Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
fandi bertemu andin 2


__ADS_3

"Kak, andin," kata fandi yang melambaikan tangannya, dia sudah menunggu sepuluh menit di restoran.


Andin menghampiri adiknya dan memeluknya saat sampai di depannya, aedari tadi fandi sudah menjadi perhatian untuk para wanita yang sedang makan siang di restoran itu.


Fandi yang terlihat cuek dengan sekitarnya malah membuat para wanita penasaran dan banyak yang mencuri pandang untuk melihatnya.


Saat melihat wanita cantik menghampirinya barulah mereka saling berbisik sungguh beruntung wanita yang mendapatkan pria tampan seperti fandi.


Mereka tidak tahu jika wanita dan pria tampan yang mereka lirik itu adalah adik kakak.


 Andin duduk di depan fandi, mereka tersenyum bahagia karena sudah lama fandi tidak datang ke bandung untuk berziarah ke makam papa gani dan nenek juga kakeknya.


"Kakak sekarang kurusan," kata fandi


"Perasaan kakak selalu makan banyak dan tidak pernah lepas dari camilan, masak iya aku kurusan,?" kata andin melihat kanan kiri, atas bawah tubuhnya sendiri.


"Tapi kakak selalu cantik," kata fandi tersenyum melihat tingkah kakaknya yang sangat lucu menurut fandi.


"Kak andin tahu mama akan menikah?" kata fandi


Andin menganggukkan kepala karena memang dia tahu jika mama rista akan menikah dan mama rista juga yang memberitahukan.


"kenapa, kamu tidak suka mama menikah lagi," kata andin melihat fandi dia ingin tahu apa yang ada di hati adik nya ini.


"aku butuh waktu kak untuk menerima om rio menggantikan papa," kata fandi


"Kakak mengerti, ayo kita makan dan nanti nginap di rumah kakak ya," kata andin


Fandi menganggukkan kepala karena ini hari sabtu, andin akan mengajak fandi jalan di malam minggu berkumpul dengan teman teman andin.


Andin menempati rumah kakeknya dan di rumah yang besar itu andin tinggal bersama pembantu yang sengaja andin mencari pekerja yang menginap.


Karena ada mbok siti yang dahulu melayani neneknya dan sekarang mbok siti sudah tua dan dia masih setia mengabdi pada keluarga andin.

__ADS_1


Sekarang mbok siti bagi andin pengganti neneknyanyang sudah meninggal dan mbok siti juga sudah menganggap andin seperti cucu sendiri.


Karena mbok siti tidak mempunyai keluarga lagi dan andinn sendirian maka jadilah hubungan andin dan mbok siti sangat dekat.


Sampai di rumah andin, fandi kekamar tamu karena ini bukan pertama kalinya fandi menginap jadi fandi sudah hafal betul semua ruangan di rumah kakaknya andin.


Fandi menelfon mamanya mengatakan jika dia sedang berada di bandung di rumah andin dan rista juga sudah bertanya kepada andin tentang keberadaan fandi sekalian untuk mengajaknya berziarah ke tempat papanya.


"Fandi ayo kita keluar, kakak sudah ada janji dengan teman teman kakak kamu jadi ikut kan,?" tanya andin di luar kamar fandi.


Fandi yang baru selesai mandi membuka pintu dan mengatakan untuk menunggunya karena dia akan memakai bajunya.


Selesai memakai baju fandi keluar dan di sana sudah ada kakaknya, mereka keluar rumah setelah berpamitan kepada mbok siti dan andin melajukan mobilnyabdi club tempat dia janjian dengan temannya.


"andin," kata mita teman andin yang sekarang sedang berulang tahun.


Andin menghampiri meja temannya dan memperkenalkan fandi kepada mereka.


"Din, aku ngk nyangka jika kamu punya adik tampan seperti ini," kata risa salah satu teman andin.


"Kak aku ketoilet dulu," kata fandi


Hmmm, andin menganggukkan kepala dan membiarkan fandi berjalan sendiri ke toilet karena andin yakin fandi yang sudah dewasa tentu dia juga sering ke club di jakarta.


Fandi pergi ke toilet dan sialnya di toilet pria pria dia mendengar suara ******* dari orang yang berada di ujung kamar mandi, benar benar sial fandi akhirnya memutuskan untuk keluar dari tempat itu.


Dia menunggu sampai dua menusia itu keluar dari toilet dan setelah lima belas menit akhirnya dua manusia yang sudah selesai melakukan ***..*** itu keluar dan fandi yang memang akan membuang air kecil langsung masuk.


Tadi sekilas dia melihat dua manusia itu adalah teman kakaknya andin, tapi fandi bersikap cuek karean dia juga terbiasa dengan hal seperti itu di club lain juga banyak orang yang melakukan hal seperti itu.


fandi kembali ke meja kakaknya dan melihat pria tadi yang di toilet sedang mendekati kakaknya dan tentu saja fandi yang mengetahui itu segera mendekati kakaknya.


" kak kita pergi aku sudah bosan disini," kata fandi dia mencari alasan hanya ingin pria itu menkauh dari kakaknya.

__ADS_1


"belum malam din, masak udah mau pulang aja," kata dino pria itu masih ingin bersama andin


"maaf lain kali kita kumpul lagi, sekarang ada adikku jadi aku akan ikut apa yang diingikan adikku," kata andin yang sudah berdiri dan akan pergi setelah berpamitan dengan teman temannya.


"kenapa, sepertinya ada yang kamu fikirkan." kata andin kepada fandi karena setelah kembali dari kamar mandi fandi menjadi aneh.


"ngk kak, aku hanya ingin jalan jalan saja dari pada di club," kata fandi


"Ya sudah, bagaimana kita nongkrong di yrmpat makan langganan kakak,?" kata andin mengajak fandi.


hmmm, fandi mengikuti kakaknya masuk ke mobil dan dia lega setidaknya pria yang bernama dino tidak mendekati kakaknya.


" kak, kaka dino pacaran sama risa,?" tanya fandi


Sepertinya ngk, karena risa adalah seorang player dan begitu juga dino. mereka berdua sama, kenapa.?" tanya andin


"Ngk apa apa," kata fandi


ternyata memang seperti dugaannya dan perkataan kakaknya membuat fandi tenang, jika kakaknya tau siapa dino berarti kakaknya bisa menjaga diri dari rayuan dino.


karena tadi dino sepertinya sedang mendekati andin dan tentu saja fandi tidak rela jika kakaknya bersama dengan pria yang notabenya suka mempermainkan wanita.


andin mengajak fandi makan ke warung sate lesehan yang biasa andin datangi saat dia nongkrong dengan teman teman kuliahnya dulu.


Warung sate cak nur sangat terkenal dan selalu ramai pelanggan dan malam ini juga seperti biasa juga ramai.


Walaupun lesehan rasa sate cak nur sangat enak dan mantap, beruntung saat datang ada pelanggan yang keluar jadi mereka mendapatkan duduk dan andin memesan sate dan juga sop kambing muda untuknya dan juga fandi.


"Kak disana taman ya,?" tanya fandi


Ya kamu mau kesana setelah kita makan,?" tanya andin


Fandi menganggukkan kepalanya dan andin tersenyum dan tentu saja andin akan mengajak fandi jalan jalan setelah makan karena masih ramai dan besok dia juga libur kerja.

__ADS_1


Kak andin ngk punya pacar,?" tanya fandi


Andin tersenyum mendengar pertanyaan fandi karena memang andin sudah putus dengan pacarnya dua bulan yang lalu dan kini dia seorang jomblo.


__ADS_2