Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Kesigapan


__ADS_3

Reyhan kembali ke posisi awal nya tak lupa ia memasang sabuk pengaman nya terlebih dulu barulah menjalankan mobilnya ke rumah papa dan mamanya berada.


"Rasain tuh mas emang enak." Ucap bella di dalam hatinya.


Karena bella tadi sempat mendengarkan kalau suaminya tadi mendengus dengan kesal karena posisi mereka yang sangat dekat barulah ia kembali ke posisi awalnya itu.


"Tak apa sekali kali cueki mas reyhan." Sambungnya sambil tersenyum puas.


Tapi reyhan tidak bisa melihat senyum yang menghiasi wajah cantik istrinya itu di karenakan bella sendiri menghadap ke arah luar kaca mobilnya.


Sedangkan reyhan sendiri sudah fokus ke depan karena ia menyetir mobil dan tidak boleh menoleh ke arah lain dengan waktu yang cukup lama hanya penumpang saja yang di perbolehkan seperti istrinya saat ini.


Entahlah apa yang dilihat kebanyakan penumpang yang terkadang bisa berlama lama memandang ke arah luar kaca.

__ADS_1


Padahal sudah jelas hanya penghijauan dan rumah serta ruko yang dilihat tidak ada yang lain tapi bisa menghabiskan waktu yang cukup lama.


"Jadi kita mau pulang aja atau ke rumah papa dan mama?" Tanya reyhan yang sudah tau dengan pasti jawaban yang akan istrinya itu berikan.


Setelah kesunyian yang melanda keduanya dengan cukup waktu yang lumayan lama reyhan menyeletuk dengan bertanya yang itu terus membuat bella jengkel saja.


Karena tidak mungkin juga dengan tiba-tiba suaminya bertanya seperti itu pasti ada sesuatu hal yang membuat mas reyhan bertanya seperti itu begitulah fikir bella.


Tapi ia tidak mau langsung berburuk sangka terlebih dulu bella akan mengalur bagaimana baiknya aja untuk mereka masing-masing tentunya.


"Yaudah ayo kita gas." Jawab reyhan.


Bella dibuat aneh dengan suaminya saat ini karena kata-kata yang di bicarakan suaminya sangat tidak jelas dan tidak nyambung tentunya tapi bella tidak ingin mempermasalahkan nya.

__ADS_1


Setelah reyhan bicara tadi ia langsung menambah kecepatan mobilnya karena saat ia melihat jam sudah cukup lama mereka berdua menghabiskan waktu di jalan ke rumah papa dan mamanya itu.


Tidak membutuhkan waktu yang lama sampai juga mobil reyhan dan bella di pintu gerbang.


Pak satpam yang sudah stay disana langsung membuka pintu gerbang nya yang di sambut senyum oleh reyhan dan bella yang berada di dalam mobil karena kesigapan yang dimiliki pak satpam harus di acungi jempol begitulah fikir bella.


Bagaimana mungkin biasanya kebanyakan orang yang ingin masuk ke mansion nya ini harus menekan klaskon terlebih dulu tetapi tanpa dilakukan reyhan pintu gerbang sudah terbuka dengan sempurna.


Dibalik kesigapan pak satpam sudah ada daddy dan mommy bella tadi sudah bilang pada pak satpam kedua anak mereka tidak akan lama lagi juga sampai sama seperti mereka berdua karena sudah janjian berdua.


Informasi yang di sampaikan pada pak satpam tadilah membuat reyhan dan bella tidak perlu repot lagi.


"Kami masuk dulu ya pak." Ucap reyhan sambil membuka kaca mobil nya agar di dengar oleh pak satpam.

__ADS_1


"Silahkan den non." Balas pak satpam.


Setelah mobil reyhan masuk dan sudah terparkir dengan sempurna pak satpam menutup kembali pintu gerbang nya karena takutnya ada orang lain yang tiba-tiba masukkan bisa bahaya jadinya.


__ADS_2