
Satu ruangan kosong di rumah nya telah di sulap menjadi sangat indah untuk dilihat dari setiap sudutnya, bagaimana tidak reyhan menyuruh sang asisten nya meminta ruangan iti untuk di dekor di buat seakan-akan lagi di restoran seperti pasangan kekasih yang lagi dinner.
Waktu satu jam yang di minta reyhan untuk anton menyelesaikan semuanya. Dari meja yang di penuhi makanan-makanan enak, minuman, dan ada beberapa cake yang tersedia di sana.
Anton rasanya ingin melempar reyhan ke dasar jurang tapi menginggat ia akan mendapatkan bonus yang besar setelah menyelesaikan pekerjaan nya, ia hanya bisa menyemangati dirinya sendiri.
Semangat 45, ingat bonus. Batinnya berucap.
Reyhan yang ingin meminta maaf tapi gengsi untuk mengatakan nya.
Kefikiran itulah yang di rasakan reyhan dalam fikiran bertanya-tanya, bagaimana ini tina kekasihnya, kalau marah pun ia langsung beri kebebasan untuk shopping atau liburan kemana pun dia mau.
Tapi bella berbeda di tambah ia yang selalu bersama sedikit banyak mengetahui sifat bella.
Reyhan yang bodoh, meminta solusi pada sih mbah gogle.
Tapi ide-ide gila yang banyak muncul di layar handphone nya.
Ada yang mengatakan memberi ruang untuk menenangkan pikiran, bagaimana orang marah bisa di diamkan, bukan kah itu hanya memperburuk suasana. Seperti itulah fikir reyhan.
Sebenarnya ada dua ide yang masih bisa di terima reyhan.
Yang pertama memberi hadiah, tapi ia binggung ingin memberi apa, apalagi dia tidak pernah memberikan sesuatu untuk orang lain, ia bisa nya hanya memberikan uang berapa pun yang mereka pinta.
Sakit sekali kepala ku memikirkan ini.
Nah ini seperti nya bagus juga, makan malam romantis atau yang lebih di kenal oleh para pemuda pemudi.
Dinner, satu kata inilah yang paling bagus menurut reyhan untuk mengembalikan mood bella.
Ia langsung menghubungi sang asisten yang sigap kapan pun ia butuhkan yang meskipun harus di iming-imingi oleh bonus tapi tak apa kan sesuai juga dengan pekerjaan nya.
Bagi reyhan berapa pun uangnya akan ia keluarkan asal sesuai dengan keinginan nya.
Tak lupa ia meminta anton untuk membelikan satu buah gaun untuk di pakai bella nanti nya.
Rencana yang sudah matang, reyhan langsung memasuki kamar nya untuk memberikan gaun yang di bawa.
__ADS_1
"Bel, pakai lah gaun ini, aku mau memberikan surprise untuk mu." Kata reyhan sambil menyerahkan gaun nya.
"Terima kasih mas." Balas bella apa adanya.
Apalagi yang ingin di lakukan mas reyhan, apa tidak bisa membiarkan aku sendirian, pakek mau memberikan kejutan segala, "apa dia menyadari kalau aku lagi nggak mood mangkanya dia memberikan aku hadiah." Tanya bella dalam hatinya.
Reyhan yang ingin tampil sempurna karena mengingat petuah dari anton untuk membuat momen ini spesial mengikuti perkataan sang asisten, salah satunya mengunakan pakaian yang sedikit formal untuk menyeimbangi gaun yang akan di pakai bella nanti nya.
Reyhan dan bella sudah siap, lalu reyhan meminta bella untuk membuka satu ruangan yang sudah di dekor sedemikian rupa cantik nya.
Ceklek..
Pintu di buka sempurna, bella membalikkan tubuhnya menghadap reyhan.
"Mas, apakah semua ini kamu yang menyiapkan nya?" Tanya bella dengan terharu.
"Bukan aku yang menyiapkan nya tapi anton." Balas reyhan yang kembali merusak mood bella.
Bilang iya aja susah banget, tapi tak apalah kalau nggak di suruh mas reyhan mana mau anton menyiapkan ini semua untuk ku. Batin bella.
"Baguslah kalau kamu senang, tidak sia-sia aku menghabiskan uangku untuk ini semua." Balas reyhan.
"Is kamu ini perhitungan banget." Kesal bella.
"Bukan nya begitu, kok bahas masalah begini, ayo duduk lah jangan merusak suasana ruangan disini." Ajak reyhan sambil mengandeng tangan istrinya untuk duduk di kursi yang ada.
"Mas bisa romantis juga ya." Goda bella sambil menyuil dagu suami nya.
Di saat yang bersamaan datang lah satu orang dengan memainkan biola nya dengan bunyi yang merdu.
"Ayo mas kita dansa." Ajak bella sambil mengulurkan tangan nya.
"Ayo." Balas reyhan yang langsung menyambut uluran tangan istrinya.
Bella langsung inisiatif mengalungkan kedua tangan nya di leher reyhan, tidak susah bagi bella di karnakan ia telah memakai hels yang cukup tinggi untuk mengimbangi suami nya.
Tidak lucu bukan memakai gaun yang panjang nya pas selutut tetapi memakai sendal rumahan, makanya bella memadukan dengan hels yang tinggi untuk menunjang penampilan nya yang terlihat elegan.
__ADS_1
Dres berwarna pink selutut sangat pas di tubuhnya seakan reyhan sudah tahu ukuran tubuh bella padahal kenyataan nya mereka tidak sedekat itu.
Acara dansa nya berjalan dengan cukup baik reyhan yang bisa mengimbangi langkah kaki bella tak lupa tangan yang di sematkan di pinggang ramping istri nya.
Terkadang bella berputar-putar mengikuti alunan biola yang di mainkan, tubuhnya yang tidak terlalu besar membuat ia lincah di tambah reyhan yang seperti nya menikmati dansa mereka berdua.
Di rasa pemain biola nya akan berakhir bella langsung mencuri ciuaman di bibir suami nya.
Cup
Hanya menempel berapa detik, permainan biola nya selesai.
Bella langsung mengelap keringat yang bermunculan dari kening nya, lalu berjalan terlebih dulu meninggalkan reyhan dengan muka terkejutnya.
Reyhan yang sudah sadar lantas mengusir orang tersebut, dia pun pamit undur dari sana ya yang sudah melihat aksi bella tadi.
Bella pura-pura tidak tahu apa yang dia lakukan tadi, memanggil reyhan untuk menyuruh nya ikut duduk di depan bella.
"Sini mas, ngapain benggong di sana." Kata bella dengan memasang tampang polosnya.
Khemm, untuk menetral dirinya sendiri.
Reyhan yang melihat bella biasa saja, hanya mendengus kesal, karena dia hampir terbawa suasana, bella menyudahinya.
Untung saja masih bisa aku tahan kalau aku balas tadi bisa pede tu bella nya.
Reyhan dan bella menyantap makanan yang tersaji di sana dengan lahap mungkin efek dansa yang mereka lakukan tadi memakan waktu yang cukup lama.
Beberapa makanan disana hampir di habiskan mereka berdua, kalau ada yang melihat mereka pasti mereka mengira sudah tidak makan berapa bulan.
"Aku minta maaf kalau perkataan ku menyakiti mu bukan nya di sengaja, aku sudah terbiasa ceplos begitu pada orang lain, harap di mengerti saja bel." Ungkap reyhan setelah keheningan melanda sehabis acara makan tadi.
"Iya mas, aku juga minta maaf mungkin sifat ku masih ke kanak-kanakan dan sedikit cengeng." Balas bella.
"Jadi kita sudah baikan nih." Goda reyhan.
"Iya mas." Balas bella sambil menganggukan kepala nya.
__ADS_1