Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Tenaga dalam


__ADS_3

"Apaan sih pah nggak jelas banget sih pah." Protes reyhan kala mendengar gumaman papanya yang mengatakan ia lagi demam.


Padahal papanya itu sudah sangat tahu dan jelas bagaimana kondisi tubuhnya saat ini karena hampir seharian mereka bersama tidak mungkin juga tidak tahu begitulah fikir reyhan saat ini.


"Aku bicara begini papa bilang sakit aku bilang begitu salah jadi rey harus bagaimana pah." Balas reyhan dengan ekspresi wajah yang melawak saat melihat papanya itu.


Papa reyhan yang mengetahui watak anaknya yang terkadang sedikit aneh dan terkadang menghibur seperti sekarang ini.


Bisa menjadikan dirinya dan tentu istrinya ini awet muda pastinya karena tertawa terus setiap mereka sedang berkumpul.


Tidak hanya rey saja yang seperti ini keduanya juga kerap sama seperti anaknya suka bercanda dan saling menghibur satu sama lainnya.


Keluarga yang di inginkan setiap orang pastinya ada suka cita di dalam rumah itu sudah pasti menjadi harapan semua orang yang berada di luar sana.

__ADS_1


Yang tidak mendapatkan kasih sayang curahan dari orangtua nya dan juga tidak menemukan kedamaian dan kebersamaan jika sedang berkumpul malah seperti orang asing yang tidak mengenal satu sama lainnya.


Tapi harus tetap bersyukur meskipun begitu masih lengkap kedua orangtua nya karena banyak juga yang tidak tahu seperti apa wajah orangtua mereka yang telah membuat dirinya ada di dunia kejam ini.


Jangankan untuk merasakan pelukan hangat yang di nantikan setiap pulang ke rumah bentuk rupa wajahnya seperti apa juga tidak tahu.


Hanya bisa memandang foto yang telah usang terkikis oleh waktu yang sudah bertahun-tahun di lewatinya semasa ia hidup di dunia ini pastinya.


"Mulai kan kembali lagi tingkah aneh dalam diri kamu rey." Jawab papa reyhan yang sedang menatap ke arah anaknya itu.


"Kamu ini giliran sudah tahu aja mau main tinggal." Protes papa rey sambil memukul pelan kepala anaknya itu.


Reyhan tidak merasakan sakit sama sekali tentunya karena papanya tadi hanya sedikit bercanda namanya laki-laki ya bisa di toleransi lah.

__ADS_1


Tapi kalau perempuan sudah lain cerita jadinya pasti sesudah dari itu ada percecokan adu mulut dari keduanya yang tidak ada kesudahan.


Meskipun sudah menghabiskan waktu berjam-jam hanya dengan berdebat saja di antara keduanya ini.


Tetapi jika ada orang lain yang melihatnya mereka hanya menjadi penonton saja itu sudah pasti jarang-jarang fikir mereka yang menyaksikannya secara live di depan mata pastinya.


Kalau sudah tidak bisa mengontrol kata-kata yang keluar dari mulut mereka masing-masing baru baku hantam semua jurus dan tenaga yang ada di dalam diri mereka di keluarkan semuanya.


Kalau kata orang itu tenaga dalam barulah di pisahkan oleh orang lain agar tidak membuat kerusakan benda-benda yang ada di sekitar mereka.


Dan salah satu di antara mereka yang ada di sana akan menjadi korban dari luapan emosi yang tidak dapat di kontrol itu.


"Ya udah ayo pah." Ajak reyhan.

__ADS_1


Yang tidak mau mengundur waktu lagi karena jika di teruskan maka akan memperlama mereka berdua sampai disana.


__ADS_2