Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Senang


__ADS_3

Bella yang melihat itu merasa tidak enak karena tanggapan reyhan yang selalu begitu kepada lawan bicara nya jika berada di luar seperti ini tapi ia tidak bisa menegur suaminya untuk tersenyum ramah kepada orang lain.


Karena menghargai keputusan suaminya itu dia juga tidak ingin memaksakan dan menuntun suaminya untuk menjadi seperti dirinya yang murah senyum kepada siapapun itu.


Tapi ada kebahagian sendiri di dalam hatinya bella artinya dia masih di hargai oleh suaminya jika sedang jalan berdua bersama seperti sekarang ini.


Karena tidak sembarangan memberikan senyum nya dan wajah ramah kepada lawan jenisnya yang sering dia lihat saat mereka lagi bersama-sama di rumah maupun sedang berada di luar.


"Sama-sama mbak." Balas bella yang membalas senyum ramah kembali pada mbak kasir nya itu.


Reyhan tanpa basa-basi lagi seperti istrinya langsung saja mengambil empat kantong plastik belanjaan nya tadi dan berlalu dari sana.


"Ayo yang." Ucap reyhan yang mengajak istrinya untuk pergi dari sana.


"Iya mas." Balas bella pada suaminya.

__ADS_1


Ia langsung pergi dari sana yang dimana suaminya menoleh ke belakang untuk mengajak nya bersama-sama masuk ke dalam mobil mereka berdua.


Bella langsung menyematkan tangan nya ke lengan reyhan yang sudah menjadi kebiasaan nya saat mereka berjalan bersampingan seperti sekarang ini.


Langkah kaki yang mereka jalani tadi sudah membuat keduanya berada di samping mobil nya.


"Yang tolong pegang ini sebentar mas mau ambil remote mobilnya." Pinta reyhan pada istrinya.


"Apasih yang nggak buat mas." Balas bella yang ingin menggoda suaminya dengan kata yang berlebihan nya itu.


Bella langsung saja mengambil kantong plastik yang ada di tangan reyhan itu, Reyhan pun mengerakkan tangan nya untuk merogoh kantong celananya karena ingin mengambil remote mobil nya agar bisa di buka karena mereka ingin masuk di dalam nya.


Langsung terbuka pintu mobilnya setelah reyhan membuka tombol open itu tak menunggu lama bella mengitari mobil nya itu untuk masuk ke dalam kursi penumpang di depan karena tidak mungkin juga ia duduk kursi belakang.


Karena hanya mereka saja di dalam mobil yang artinya suaminya yang akan menyetir seperti tadi kalau jika bella memilih untuk duduk di kursi belakang reyhan sudah seperti sopir saja dan bella tidak mau itu terjadi pastinya.

__ADS_1


Langsung saja keduanya duduk di kursi sopir dan penumpang pastinta dan ke-4 kantong plastik tadi di taruh bella dan juga reyhan di kursi belakang kalau di taruh di bagasi akan repot nantinya kalau sudah sampai langsung ambil aja.


Hidup yang simpel seperti inilah yang kebanyakan orang inginkan kalau sudah ribet dan tak praktis seperti itu agak sungkan orang lain lakukan pastinya.


"Ayo kita lets go mas." Ucap bella dengan semangat 45 nya.


"Kemana kita." Balas reyhan dengan candaan nya.


"Ke rumah mertua dong." Jawab bella menatap ke arah reyhan yang berada di sampingnya.


"Cie ada yang lagi seneng banget nih seperti orang mau liburan saja." Goda reyhan yang sudah menjalankan mobil nya itu.


"Ini mah lebih dari liburan mas kalau kumpul semua rasanya pasti seru." Terang bella.


"Yang penting kamu senang aja yang." Ujar reyhan yang memutuskan percakapan di antara keduanya.

__ADS_1


__ADS_2