Mengejar Janda Impian

Mengejar Janda Impian
kepulangan bayu


__ADS_3

"bagaimana keadaan mama, sayang.?" tanya andin kepada suaminya saat david selesai mandi.


"mama rista wanita yang pemberani dan aku mama rasa baik baik saja, jangan khawatir." kata david sambil duduk menikmati kopi yang di buatkan andin untuknya.


"aku senang mendengarnya, aku tahu mama adalah wanita yang kuat dia sudah melalui banyak cobaan baik susah maupun senang." kata andin


"bagaimana junior apa dia baik baik saja selama aku tinggal.?" tanya david mengelus perut andin yang sudah membesar.


andin sudah hamil enam bulan dan sejak mereka tahu jika calon bayi mereka laki laki david maupun andin menamai bayi mereka junior.


"dia tenang mungkin tahu jika ayahnya sedang sibuk membantu neneknya." kata andin


"tapi aku rindu ingin menengok junior," kata david memeluk istrinya.


andin tersenyum mendengar perkataan suaminya, tentu saja dia tahu apa yang diinginkan suaminya, akhirnya merekapun melakukan percintaan malam karena rasa rindu sudah beberapa hari mereka tidak bertemu..


kehamilan andin yang pertama memang tidak membuat andin repot, junior tidak membuat bundanya merasakan mual di pagi hari dan tidak pernah merasakan bidan yang aneh aneh.


biasanya wanita hamil selalu merasakan ngidam tapi untuk andin selama kehamilan trimester pertama maupun kedua ini dia tidak merasakan yang namanya mengidam.


"sayang kamu memang yang terbaik." kata david setelah selesai melakukan percintaan mereka.


david masih memeluk istrinya rasa rindu sudah terobati walau andin sedang hamil tidak membuat gaya percintaan mereka berubah.


tapi tentu saja david juga melakukan dengan berhati hati dia tidak ingin gegabah yang berimbas menyakiti junior nantinya.


pagi david sudah bangun dan seperti biasa dia selalu bangun pagi untuk olahraga lari pagi, sudah menjadi kebiasaannya.


andin juga sudah bagun dan menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya walau ada bibi dia selalu sebisa mungkin membuatkan sarapan untuk suaminya.


"Bu hari ini terlihat ceria, apa karena pak david sudah pulang membuat wajah bumil selalu tersenyum." kata bibi


andin sudah biasa bercanda dengan bibi di rumah, kali ini mendengar perkataan bibi andin hanya menambah senyumannya yang bahagia dua kali lipat.


"bibi belanja dulu ya bu karena persediaan bumbu dapur sudah ada yang habis. " kata bibi


"Bi jangan lupa beli ikan Kak david ingin di masakan pepes ikan," pesan andin kepada pembantu rumah tangganya.


"siap," kata bibi yang berlalu meninggalkan andin sendiri di dapur.


dengan naik ojek langganan bibi pergi kesasar dan andun melanjutkan memasak, dia juga harus mandi pagi sebelum suaminya selesai olah raga.

__ADS_1


"wah sayang wangi banget masakannya perutku jadi terasa lapar mencium aroma masakanmu. " kata david yang sudah selesai berolahraga


"sarapan yang aku sudah memasak untukmu cumi saos tiram dan oseng oseng sayur kangkung. " kata andin


"mantap." david langsung duduk di meja makan untuk sarapan


"yang nanti siang aku ada panggilan dan komandan syahid ingin bertemu dengan ku. " kata david


" siang jam berapa.?" tanya andin


"jam dua kemungkinan aku pulang malam. " kata david


karena david mengikuti andin di bandung jadi dia meminta pindah kerja sekarang daud bekerja di bandung.


sebagai abdi negara dia juga harus memikirkan keluarganya dan david memang baru saja pindah kerja karena keadaan andin yang sudah hamil tidak memungkinkan dia bolak balik jakarta-bali.


***


Di rumah rista yang ramai karena si kembar selalu aktif dalam bermain, walaupun mereka selalu berebutan mainan tapi hal itu membuat rista ekstra sabar.


Begitu juga para pengasuh mereka selalu telaten memperlakukan angkasa, bintang dan anggun seperti anak mereka.


walaupun dua diantara pengasuh mereka belum menikah tapi mereka sangat profesional karena mungkin sudah di bina sebaik mungkin oleh yayasan.


karena angkasa merebut mainan bintang, sebuah bis tayo sedangkan punya angkasa adalah bis warna merah.


bintang menangis karena bis kesukaannya di ambil angkasa, sekarang bintang juga angkasa sekarang sedang tarik tarikan tayo.


setelah mendapatkan kembali mainan bisnya gantian angkasa yang menangis, karena menangis akhirnya meli membawa angkasa masuk ke kamar.


tinggal anggun dan bintang yang sedang bermain dengan mainan kesayangan mereka.


rista yang mendengar tangisan anaknya pun keluar dari ruang kerjanya, melihat kearah bintang dan anggun bermain di ruang tengah.


"sepertinya tadi angkasa yang menangis." kata rista dalam hati


rista ke kamar angkasa melihat apa anaknya itu masih menangis, di bukanya pintu kamar dan terlihat bibi memberikan susu kepada angkasa yang sedang memejamkan mata sambil ngedot.


"kenapa meli kudengar tadi angkasa menangis.?" tanya rista


"biasa bu angkasa dan bintang berebutan mainan," kata meli

__ADS_1


"begitu rupanya, nanti jika angkasa sudah terlelap minta bintang juga anggun tidur siang mel. " kata rista pergi meninggalkan kamar anaknya.


"baik." kata meli


rista sedang sibuk membuatkan desain baju untuk langganannya, masih dua bulan lagi tapi tentu saja rista sudah harus menyiapkan beberapa selainnya.


karena kadang satu tidak cocok dengan sekiranya makanya harus membuatkan beberapa contoh agar mereka bisa memilih.


drrrt... drtttt... suara ponsel rista berbunyi lalu dia mengangkat panggilan itu.


"assalamualaikum ma," kata rista


"waalaikumsalam sayang, bagaimana keadaanmu.?" tanya rinda krpada putrinya


"baik ma." kata rista


"sayang, abangmu bayu sekeluarga akan pindah ke rumah mama, kamu tahu kan jika abangmu sedang kesulitan dalam keuangan karena usahanya bangkrut." kata rinda


"ya ma Kak bayu kemarin sudah menelfonku, aku senang jika dia bisa menetap bersama kita. " kata rista


"mama senang kamu tidak keberatan. " kata rinda


"kenapa harus keberatan, dia kakak ku dan lagian ayunda juga sudah tinggal di apartemen.


"benar mama sekarang merasa kesepian karena almira sudah sibuk kuliah dan fandi juga sering tidak pulang karena dia juga sudah memiliki apartemen. " kata rinda


syukurlah jika bang bayu bisa menemani mama sekarang, rumah akan menjadi ramai dan mama ada temannya." kata rista


setelah mengobrol dengan mamanya di telefon rista kembali bekerja dan meminta bibi membuatkan kopi.


siang ini rio tidak menelfon rista seperti biasanya karena dia sedang menghadiri rapat tahunan di kantornya.


rista kembali fokus pada kerjaannya, sebelum anak anaknya bangun tidur siang.


biasanya jika bangun tidur siang rista bermain dengan anak anaknya, membawa mereka ke belakang rumah.


mereka akan melihat kolam ikan dan bermain lari larian di belakang, karena di belakang rumah ada juga permainan buat mereka seperti taman bermain.


karena memang rio membeli tanah yang luas dan membuat berbagai macam tempat seperti saung di pinggir kolam renang yang kolam renangnya sendiri berbeda dengan milik orang lain.


banyak pohon dan tanaman di taman, juga ada tempat untuk bersantai karena tempat itu sangat rindang di tutup pohon mangga yang tinggi.

__ADS_1


rio memang membuat rumah yang nyaman untuk keluarga nya, dengan begitu akan membuat anak dan istrinya betah di rumah.


__ADS_2