
"sayang aku tahu dinda dahulu berbuat tidak baik padamu, tapi dengan begitu kita akhirnya bisa bersamakan. sekarang mungkin dia sudah menyadari kesalahannya dan membutuhkan pertolongan seperti yang dia katakan. " kata rista menyakinkan suaminya
"lalu apa aku harus menemuinya.? aku malas, bagaimana jika kamu saja yang menemui wanita itu.' kata rio
"dia perlunya sama kamu bukan aku, bawa Leo saja jika takut. " kata rista
"takut. aku tidak takut, aku malas. " sanggah rio
"iya malas." kata rista tersenyum
"meledek ya... sekarang terima hukumanmu." kata rio yang langsung menghujami ciuman pada rista
setelah pergulatan panas ronde kedua rista kelelahan dan terlelap tidur dalam pelukan suaminya.
tapi rio masih belum memejamkan mata, memikirkan perkataan istrinya tadi mungkin dinda kini sudah berubah tapi masih ada keraguan, "benarkah bisa berubah seorang seperti Dinda."
rio mengirimkan pesan pada asistenya untuk membuat janji kepada dinda bagaimanapun dia harus menolong jika ada yang meminta pertolongan itulah yang di fikirkan rio.
melihat istrinya tertidur lelap dan pastinya juga lelah membuat rio merasa kasihan pada istrinya, tadinya dia hanya akan mencumbu istrinya saja tapi malah kebablasan karena seketika adik di bawahnya langsung ON sehingga tidak bisa di elak lagi.
rio memberikan kecupan kepada istrinya lalu membaringkan tubuhnya dan memeluk istrinya yang sudah dalam buaian mimpi indah.
***
"cantik boleh minta no ponselnya." kata seorang pria mengoda dinda di meja kasirnya
Dinda hanya tersenyum saat mendengar rayuan pria itu karena baginya di katakan cantik sudah biasa dia dengar.
sudah seminggu dinda bekerja sebagai kasir dan mendadak kafe menjadi ramai saat dinda yang menjadi kasir.
wajah dinda memang menjadi daya tarik untuk pelanggan yang datang dan tempat kasir menjadi pusat perhatian mereka.
walau dinda hanya tersenyum membuat pria menjadi penasaran dan datang lagi dan lagi ke kafe tempat dia bekerja.
pemilik kafe tersenyum setiap hari karena meningkatnya omset dan pelanggan yang datang di tempatnya.
Semua karena kasir barunya yang mempunyai paras cantik memiliki magnet tersendiri, hendrik merasa beruntung dan tidak rugi menerima dinda sebagai kasir di kafenya.
__ADS_1
"dinda nanti kita makan bersama dan juga kalian semua aku yang traktir." kata hendrik kepada semua karyawannya.
wajah bahagia karena mendapat traktiran dari bos mereka terlihat jelas pada semua karyawan malam ini.
kafe akan tutup lebih awal karena mereka semua akan makan bersama di restoran dan hendrik sudah memesankan tempat.
"dinda berkat kamu akhirnya bos yang selalu bersikap dingin itu mengajak kita makan makan dan ini pertama kalinya loh." kata teman dinda
"benarkah,berarti rezeki ku dan aku senang. " kata di nda dengar senyum di wajahnya
bagi dinda yang penting mereka senang dan tidak menjauhinya itu sudah cukup baginya, karena biasanya sesama karyawan juga ada yang menyimpan iri dan dengki.
di restoran tempat dinda makan mLam bersama teman teman dan bosnya, dinda menjalin sebuah pertemanan yang di mana tidak pernah dia lakukan.
dulu dinda adalah seorang pemilih dan untuk itu dia tidak memiliki banyak teman selain pemilih Dinda juga tidak ingin banyak teman yang mengetahui siapa dia Sebenarnya.
sekarang dunia dinda sudah berubah dia senang mendapatkan banyak teman dan sepertinya mereka tulus berteman dan dinda tidak perlu berpura pura kaya dan mempunyai banyak uang seperti yang dia lakukan dahulu..
apa adanya dan bahagia inilah yang dinda rasakan sekarang tanpa mempunyai uang banyak tapi dinda merasa dirinya bahagia.
jika tahu bahagia itu sederhana dinda tidak akan terjerumus dengan hal hal yang merugikan, sekarang dinda akan hidup dengan benar dan mencari uang yang lebih halal.
senang sudah pasti, hanya rio yang bisa membantunya dan dia akan berterimakasih sepenuh hati jika benar rio mau membantunya.
"baik saya akan ke kantor lusa nanti." kata dinda membalas pesan leo
"din ayo aku antar pulang," kata hendrik
"pak saya pulang sama yang lain dan kebetulan kos an saya sama dengan ika." tolak dinda halus
"baiklah kalau begitu saya duluan." kata generik lalu berjalan menuju mobilnya
"Kak dinda kenapa menolak ajakan pak hendrik.?" tanya ika
"aku ingin bersama kalian saja dan ini lebih menyenangkan." kata dinda
Ika dan teman yang lain. merasa heran dengan dinda seperti seorang yang tidak pernah mempunyai teman saja.
__ADS_1
Dinda sudah sampai di kantor rio dan dia sudah duduk di ruang tunggu karena rio belum datang dan dinda sengaja datang pagi karena memang leo mengatakan jika siang nanti rio akan ada janji.
setengah jam kemudian rio datang bersama Leo berjalan di belakangnya, melihat ada Dinda Leo langsung menghampiri dan membawanya keriangan rio.
seperti kata rio jika ingin leo menemaninya saat dinda menemuinya dan meminta leo berada di sekitarnya.
"apa yang bisa aku bantu dinda." kata rio to the poin
"rio sebenarnya aku malu meminta bantuan dari mu tapi tidak ada lagi orang yang aku kenal selain kamu, aku sakit dan, "kata dinda ragu mengatakan
"berapa." kata rio
"aku tidak tahu berapa biaya operasinya tapi aku ingin kamu membantuku." kata dinda
"leo." kata rio
"ya pak saya mengerti, mari bu dinda ikut saya." kata leo
dinda di bawa leo keruangannya dan menanyakan segala sesuatu yang di perlukan dan rio akan membantu biaya operasi dinda.
"ternyata benar dinda sedang butuh biaya, beruntung aku menceritakan kepada rista, jika bukan karena rista aku enggan bertemu dinda." kata rio dalam hatinya
leo masuk keruangan rio melaporkan jika dinda akan mendapatkan jadwal operasi seminggu lagi dan semua sudah di urus oleh leo.
tentu saja biaya operasi dinda memakai uang pribadi rio dan semua sudah di bicarakan kepada rista.
"pak kata bu dinda dia mengucapkan banyak terimakasih dan biaya rumah sakit akan di kembalikan kelak." lapor leo
melihat atasannya tidak begitu merespon apa yang di katakannya, leo akhirnya meninggalkan. rio di ruangannya dan keluar dari ruangan rio.
"mungkin lain kali aku akan mengatakan kepada pak rio bagaimana kehidupan dinda sekarang. " pikir leo
leo sama sama berasal dari bali sama seperti dinda dia tahu kehidupan dinda dahulu, karena leo sudah lama mengikuti rio.
sayang sekali wanita cantik seperti dinda memilih jalan yang salah dan sekarang dia sedang dalam kesusahan.
"apa dia tidak memiliki tabungan padahal dia menjadi simpanan seorang pengusaha dan dia juga bekerja menjadi wanita plus plus kelas atas, kasihan sekali hidupnya. " kata Leo
__ADS_1
Leo berjalan menuju pantri dan membuat minuman kesukaannya sebelum melanjutkan pekerjaannya.