Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Amarah daddy


__ADS_3

Mommy ara dan bella yang sedang berpelukan dan di selengi dengan air mata yang penuh haru melihat anaknya menderita sendirian tanpa membagi rasa sakitnya pada keluarga nya sendiri.


Itu adalah pendewasaan yang membuat mommy sendiri bangga memiliki anak seperti bella yang bisa menempatkan dirinya dimanapun ia berada.


Progres yang sangat baik untuk seorang bella yang masih muda di usianya sekarang ini tapi cara berfikirnya sudah seperti orang dewasa yang semestinya.


Beda hal nya dengan dua pria yang masih berada di posisi dan tempat yang sama setelah kepergian mommy ara dan juga bella dari sana tadi.


Daddy steve dan reyhan yang hanya berdua saja di ruang tamu itu membuat keduanya singkuh dan tidak tahu harus memulai darimana dan melakukan hal apa atau kegiatan apa yang harus mereka lakukan untuk menghentikan kecanggungan di antara mereka berdua.


Berbeda dengan mommy ara dan bella yang langsung klop satu sama lain karena mereka anak dan ibu serta kalau perempuan lagi berdua saja ada aja yang akan di ceritakan satu sama lainnya.


Kalau pria biasanya jarang ada obrolan yang tidak bermutu menurut mereka banyak kegiatan atau permainan saja yang akan dilakukan kalau lagi bersama-sama pastinya itulah yang sering terjadi.


Reyhan yang merasa bersalah kepada daddy karena telah memperlakukan bella dengan tidak baik selama menjadi istrinya.


Reyhan yang peka akan bisikan dari mertuanya itu langsung bisa paham kemana arah tujuan nya yang sebenarnya karena ia sudah menduga orangtua dari dirinya sendiri maupun bella sendiri pasti sudah mengetahui bagaimana rumah tangga yang ia jalani sekarang ini bersama istrinya saat ini.


"Dad, reyhan minta maaf karena telah mengecewakan semua orang." Ucap reyhan dengan menundukkan wajahnya ke bawah karena tidak berani menatap mata mertuanya itu.

__ADS_1


Meskipun daddy steve tidak pernah menunjukkan wajah datar dan arogan nya pada dirinya itu tetapi ia bisa memahami jauh di dalam hati daddy pasti ada kemarahan dan kebencian karena ulah nya yang telah menyakiti anak kesayangan nya itu.


Reyhan yang mengetahui bella anak tunggal itu sama seperti dirinya sendiri sudah pasti sangat dijaga oleh daddy maupun mommy agar tidak ada orang yang ingin menyakiti hati anak nya sebab itulah orangtua bella melarang keras dirinya untuk berpacaran dengan pria siapapun itu.


Tetapi ia lebih baik menikah kan bella langsung tanpa adanya pacar-pacaran lagi karena sudah banyak contoh orang bunuh diri atau menjadi prustasi lalu akhirnya gila karena kehilangan kewarasan yang ada pada dirinya sendiri.


Daddy steve membayangkan itu saja membuatnya bergedik ngeri apalah itu sampai terjadi pada anaknya ia tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya ia dan istrinya akan menjalani hari-hari tanpa bella di sisi mereka berdua.


"Kami sebenarnya sangat marah atas perbuatan dan perkataan kamu yang menyakiti anak daddy itu tetapi kami tidak bisa melampiaskan nya pada kamu sendiri karena kami menghargai keputusan yang bella buat yang masih ingin mempertahankan hubungan pernikahan kalian ini." Terang daddy yang menatap tajam ke arah reyhan.


"Angkat wajah kamu kalau lagi bicara sama daddy!" Perintah daddy yang tidak mau ada bantahan yang keluar dari mulut reyhan pastinya.


Mata reyhan langsung bertatap dengam mata daddy yang menahan amarah nya agar tidak meledak dak membuat kedua wanita yang ia sayangi itu tahu dan menjadi marah kepada dirinya daddy steve tidak menginginkan nya.


"Maaf dad reyhan tidak akan mengulanginya lagi." Itulah kata yang terucap dari mulut reyhan.


Rasa takut dan gugup yang lagi menguasai dirinya itu membuat ia tidak bisa berkata-kata lagi hanya kata itulah yang keluar secara refleks oleh dirinya yang lagi berhadapan langsung dengan daddy steve.


"Kami tidak akan ikut campur masalah rumah tangga kalian hanya saja kami mengawasi secara jauh jika kamu bertindak lebih jauh lagi kepada bella kami tak akan segan untuk mengambilnya kembali dari kamu." Ancam daddy steve.

__ADS_1


Yang bukan hanya sekedar menakuti reyhan saja tetapi benar adanya jika itu terjadi ia tak akan segan langsung membawa bella pergi sejauh mungkin sampai reyhan tidak akan bisa lagi menemukan bella kembali.


Reyhan yang mendengar itu serasa jantungnya berhenti berdetak seperti biasanya entahlah ia sendiri saja tidak tahu kenapa bisa terjadi karena dirinya yang tidak pernah berdekatan langsung sama perempuan lain kalau bukan sama tina itupun tina yang selalu mendekatinya duluan.


Perbedaan yang memang ia rasakan seperti keadaan hati yang sudah menjadi tenang dan damai setelah ia mengikhlaskan jalan takdirnya dengan menjadi seorang suami dari bella bukan dengan tina menghabiskan sisa hidupnya di umur yang sudah tua nanti.


"Baik dad, reyhan tidak akan mengulanginya bukan karena ancaman dari daddy tapi ini memang dari hati reyhan yang terdalam." Ungkap reyhan yang takut daddy steve salah faham lagi pada dirinya karena salah tangapan.


"Baguslah kalau begitu." Balas daddy dengan wajah pasrahnya karena ia yang tidak bisa ikut campur terlalu dalam tentang masalah ini.


Karena tadi sudah mendapatkan larangan dari istrinya yang harus menahan amarah meskipun ia sama seperti daddy yang juga marah tapi dia tidak mau membuat bella bertambah beban nya karena mereka yang ikut campur.


Lagipula usia pernikahan anaknya yang baru dia jalani itu juga karena perjodohan bukan karena pilihan sendiri jadi wajar saja reyhan yang sudah memiliki kekasih tiba-tiba harus menikah dengan orang lain.


Impian yang mungkin ia telah harapkan untuk membangun rumah tangga bersama kekasihnya itu harus pupus karena desakan dan pilihan orangtua yang sangat ia sayangi sehingga tidak ada alasan untuk menolak nya.


Karena papa dan mama reyhan yang memang sudah dari awal tidak menyukai tina tetapi tina yang selalu menempel pada reyhan dan reyhan juga menyukainya karena ada orang yang memperhatikan nya dengan sabar meski banyak orang yang tidak menyukai hubungan nya.


Tetapi setelah di fikir-fikir reyhan mungkin memang benar adanya jika bella jodoh yang memang harus ia terima dan sayangi sepenuh hatinya.

__ADS_1


__ADS_2