Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Tantangan


__ADS_3

Reyhan dengan gaya sombong nya karena bella yang bilang kalau ia hebat, bella hanya memutar bola mata nya dengan malas.


"Ayo mas jangan terus mendongak turun kan ke bawah pandangan nya." Ejek bella karena merasa jengah.


"Kamu ini tadi menyanjung ku dan sekarang mau mengejek ku." Ucap reyhan dengan nada kesal nya.


"Bukan begitu mas, ah susah deh kalau mau di jelasin nya." Balas bella yang tidak mau membahas nya.


"Tinggal bilang aja susah amat." Jawab reyhan yang tidak mau di buat penasaran.


"Aku tadi sebenar nya mengejek mas, bukan menyanjung, mas nya aja ke gr an." Terang bella dengan singkat, padat, dan jelas nya.


"Aku merajuk nih." Balas reyhan dengan wajah yang pura-pura cemberut.


"Ya udah tinggal merajuk aja kok mau bilang sih mas." Goda bella sambil menaik turun kan alis nya.


"Is kamu ini bukan nya di rayu malah di suruh." Ucap reyhan dengan nada merajuk nya.


"Ya kan aku benar mas, masa salah lagi sih." Balas bella dengan memasang wajah polos nya.


"Sudah ah mending kita cabut aja dari sini." Kata reyhan yang ingin beranjak dari sana, berlalu pergi dari hadapan bella.


Bella yang melihat itu menahan tangan reyhan agar tidak meninggalkan nya di sana, ya meskipun bella tahu reyhan hanya berpura-pura tapi bella hanya antisipasi siapa tahu benar-benar reyhan meninggalkan di sana, kan nggak lucu, begitulah fikif bella.


Reyhan yang melihat tangan nya di tahan bella menarik sudut bibir nya ke atas tapi tidak kelihatan oleh bella, karena reyhan membelakangi istri nya itu.

__ADS_1


Kan benar tebakan ku kamu tidak akan tinggal diam kalau aku benar-benar pergi dari sini, mau pulang sama siapa kamu nanti, ucap reyhan dalam hati nya dengan perasaan senang.


Entah lah kenapa mood nya selalu baik kalau berdekatan dengan istri nya tingkah bella yang apa adanya tidak jaim sama sekali kepada dirinya seperti kebanyakan wanita di luar sana yang bertingkah apa saja untuk mendekati nya.


Kebetulan sekali tina sang kekasih nya bisa mengatasi wanita-wanita yang ingin mengejar-ngejar dirinya, semua wanita mundur teratur karena selalu mendapat ancaman dari tina, dengan wajah yang serius dan yanh mendengar nya bergedik ngeri karena merasa takut akan ancaman yang tidak main-main itu.


Siapa sih yang tidak ingin menjadi istri dari reyhan sudah tampan, baik mapan tidak akan ada wanita yang berani menolak nya.


Hidup yang bergelimbangan harta yang di rasakan tina itu sudah pasti karena campur tangan nya reyhan, tidak mungkin bisa dia terkenal seperti sekarang ini kalau tidak ada yang mendukung plus nya harus ada uang tentunya baru bisa menjadi terkenal sekarang ini, banyak fans juga yang mendukung dirinya membuat ia semakin tamak dengan kehidupan yang mewah tidak ada kepuasan dalam dirinya.


Reyhan hanya bisa berdoa yang terbaik bagaimana ke depan nya nanti, masih bertahan bersama istri nya sekarang ini atau menjadi duda dan menikah kekasih nya itu, tina.


Aku tidak tahu mas sudah adakah perasaan cinta itu di hati mu atau kamu masih berharap adanya perceraian di antara kita nanti nya, tapi aku bisa pastikan sampai batas waktu nya nanti, aku masih mengharap kan cinta suami ku sendiri, yaitu kamu mas reyhan. Ucap bella dalam hatinya.


Mereka berdua sama-sama berharap yang baik akan bagaimana ke depan nya hubungan yang di landasi dengan kata perjodohan memang terbilang begitu rumit bagi kedua orang asing yang menjalani nya di tambah dari salah satu mereka ada yang mempunyai kekasih jadi sulit untuk bagaimana mengungkap dengan kata-kata.


"Ayo kita nggak usah main ayunan lagi, kasian orang lain juga mau menaikinya." Ajak reyhan kepada bella agar mau beranjak pergi dari sana.


"Hm mas aku kan belum puas main ayunan." Balas bella dengan muka cemberut nya.


"Nggak usah monyong-monyong begitu, apa mau aku cium di sini." Goda reyhan agar bella tidak menekuk wajah nya lagi.


Sontak saja bella menutup mulut nya karena merasa takut akan ancaman suami nya, padahal jelas-jelas bella tahu itu hanya omong saja karena hubungan suami istri mereka berdua tidak seperti pasangan normal lain nya.


Bahkan malam pertama mereka terlewatkan begitu saja sampai detik ini juga baik dari reyhan maupun bella sama-sama belum ada yang ingin memulai nya hanya hidup berdua di satu atap yang sama dan kasur yang sama.

__ADS_1


Entah karena hastrat dari dalam diri mereka yang tidak ada, atau untuk jaga-jaga ke depan nya agar tidak terikat satu sama lain.


Hanya peluk cium saja itupun bella duluan yang memulai nya, tidak ada interaksi yang intim selama mereka jadi pasangan suami istri.


Banyak orang yang tidak percaya untuk jangka waktu yang cukup lama tapi belum melakukan nya tapi itulah yang terjadi pada mereka berdua hanya status saja yang mengikat nya, itupun tidak akan menjalin hubungan tersebut hanya lima bulan sesuai kesepakan yang di buat bella dan di sambut baik tentunya oleh reyhan.


Entah reyhan menyesali kesepakatan nya itu atau menari untuk kegagalan dalam hubungan rumah tangga nya, jika bella berhasil meluluhkan hati nya nanti, tangisan atau tertawa dua kata itulah yang akan menanti dia di saat-saat perpisahan itu terjadi.


"Coba aja kalau kamu berani mas." Tantang bella yang mendekat ke arah reyhan.


Reyhan yang salah tingkah akan tindakan bella lantas memundarkan tubuh nya ke belakang dan membuang pandangan nya ke sembarang arah.


"Kalau nggak berani melakukan nya nggak usah bilang begitu." Sambung bella dengan menjulurkan lidah nya mengejek reyhan yang nampak memandang nya dengan tatapan yang sulit di tebak.


Sial bisa-bisa nya dia meremehkan aku, tidak tahu apa aku bisa saja melakukan apapun padanya tapi aku masih bisa menahan nya, eh malah dia nantang begitu, tidak masalah juga kami kan suami istri ya meskipun ada rasa malu kalau di lihat orang sekitar, tapi tidak apa untuk membungkam mulut bella aku kan melakukan nya ya meskipun harus menahan malu tentu nya. Ucap reyhan dalam hati nya dengan sedikit rasa kesal nya karena merasa tertantang karena ucapan istri nya tadi.


Reyhan langsung mendekat.


Cup.


Sekilas bibir reyhan ia tempelkan pada bibir istri nya sendiri.


Bella yang merasakan bibir suami nya menempel tepat sempurna di atas bibir nya membuat tubuh nya mematung sejenak.


Dia tidak menyangka reyhan akan melakukan itu kepadanya padahal dia hanya bercanda dan reyhan benar-benar mencium nya di tempat umum seperti ini.

__ADS_1


"Mas." Panggil bella dengan wajah syok nya.


__ADS_2