
ting...tong
Bel rumah rista berbunyi dan bibi membukakan pintu rumah,rista turun ke bawah menuju ruang tamu karena rio yang datang tadi sebelumnya rio sudah menelfonnya.
Sudah ada mama di ruang tamu dan rio duduk di depan mama, mereka berbincang santai rista duduk bersama rio.
" Nak rio bagaimana jika kalian menikah ulang di saksikan kedua keluarga, apa mama nak rio sudah setuju nak rio menikah dengan rista.?" kata rinda
"tentu ma, mama rara tentu saja setuju kenapa tidak." kata rio dengan tersenyum
"Kami tidak ingin mama kamu dat.- kata rinda (berhenti)
"Ma," kata rista menyela ucapan mamanya saat ingin mengatakan kalau mama rio datang menemui rista dan pastinya rio tidak mrngetahuinya.
"ada apa rista, apa mama menemuimu." kata rio
"Hmmm .. Mamamu kesini menemuiku dan meminta waktu untukmu mengenal wanita pilihannya," kata rista
"Aku minta maaf ma, rista." kata rio
"Tidak apa dan tidak usah di bahas lagi kak, buktinya sekarang kita bersama." kata rista
"Mungkin bagi rista itu bukan masalah tapi mama harap nak rio harus memastikan jika keluarga nak rio bisa menerima rista dengan baik di keluarga nak rio khususnya mama mu rara." kata mama rinda
"rio akan memastikan mama akan menerima rista ma," kata rio yakin.
"Ya sudah kalian lanjutkan ngobrol mama akan ke kamar dulu." kata rinda
" Sayang aku minta maaf jika mamaku menemuimu, jadi kamu menghilang selama tiga bulan karena mama.?" tanya rio
Rista menganggukkan kepalanya, dia tahu rio tidak tahu menahu akan mama yang datang menemuinya.
"sayang walaupun mama setuju atau tidak kita akan bersama, janji padaku tidak meninggalkanku lagi apapun itu." kata rio
"aku tidak akan meninggalkanmu lagi, janji." kata rista
"Apa aku bisa bertemu dengan anak anak." kata rio
"Aku akan panggilkan mereka." kata rista dan meninggalkan rio di ruang tamu untuk memanggil anak anaknya.
Tok..tok..
Almira membukakan pintu kamarnya dan masuk ke kamarnya lagi, rista mengikuti almira duduk di lalu duduk di kasur.
__ADS_1
"sayang om rio ingin berbicara kepadamu juga kak fandi, dia di ruang tamu menunggu." kata rista
Almira mengangguk, lalu brediri mengikuti mamanya keluar dan almira keruang tamu sedangkan rista ke kamar fandi.
tok..tok
rista langsung masuk kamar fandi karena dia tahu jika fandi sedang memakai aerphone dia tidak akan mendengar jika ada yang mengetuk pintu kamarnya.
"Sayang." kata rista
Fandi meminta mamanya menunggu sebentar karena dia sedang mengerjakan tugas kuliahnya, lima menit kemudian fandi menutup laptopnya.
"Sayang om rio menunggu mu dia ingin berbicara kepada kalian." kata rista
"Aku akan turun menyusul." kata fandi
Rista keluar dari kamar anaknya dan berjalan menuju ruang tamu, melihat almira begitu sanfai berbicara kepada rio membuat hati rista senang.
Memang almira tidak keberatan tentang hubungan dirinya dan rio tapi rista tidak tahu dengan fandi sepertinya fandi masih butuh waktu.
Fandi, almira sudah duduk di ruang tamu dan di depan mereka ada rista dan rio.
"Perkenalkan nama om rio kita baru pertama bertemu, om ingin meminta kepada kalian lebih tepatnya om ingin meminta persetujuan dari kalian untuk om menikahi mama kalian." kata rio
sejenak suasana sunyi karena tidak ada yang berbicara, mereka sibuk dengan pikiran masing masing.
" Om almira setuju jika om bisa membahagiakan mama." kata almira
"terimakasih." kata rio
Mereka bertiga melihat fandi yang masih diam, entah memikirkan apa.
"om harus berjanji untuk tidak membuat mama bahagia dan tidak menyakiti hati mama,aku setuju." kata fandi
"Terimakasih om akan membuat mama kalian bahagia." kata rio terharu karena anak anak rista sangat menyayangi mamanya dan rio berjanji akan membahagiakan rista.
Tidak lama rio meninggalkan rumah rista dan besok mereka berdua telah janjian akan kerumah yang memang di peruntukkan untuk rista dan keluarganya.
**
Di restoran dinda dan seseorang sedang bertemu, mereka membicarakan penyelidikan yang orang itu dapat.
"Bagaimana ben hasil dari mengawasi rio." kata dinda
__ADS_1
Dia sedang pergi ke jakarta dan sepertinya perjalanan bisnis dan aku sudah menyuruh orang ku untuk mengikuti rio.
"Aku ingin tahu siapa wanita yang sudah mengalahkan ku mendapatkan cinta rio." kata dinda dalam hati
"Ya sudah aku pulang dulu dan makanan ini sudah aku bayar." kata dinda lalu pergi dari restoran itu.
Drrrt...drt.. Pesan masuk
Dinda tersenyum setelah mendapatkan pesan di ponselnya dan langsung menuju hotel tempat biasa dia janji dengan robert.
Robert datang lagi dan meminta dinda menemuinya di tempat biasa sekarang hanya robert yang menjadi pelanggan tetap dinda.
Karena robert sudah meminta dinda tidak menerima pelanggan lagi kini dinda menjadi simpanan robert.
Jika dia datang ke bali dia meminta dinda selalu melayaninya dan dinda tidak menyia yiakan kesempatan ini, bagi dinda robert adalah ladang uang buatnya.
Ting..tong.. Suara bel kamar hotel dan robert yang memang menunggunya segera membukakan pintu dengan tak sabar robert langsung menerkam dinda.
"honey aku mandi dulu," kata dinda dengan suara manjanya.
"tidak usah honey aku sudah menunggumu lama dan sudah tidak tahan." kata robert yang sudah membawa dinda ke kasur.
Robert menyelusuri tubuh dinda dan melepas baju dinda dan robert yang memang hanya memakai handuk sudah terlepas dari tadi dari pinggulnya.
Permainan sudah di mulai robert yang memang sudah tidak tahan lagsung bergerilya menjamah semua aset milik dinda.
Dinda hanya menikmati setiap sentuhan robert dengan suara ******* yang merdu terdengar di telinga robert.
Sudah beberapa Robert belum menyelesaikan percintaanya dan dinda yang sudah beberapa kali mendapatkan puncaknya juga masih bisa mengimbangi permainan robert.
"Honey aku mau keluar lagi." kata dinda
"Bersama ...ahhh." kata robert yang mendapatkan puncak kenikmatan yang di carinya akhirnya keluar juga.
"Honey.. Kamu sangat luar biasa." kata robert
"Honey aku rasa tidak seharusnya kita selalu melakukan di hotel, bagaimana jika kita membeli apartemen." kata dinda
Tentu saja dinda akan mulai meminta sedikit demi sedikit dan memanfaatkan robert untuk dirinya, itulah kenapa dinda mau bersama dengan robert ingin robert memberikan apa saja yang dia inginkan.
Dinda yang memang mata duitan memafaatkan robert yang sedang tergila gila padanya, sebelum nanti robert puas dan sudah bosan dinda harus menjadikan robert Atm berjalan untuknya.
"Honey besok saja kita mencari apartemennya, sekarang aku ingin lagi memakanmu sampai puas dan robert melakukan percintaan lagi bersama dinda dan tentu saja dinda melayani robert dengan senang hati karena besok dia akan mencari apartemen dan sudah di pastikan apartemen itu di beli dengan atas namanya dan dinda akan merayunya dengan tubuhnya.
__ADS_1