepesantren dan berhubung fandi tidak mau sekarang terbayar dengan angel yang meminta untuk sekolah sekaligus di pesantren.


Sayang besok mama akan kembali ke jakarta, karena mama ada pekerjaan dan jangan khawatir pamanmu sudah tidak akan menganggu kalian." kata rista


"apa angel mau ikut mama ke jakarta, tinggal di sana jika kalian takut kepada paman kalian." kata rista lagi


 "Ma kami akan baik baik saja di sini ada kak hana dan hani dan juga pak gatot yang menjaga kami." kata angel


"Terimakasih atas pengertiannya sayang ." kata rista memeluk dan mencium angel


Setelah sarapan angel dan andi berangkat sekolah dan rista kembali ke kamar membawa sarapan untuk rio.


Ternyata rio sudah bangun dari tidurnya dan masih di kamar mandi, rista mengambilkan baju untuk suaminya dan itu sudah menjadi kebiasaan buat rista jika ada suaminya dia melayani dengan sepenuh hati.

__ADS_1


"Terimakasih sayang," kata rio yang sudah berada di belakang rista memeluknya dan menghirup wangi rambut rista.


Rista berbalik badan dan melihat suaminya yang baru selesai mandi dengan rambut basah membuat jantung rista berdegup kencang.


"Seksi sekali," kata rista dalam hati dan itu mebuuat rista gugup. Segera rista menjauh dari rio agar rio tidak tahu jika dirinya sedang salah tingkah.


"kak cepat pakai bajunya dan makan sarapannya." kata rista memalingkan wajahnya karena takut ketahuan jika dadanya sedang bergemuruh.


"Iya, kenapa sayang wajahmu kenapa merah.?" tanya rio


"Eee..ini aku kepanasan AC kamar ngk nyala ya kok gerah banget." kata rista mencari alasan dan cepat cepat keluar dari kamarnya.


"Ezzz ..malu sekali aku." kata rista pelan.


Setelah minum air dingin rista kembali ke kamarnya dan rio sudah menghabiskan sarapannya, mereka akan pergi sebentar membeli kebutuhan dapur untuk sehari hari karena besok mereka akan kembali ke jakarta.


**


Almira lebih senang makan kue dari pada makan nasi di waktu pulang sekolah,karena di pagi hari dia sudah makan nasi.Jadi di sore dan malam hari almira lebih makan kue kalau tidak buah buahan.


"nek aku pulang," kata almira


"Sayang kamu sudah pulang, nenek sudah buatkan kamu kue kesukaanmu dan cepat ganti baju dulu baru kita coba kue ini karena nenek juga belum mencicipinya sengaja menunggu cucu cantik nenek." kata rinda


"Nek rumah kita akan ramai jika angel dan andi mau tinggal bersama kita disini." kata angel setelah duduk di depan neneknya yang sedang mencoba kue buatannya.


"Mamamu sudah sering membujuk angel tapi kamu tahu sendiri angel tidak mau, apalagi setelah lulus sekolah dasar dia ingin mondok di pesantren." kata rinda


memang rista sudah menceritakan kepada mamanya akan keinginan angel masuk ke pesantren, bahkan rista sudah mencari dan mendapatkan beberapa pesantren yang menurutnya bagus untuk menimba ilmu.


tinggal nanti angel yang memutuskan di mana dia akan pesantren dan rista hanya mendukung keinginan putrinya dan begitu juga rinda.


Rinda sebagai orang tua sangat bersyukur salah satu keluarganya mempunyai keinginan untuk sekolah pesantren dan dia sangat mendukung apa yang di inginkan oleh angel.

__ADS_1


"Tapi jika angel mondok andi tinggal di jakarta kan nek tinggal bersama kita, kasian jika dia sendirian walau ada kak hana dan hani tapi lebih baik jika andi disini." kata almira berharap


"Nenek tidak tahu sayang nanti tanya sama mama jika mamamu sudah pulang." kata rinda


"Rasanya aku ingin punya saudara yang banyak dan berkumpul bersama pasti akan menyenangkan dan seru." kata almira


"assalamualaikum, kata fandi


"Waalaikum salam." kata almira dan rinda bersama


"Ada apa sepertinya adikku yang manja ini pasti sedang merajuk." kata fandi


"Kak fandi apaan sih, datang datang sok tahu nyamber kayak listrik." kata almira kesal


"Tentu aku tahu karena memang sudah kebiasaan jika kesepian kamu ingin ada yang menemani." kata fandi menebak benar


"Abis kak fandi sendiri jika sudah di rumah, masuk kamar ngk keluar lagi, aku kan ngk ada yang di ajak ngobrol." kata almira


"Kakak sibuk membuat skripsi, nanti kalau sudah selesai kakak ada waktu berasama adik kakak yang manja ini." kata fandi yang mengambil kue dan pergi ke kamarnya.


" ezzz lagian kakak kan ngk lucu kayak angel dan imut kayak andi." kata almira kesal


Rinda yang mendengar percakapan kedua cucunya hanya bisa tersenyum, memang karena fandi yang sedang sibuk skripsi lebih banyak di kamar dan almira merasa kesepian.


Almira bukannya tidak mempunyai teman, di sekolah almira banyak yang menyukainya karena selain cantik dia juga supel.


Tapi almira tidak suka keluyuran dan jika pulang sekolah dia lebih suka berada di rumah dan urusan pacar almira belum mempunyai dan belum kefikiran mempunyai kekasih.


walaupun di sekolah almira termasuk siswi pintar dan populer tapi untuk urusan pacar dia selalu menjaga hatinya.


"Cinta akan datang di saat waktu yang tepat."


Itu lah yang almira yakini dan untuk saat ini dia akan mementingkan sekolah karena masa SMA adalah masa terbaik untuk berprestasi dan mempunyai banyak teman.

__ADS_1


__ADS_2