Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Ayunan


__ADS_3

"Mas jalan-jalan lagi yuk, kan masih jam delapan." Ajak bella kepada suami nya.


"Ayo kita keliling-keliling dulu kalau ada tempat yang kamu inginkan baru kita mampir, ok." Balas reyhan yang fokus menyetir memperlambak laju jalan si black.


Perjalanan yang menyenangkan berboncengan dengan pasangan yang sudah halal, bella yang tidak mau kalah saing dengan para-para remaja yang masih abg berpegian dengan memeluk pinggang si pria sambil tersenyum bahagia.


Begitu juga dengan bella ia memeluk reyhan dengan erat sambil menyenderkan tubuhnya ke belakang punggung suami nya sendiri yang lagi fokus ke depan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan mereka berdua.


"Mas lihat deh kayaknya taman itu bagus deh, lumayan banyak juga orang yang ada di sana mas." Ucap bella sambil menunjuk taman tersebut.


"Mau ke taman langsung atau mampir ke supermarket dulu?" Tanya reyhan sambil menunjuk pusat perbelanjaan yang ada dekat mereka berdua.


"Ke supermarket dulu deh mas, mau beli minum juga sudah kering tengorokan aku mas, sekalian juga kalau mas ada yang mau di beli." Jawab bella sambil turun dari motor.


Karena reyhan sudah memparkirkan motornya di supermarket itu, reyhan sudah menebak kalau bella akan mampir terlebih dulu baru ke taman yang dia tunjuk tadi.


Reyhan dan bella melepaskan helm mereka lalu masuk ke dalam.


"Mas ini keranjang kita satuin aja ya belanjaan nya, pilih-pilih aja mas siapa tahu ada yang mas bau beli atau suka gitu." Jelas bella sambil menunjukkan keranjang yang dia tenteng.


"Iya-iya bawel banget sih." Balas reyhan yang mengekor di belakang bella.


"Kan cuman ngasih tahu mas." Jawab bella apa adanya.


"Emang mau beli sebanyak apa, pakek keranjang segala." Kata reyhan yang melihat keranjang bella masih kosong padahal mereka sudah sepuluh menit memasuki supermarket itu.


"Ini juga lagi milih-milih mas." Balas bella tanpa menatap suami nya.


"Ohh, iya cepetan ambil yang kamu suka, aku yang bayari." Ucap reyhan yang di tunggu bella sedari tadi.


"Eh benaran ya mas." Jawab bella yang memastikan ucapan suami nya itu.


"Benaran, mangkanya cepatan ke buru malam lagi, ntar sudah sepi taman nya." Terang reyhan karena tidak ingin berlama-lama di sana.


"Siap pak bos, laksanakan." Balas bella dengan semangat 45 nya.


Reyhan hanya mampu geleng-geleng kepala saja melihat tingkah konyol bella yang membentuk tangan nya tanda hormat kepada dirinya itu.

__ADS_1


"Ada-ada aja." Kata reyhan sambil tersenyum.


Bella yang senang karena mendapatkan makanan yang gratis lalu memasukkan banyak makanan ringan sekalian untuk stok mereka di rumah.


Tak berbeda jauh dari makanan, begitu juga minuman kaleng dan beberapa susu ia masukkan keranjang serta yakult tentunya untuk kesehatan usus tentunya.


Tapi sebelum memasukkan semuanya bella melihat terlebih dulu expired kalau sudah dekat ia tidak jadi beli tetapi kalau jarak waktunya terbilang cukup lama ia akan masukkan ke dalam keranjang nya.


Sudah satu keranjang terisi penuh baik dari reyhan maupun bella yang memasukkan makanan dan minuman di dalam keranjang mereka berdua.


Setelah di rasa sudah cukup bella yang mengantri tak lupa ia meminta kartu atm nya ke suaminya itu.


"Mas, mana uang nya?" Tanya bella sambil menatap wajah reyhan.


"Pakai saja kartu ini pin nya 123456." Balas reyhan yang sedikit berbisik saat menyebutkan pin nya.


"Astaga jantungku tenang dulu, jangan seperti orang tawuran, dia hanya mau ngasih tahu pin nya bukan mau di dekat mu ok." Ucap bella yang mampu berkata di dalam hati nya.


Setelah berbisik itu reyhan langsung menjauhkan tubuhnya dari bella dan berlalu pergi keluar menunggu di motor nya selesai bella membayar belanjaan itu.


Tak lama hanya beberapa orang di depan nya setelah itu giliran bella yang membayar.


"Sudah selesai mas." Ucap bella setelah sampai di dekat reyhan.


"Ok kita lanjut ya." Balas reyhan yang langsung sigap mengambil kantong kresek itu untuk di taruh di box motor nya.


"Untung saja motor ini ada box nya kalau tidak mana bisa membawa ini semua." Kata bella yang lupa kalau ia membawa motor bukan mobil seperti biasanya.


"Mas jadikan kita ke taman." Kata bella memastikan karena takut reyhan tidak menginggat nya.


"Jadi bel, tapi kita harus putar balik dulu karena taman nya ada di seberang." Balas reyhan dengan teriak karena sudah menambah kecepatan motor nya itu.


"Siap mas kalau begitu." Jawab bella yang memeluk tubuh reyhan dengan erat.


Reyhan langsung memarkirkan motor nya di sana dan di ikuti bella yang langsung turun.


Mereka yang melihat ada ayunan yang kosong lantas bella berlari karena takut di rebut oleh orang lain.

__ADS_1


"Mau kemana sih itu anak, kacak bocah aja lari-lari begitu." Ucap reyhan dalam hati nya.


Tubuh bella yang ramping dengan postur tubuh yang ideal tak lupa pakaian yang melekat di tubuhnya yang membentuk badan bella dengan pres tidak ada kelonggaran dari pakaian nya itu.


Jadi tidak menyebabkan tubuhnya kelihatan gendut.


"Ayo cepetan ke sini mas." Kata bella yang sudah duduk di ayunan.


"Takut banget ya di duduki sama orang lain." Balas reyhan yang sudah duduk di samping bella.


Mereka mengayun-ayunkan kaki nya agar ayunan itu mengayun lebih kencang.


Rambut bella yang tergerai begitu saja tidak di kuncir membuat beberapa helai rambutnya menutupi sebagian wajah nya.


Reyhan yang risih melihat nya membenarkan helaian rambut bella ke balik telinga istri nya itu.


Salting, itulah yang mengambarkan bahasa tubuh bella yang dia rasakan sekarang ini, perhatian yang kecil mampu mengetarkan hati nya entah lah ia menganggap nya apa tapi satu hal yang ia inginkan memberhentikan waktu agar lebih lama bisa berada di momen yang dia inginkan selama ini.


"Rambut mu ikat saja, apa tidak risih rambut mu menutupi wajah mu seperti tadi." Kata reyhan yang menyadarkan bella dari lamunan yang membuat dia tersenyum senang seperti tadi.


"Angin nya yang salah mas, kenapa juga harus ke kita kan bukan salah rambuy nya." Balas bella sambil cemberut, karena reyhan yang menganggu khayalan nya tadi.


"Kok nyalahi angin sih, mana sini aku ikat rambut mu." Jawab reyhan yang langsung mendekat ke arah bella.


"Emang mas ada kuncit nya?" Tanya bella yang langsung membelakangi reyhan.


"Mana ada aku kuncit kamu ini ada-ada aja." Balas reyhan sambil menggeleng-gelengkan kepala nya atas pertanyaan bella yang menurut nya lucu itu.


"Kirain kan ada mas."


"Mana sini ikat rambut nya, ini udah rapi." Minta reyhan pada istri nya itu.


"Ini mas." Balas bella sambil mengasih kuncit nya pada reyhan.


Reyhan langsung mengikat satu rambut bella.


"Kok kamu bisa sih mas?" Tanya bella karena melihat reyhan seperti nya sudah biasa.

__ADS_1


"Masalah itu mah gampang, kan tinggal gabungi lalu ikat beres deh." Balas reyhan dengan muka sombong nya.


"Iya deh kan mas hebat." Jawab bella dengan memutar bola mata nya dengan malas.


__ADS_2