Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Mantap


__ADS_3

Reyhan dan bella membawa kantong plastik masing-masing dua di tangan mereka berdua yang berisikan makanan dan minuman yang mereka beli di supermarket yang penuh dengan drama itu.


"Mau bapak bantu bawain nggak den." Kata pak satpam setelah menutup pintu gerbang tadi.


"Nggak usah pak rey bisa membawa nya." Balas reyhan yang tersenyum menatap ke arah pak satpam.


"Baiklah kalau begitu den." Balas pak satpam yang tidak ingin memaksa reyhan tentunya.


"Bapak kembali ke pos dulu " Pamit pak satpam sambil berjalan meninggalkan kedua pasangan suami istri ini.


"Baik banget ya mas pak satpam itu." Ucap bella yang menghadap ke arah suaminya berada


"Iya memang benar yang." Balas reyhan.


"Tapi tenang saja aku juga baik kalau sama kamu." Sambung reyhan sambil mengedipkan sebelah matanya.

__ADS_1


Bella hanya memutar bola matanya dengan malas karena sudah merasa jengah melihat suaminya yang selalu mengoda dirinya itu di setiap kesempatan.


Pak satpam yang melihat itu langsung inisiatif menawarkan dirinya tapi reyhan dan bella menolaknya bukan karena apa tapi mereka berdua merasa masih bisa untuk membawanya sendiri tanpa meminta bantauan pak satpam.


Mereka berdua sendiri yang memang tidak mau membuat oranglain repot karena hal yang menurutnya masih bisa di kerjakan oleh diri sendiri terus ngapain harus merintah orang lain.


"Kamu baik mah pasti ada maunya." Balas bella yang menuduh suaminya mau berbuat macam-macam.


"Kok kamu bisa tahu sih yang." Jawab reyhan yang memasang wajah penasarannya.


"Tau dong orang aku peramal." Kata bella sambil menyombongkan dirinya itu.


"Ih mas ini hobi banget megang kepala aku." Jawab bella sambil cemberut.


"Kan rusak rambut aku mas." Sambung nya sambil membenarkan rambutnya dengan satu tangan.

__ADS_1


Karena masing-masing tangan dari reyhan maupun bella masih memegang dua kantong kresek dengan satu tanganya yang satunya lagi dibiarkan kosong karena bella mau mengandeng lengan suaminya.


Itu sudah menjadi tradisi yang memang harus bella lakukan karena kalau tidak dia lakukan seperti ada yang kurang di setiap langkah ia berjalan itu.


Reyhan yang sudah terbiasa juga tidak membuatnya merasa risih juga maka dari itulah ia terus membiarkan bella mengandeng dirinya setiap lagi bersama-sama.


"Masih cantik kok yang." Puji reyhan sambil memberikan senyum manis nya yang menghiasi wajah tampan nya itu.


Kata per kata yang di dalamnya terdapat candaan dan godaan tentunya menghiasi setiap langkah kaki kedua pasangan suami istri ini yang dimana jarak dari parkiran menuju pintu utama memang cukup jauh.


Tapi tidak membuat keduanya merasa capek malah tidak terasa mereka berdua sudah sampai akibat candaan yang terlontar dari kedua mulut mereka masing-masing tentunya.


"Emang aku cantik mas." Balas bella yang memang benar adanya.


Sedikit pujian yang keluar dari mulut suaminya itu mampu membuat dirinya tersipu malu dan rasa senang itu sudah pasti adanya.

__ADS_1


Rona merah yang terpancar keluar dari kedua pipi bella saat ini membuat wajahnya kembali berseri-seri.


Bagaimana tidak bella yang memang sudah menyukai suaminya itu berdekatan saja seperti yang di rasakan nya saat ini sudah membuatnya salting apalagi mendapat pujian beh rasanya mantap.


__ADS_2