Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Menang di ranjang


__ADS_3

Reyhan tersenyum mendengar kata yang terlontar dari mulut istrinya itu sambil mengenggam tangan bella untuk duduk berada di samping dirinya saat ini juga.


Kedua perempuan yang berbeda generasi ini sedang menyemangati suaminya masing-masing agar kembali bersemangat untuk bermain catur sekali lagi dan melihat siapa yang paling jago memainkan nya itu.


Mama reyhan sendiri juga sudah duduk di samping suaminya karena tidak mungkin juga dirinya hanya berdiri sepanjang suami dan anaknya bermain catur.


Teh hangat yang kebetulan sudah di habiskan mama reyhan maupun bella sendiri jadi mereka berdua tidak repot lagi harus membawa cangkir mereka masing-masing untuk di taruh di meja yang berada di depan mereka berdua.


"Ayo bisa kita mulai sekarang." Ucap mama reyhan seakan menjadi juri untuk melihat dan menilai sepanjang permainan catur ini di mainkan oleh kedua laki-laki yang tentunya di sangat sayangi semuanya.


"Semangat mas kamu pasti menang." Bisik bella di telinga suaminya itu.


Reyhan tersenyum menatap ke arah bella berada dan di mulai dari dirinya sendiri yang memulai pertandingan catur.


Papa reyhan yang sudah nampak fokus dalam bermain ini karena tidak ingin malu kalau sampai ia kalah lagi seperti sebelumnya.

__ADS_1


Yang dimana di saksikan istrinya dan menantunya itu dan bisa mendapatkan ledekan habis-habisan oleh anaknya sendiri itu jika ia kalah itu sudah pasti adanya.


Bukan hanya papanya saja yang nampak begitu fokus dan ingin memenangkan permainan catur ini reyhan pun sama.


Karena ia tadi sudah terlanjur bilang pada mamanya dan di dengar oleh istrinya kalau bilang papa tadi sudah banyak sekali kalah main bersama dengan dirinya itu.


Kalau sampai ia kalah pasti kedua perempuan yang di sayangi ini tidak akan mempercayai ucapan yang ia lontarkan tadi dan papa akan tertawa sambil meledek dirinya.


Dan ya setelah cukup lama waktu mereka dalam bermain catur ini masih juga reyhan yang memenangkan nya.


"Kamu memang hebat mas." Ucap bella yang menatap ke arah suaminya sambil tersenyum manis.


"Cium dulu dong yang." Balas reyhan yang menunjuk pipinya.


Bella langsung saja mengecup pipi suaminya tanpa merasa malu lagi lagi pula mereka sudah menjadi suami istri toh siapa juga yang akan marah dan melarang mereka berdua mau ngapain juga.

__ADS_1


Reyhan yang mendapatkan kecupan dari suaminya merasa senang sudah menang dikasih bonus lagi begitulah yang ada di fikiran reyhan saat ini.


"Nggak apa-apa papa tetap dihati mama." Bisik mama reyhan yang tidak mau membuat suaminya berkecil hati.


Papa reyhan yang mendengar bisikan istrinya langsung tersenyum manis dan memberikan sebuah kecupam di kening mulus istrinya itu.


"Liat ma papa kalah lagi kan." Adu reyhan pada mamanya.


"Kamu lagi beruntung aja itu mah." Balas papanya sendiri.


"Ih papa mah begitu masih nggak mau kalah padahal jelas-jelas udah emang nyata kekalahan papa sendiri." Jawab reyhan yang ingin membanggakan dirinta sendiri di depan istrinya saat ini juga.


"Udah mas nggak usah di perpanjang kan nggak ada pialanya juga kalau mas menang." Ucap bella pada suaminya itu.


"Nggak apa-apa kalau papa kalah dalam permainan catur ini tapi kalau soal di ranjang papa juaranya." Ucap mama reyhan dengan frontal nya.

__ADS_1


__ADS_2