Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Mubazir


__ADS_3

Tetapi kebetulan itu bukan arti membuat mobil mereka bisa beriringan agar sampai nya bisa berbarengan karena bedanya selera dan keinginan dari mereka untuk membeli sesuatu yang nantinya akan di bawa ke rumah papa dan mama reyhan masing-masing tentunya.


"Nggak apa-apa kan mas aku langsung bilang begitu sama daddy nggak ngasih tahu kamu dulu." Kata bella yang takutnya ada kesalah pahaman di antara keduanya.


Karena bella tidak menginginkan kedamaian dirinya dan juga suaminya itu yang baru terjalin dengan rasa bahagia yang menyelimuti dirinya sekarang ini harus pupus karena keteledoran dirinya yang tidak meminta keputusan suaminya terlebih dulu.


"Nggak apa-apa mas kira tadi apa soalnya liat kamu sampai berlari seperti tadi." Balas reyhan dengan menggunakan nada yang lembut karena tidak ingin berlebihan menanggapi hal yang menurut nya tidak perlu di permasalahkan tentunya.


"Hehe takutnya daddy keburu pergi mas nanti cemas lagi nunggui kita yang tak kunjung datang juga kan bisa berabe kalau begitu jadinya mas." Jawab bella yang menjelaskan pada suaminya yang berada di samping dirinya itu.

__ADS_1


"Iya sayang." Ujar reyhan yang menoleh sebentar tak lupa senyum terbit di wajahnya saat menatap ke arah bella tadi lalu fokus ke depan.


Soalnya cuaca yang sudah mulai panas karena matahari yang tidak nampak malu-malu lagi untuk mengeluarkan sinar nya yang menyehatkan jika di pagi hari tetapi kalau sudah siang hari tidak sehat bagi orang yang berlama-lama di bawah terik nya itu.


Takutnya para pemotor yang datang dengan tiba-tiba dari jalur mobilnya dan itu akan membahayakan sekali bagi keselamatan orang lain atau menyalip tanpa kita ketahui melalui mata secara langsung atau dari balik kaca spion yang sudah di sediakan mobil tersebut.


"Mas kira-kira papa dan mama suka makanan apa ya aku binggung mau beli apa?" Tanya bella yang menatap ke arah suaminya yang lagi fokus menyetir itu.


"Ish kamu ini mas nggak ada inisiatif banget sih." Jawab bella yang merengut kesal karena jawaban suaminya tadi.

__ADS_1


"Binggung deh sama perempuan nggak di jawab nanti marah di jawab ala kadarnya juga marah, buat pusing kepala aja." Ucao reyhan yang mampu ia katakan di dalam hatinya saja kalau ia utarakan secara langsung bisa habis kena amukan istrinta itu.


Reyhan hanya diam saja karena takut salah lagi dengan perkataan yang akan ia ucapkan nantinya pada istrinya itu.


"Kita beli cemilan aja mas kalau mau langsung makanan berat takutnya papa dan mama sudah kenyang jadi nggak ke makan lagi deh mas." Ide bella yang seketika muncul di dalam dirinya itu.


"Ide bagus tuh sayang kalau papa dan mama nggak makan nya kan bisa kita aja yang menghabiskan nya." Balas reyhan yang setuju akan ide yang di berikan istrinya itu.


"Kamu ini mas nggak niat banget kalau gitu ngasih nya kalau mau kita makan kembali." Jawab bella dengan menggeleng-geleng kan kepala nya.

__ADS_1


"Daripada mubazir karena nggak ada yang makan nya mending kita yang makan, bener kan yang?. Tanya reyhan.


"Iya juga sih mas." Balas bella dengan menganggukkan kepala nya.


__ADS_2