Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
mencintaimu


__ADS_3

"Kak apa kakak benar mencintaiku," kata andin


David melihat andin dengan banyak sekali pertanyaan di kepalanya, tentu saja david mencintainya setulus hati bahkan sejak dahulu.


"aku mencintaimu." kata david


"Walaupun orang tuaku dahulu.." kata andin berhenti tidak sanggup melanjutkan perkataannya lagi.


David mengerti sekarang apa maksud pertanyaan andin yang membuat dirinya ragu kepadanya.


"Sayang, apapun yang sudah di lakukan orang tuamu itu tidak mempegaruhi penilaianku padamu.yang aku lihat dari dulu adalah andin gadis baik yang aku kenal dari dahulu hingga sekarang." kata david


"Terimakasih kak, aku mencintaimu." kata andin


Andin memeluk david dan mereka menikmati indahnya kota bandung di malam hari, suasana malam yang sangat romantis.


"kak, mama mengatakan akan menikah dengan om rio, bukankah om rio adalah paman kak david." kata andin


"Benarkah, paman belum mengatakan kepadaku dan syukur akhirnya cinta paman terbalaskan." kata david dalam hatinya.


"Kak kita jalan jalan kesana," kata andin menunjuk sebuah taman.


Andin mengambil jaketnya karena memang cuaca malam di bandung sangat dingin karena habis hujan dan mereka berjalan di sebuah taman yang ada di sekitar kota.


Sampai malam david dan andin pulang kerumah, dan david menginap di rumah andin. David menempati kamar tamu yang sudah di rapikan oleh bibi.


Baru kali ini andin membawa seorang laki laki di rumahnya dan bibi tahu hubungan mereka berdua pastinya sangat serius.


David masuk kekamar setelah andin masuk ke kamar duluan, setelah itu david menelfon pamannya rio memastikan kebenaran yang andin katakan.


"Ya david ada apa." kata rio


"Paman, apa benar kabar yang aku dengar tentang bu rista dan paman jika kalian akan menikah.?" tanya david.


"Itu benar, maaf belum sempat mengatakan padamu tapi kami belum mengantongi restu dari mama." kata rio

__ADS_1


"Begitu, paman yang sabar.ya sudah aku tutup dulu maaf sudah menganggu istirahat paman" kata david


Setelah menutup telefon david berbaring di ranjangnya, dia besok akan kembali ke bali karena memang dia ada tugas setelah dari jakarta.


*


Dinda sedang di aprtemen baru yang robert belikan untuknya, semua perabotan di apartemenya dinda yang pilih dan tidak tanggung tanggung dinda memilih perabotan yang sangat mahal mahal.


Memang dinda akan memanfaatkan robert dengan sebaik mungkin, dinda bangga dengan dirinya yang mampu membuat robert selalu candu dengan dirinya.


Dinda tidak perduli jika dia menjadi simpanan robert yang terpenting kehidupannya yang mewah terus bisa di jalaninya.


Kehidupan dinda yang glamor dari dulu tidak ingin ketahuan oleh teman temannya, karena seperti kata mama yang selalu di ingatnya jika mereka tidak ingin di rendahkan oleh orang karena tidak mempunyai uang.


Uang peninggalan papa dinda sudah menipis sedangkan kehidupan mewah tidak bisa di tinggalkan.


Mama dan dinda juga tidak mempunyai keahlian bekerja, mereka anak dan ibu hanya mengandalkan kecantikan mereka.


Wajah cantik dan tubuh indah ibu dan anak memang tidak di ragukan, dahulu papa dinda jatuh cinta kepada mamanya yang seorang penyanyi cafe.


Setelah tahu jika dito seorang pengusaha dina dengan senang hati menerima cinta yang di ungkapkan oleh dito.


Saat tepat pacaran mereka berjalan dua minggu, dito yang sangat tergila gila dengan wajah dan suara dina yang indah mengajak dina berkencan dan mereka melakukan hubungan ranjang di sebuah hotel.


Dito yang kala itu sedang di mabuk kepayang oleh dina tidak pernah menyangka jika dina adalah penyanyi cafe yang banyak sekali pria yang sudah berkencan dengannya.


Saat melakukan hubungan ranjang dino tahu jika dina sudah tidak virgin dan dia masih tetap ingin menikahi dina karena cinta buta dino sungguh terjerat pesona seorang penyanyi cafe.


Ting..tong..


Robert mendatangi dinda di apartemenya setelah bertemu dengan rekan bisnisnya, kali ini robert ingin membawa dinda datang untuk sebuah pesta.


Pesta di mana yang membuat dinda tahu sisi buruk robert dan dinda tidak mampu lepas dari gengaman robert.


"honey," kata robert yang masih dengan mencium dinda.

__ADS_1


"Aku akan mengajakmu datang di sebuah pesta." kata robert dan melepaskan ciumannya.


"Bersiaplah dan pakai baju yang sudah aku siapkan." kata robert dia memang sudah menyiapkan gaun panjang yang belahannya memperlihatkan paha mulus dinda, sangat cantik namun mengairahkan jika pria melihatnya.


Bagi dinda gaun seperti itu memang sudah biasa dinda pakai jika sedang melayani pelanggannya tapi di saat pesta ini baru pertama kali.


Dinda hanya berfikir jika robert adalah orang luar dan sudah pasti pilihan bajunya pasti seperti itu dan dinda memakainya dengan fikiran biarkan saja yang penting robert suka.


"honey kamu sangat cantik dengan pakaian seperti ini dan kamu akan menjadi pusat perhatian untuk pesta malam ini." kata robert memuji dinda


"Tentu saja aku memang harus selalu tampil cantik." kata dinda


Mereka menuju tempat pesta dan dinda sungguh senang mendampingi robert menemui beberapa rekan bisnisnya yang banyak memang orang asing.


Dinda lelah dan duduk di sebuah kursi di tangannya tidak lupa dia membawa satu gelas minuman berwarna merah.


Robert sedang berbicara dengan beberapa orang dan robert juga tidak melepaskan pandangannya kepada dinda.


"nona apa kamu sendirian," kata seorang pria asing yang mendekati dinda


"Tidak, aku bersama kekasihku." kata dinda yang merasakan pusing di kepalanya


Dinda di bawa oleh pria asing itu di sebuah kamar dan melihat tubuh indah dinda tentu saja pria itu tidak bisa menahan dirinya.


Pria itu langsung menerkam dinda dan dinda yang merasakan kenikmatan pada tubuhnya mendesah dan mendesah.


Dalam ingatanya dia sedang bercinta dengan robert dan tentu saja dia dalam desahannya dinda mengatan honey pada pria itu.


"Ahhh...honey lebih cepat, aku akan mendapatkannya ." kata dinda yang masih menikmati penyatuan mereka.


Mendengar dinda memanggil honey pria asing itu mempercepat penyatuannya dan tidak lama dinda benar benar mendapatkan puncaknya.


Tapi tidak untuk pria yang sedang berada di atas nya dia masih melakukannya dan belum mendapatkan apa yang ingin dia rasakan.


Dinda merubah posisinya dan pria itu masih melakukannya dengan suara dan peluh keringat yang membasahi tubuhnya.

__ADS_1


Ahhh..sttt..memang benar nikmat ooooh...kata pria asing itu yang mempercepat laju penyatuannya dan tidak lama pria itu menegang dan mendapatkan apa yang dia cari yaitu sebuah puncak kenikmatan.


Robert masuk ke kamar yang dimana dinda masih terbaring karena lelah telah melayani robert itu yang dinda fikirkan dan dia tidak sadar jika dinda tadi meminum obat yang memang di siapkan robert untuknya.


__ADS_2