
Orang yang disana melihat reyhan mencium bibir istrinya itu tersenyum malu melihat adegan itu.
Tetapi banyak yang menyoraki dan mencibir mereka mengira reyhan dan bella sepasang kekasih yang masih abg berbuat mesum di tempat umum.
Karena jaman sekarang tidak sedikit orang yang sudah berpacaran seperti sepasang suami istri, sudah kelewat batasan jadi tidak heran lagi para orang tua di luar sana terlalu over dalam perkembangan anak nya di luar sana.
Yang di lihati hanya acuh saja, seperti tidak terjadi apa-apa, tapi tidak dengan bella di merasa malu dan bahagia bersama an di waktu yang sama.
Hati nya yang berbunga serta pipi nya seperti tomat yang siap di petik, sangat merah sekali.
"Mangkanya kalau mau nantangi lihat dulu siapa orang nya." Balas reyhan yang berpura-pura bodoh amat padahal jauh di dalam lubuk hati nya ada perasaan aneh yang menyelimuti dirinya setelah melakukan itu pada istri nya sendiri.
"Orang-orang pada lihati kita loh mas." Jawab bella yang menyembunyikan wajah nya di belakang punggung reyhan.
"Kan tidak ada larangan nya juga di sini tidak boleh mencium istri sendiri." Kata reyhan yang tidak sengaja membuat hati bella berbunga-bunga.
Istri, apa kamu sudah menggangap aku mas, kata bella yang berharap ada keajaiban setelah ini.
"Tuh lihat mereka langsung bubarkan, udah nggak usah begitu." Sambung reyhan yang mengandeng tangan istri nya itu.
"Ayo mas kita pulang aja." Ajak bella yang masih merasa di lihati orang-orang di sana.
"Ayo, kalau itu mau kamu." Terang reyhan.
Mereka berdua pergi meninggalkan taman sambil di iringi bisik-bisik orang yang berada di sana.
Begitulah yang kalau melihat hal-hal seperti tadi tidak tahu kebenaran nya tapi seolah-olah kita sudah tahu tentang semua orang, ya meskipun itu juga kesalahan dari reyhan yang melakukan nya di tempat umum.
__ADS_1
Bella langsung memasang helm nya begitu tak lupa memeluk tubuh suami nya sendiri seraya motor sudah berjalan pergi ke mansion mereka berdua.
Cukup melelahkan rasanya, tapi ada juga rasa kepuasan yang mereka berdua rasakan meskipun ada insiden kecil tadi.
Tetaplah seperti ini ya mas jangan pernah berubah, meskipun kekasih mu nanti akan kembali di antara kita, ucap bella di dalam hati nya.
Angin sepoi-sepoi di malam hari yang menerpa tubuh bella serta reyhan membuat kedinginan menghinggapi mereka berdua, tetapi tidak mengurungkan niat nya nanti untuk bermotoran seperti yang di lakukan seperti ini.
"Menyenangkan sekali ya mas kalau seperti ini." Kata bella sambil merentangkan kedua tangannya dan membiarkan angin menerpa wajahnya begitu juga dengan tubuh nya.
Entahlah terkadang memang lebih asik memakai motor daripada mobil, karena kita bisa lebih merasakan apa-apa yang kita lewati dan kita lihat.
Dari yang tidak tahu menjadi tahu dan banyak lagi yang bisa membuat kita merasa bersyukur karena bisa melihat anak-anak kecil yang mengemis mengadahkan tangan nya untuk meminta rupiah bagi orang yang dengan sukarela memberikan pada mereka.
Tidak tahu juga apakah dari anak nya sendiri yang memang ingin seperti itu atau ada paksaan dari orang tua nya yang memanfaatkan anak nya untuk membantu perekonomian tanpa ada modal yang memang tidak mereka miliki.
"Jangan begitu bel, pegangan nanti kamu jatuh lagi." Kata reyhan yang melihat bella seperti itu diapun memelankan motor nya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak mereka inginkan.
"Hm mas kenapa berhenti." Protes bella yang menghadap ke arah reyhan.
"Mangkanya jangan aneh-aneh ntar kenapa-kenapa lagi." Jawab reyhan yang menoleh ke belakang menghadap bella.
"Ih mas ini kan nggak kenapa-kenapa juga, ganggu aja." Balas bella dengan nada kesal nya.
"Ya udah begitu aja terus." Kata reyhan yang langsung mengegas motor nya itu dengan kecepatan yang tinggi.
Bella yang terkejut duduk di belakang, untung saja dia di lindungi box, tidak membuat tubuhnya terhuyung ke belakang.
__ADS_1
Reyhan sebenarnya sudah memperkirakan nya mangkanya ia berani melakukan seperti tadi kalau tidak bisa bahaya bella yang sedang duduk di belakang dengan kondisi yang belum siap karena tidak mengetahui kalau reyhan akan melakukan hal yang seperti tadi.
Tetapi mampu membuat jantung bella serasa berhenti di tempat mau marah pun percuma kan dia juga yang salah sudah di kasih tahu malah ngeyel nggak mau denger.
"Tuh kan sudah aku bilang makanya pegangan." Terang reyhan yang cekikian setelah melihat wajah pias istrinya tadi.
Dari kaca spions yang sudah di stel reyhan tentunya terlihat jelas bagaimana reaksi yang di tunjukan bella tadi walaupun dengan lampu yang tidak terlalu terang atau yang bisa di katakan dalam pencahayaan yang remang-remang.
Bella yang melihat dia di ejek oleh reyhan karena terdengar meskipun sedikit suara ketawa yang meledek yang keluar dari mulut suami nya tadi lantas menepak punggung belakang reyhan sedikit keras yang menimbulkan suara.
Plak.
Seperti itulah kiranya suara yang di timbulkan oleh tangan bella tentunya.
Reyhan yang mendapatkan hadiah itu hanya bisa memejamkan matanya sebentar karena menahan sakit, karena mengelus nya juga percuma tangan nya tidak akan sampai ke belakang kecuali dia mau meminta bantuan menggunakan tangan bella tapi ia tidak akan mau, gengsi itulah alasan yang melandasi nya.
Bella yang merasa bersalah karena melihat reaksi reyhan yang nampak dingin aura nya ia keluarkan dari tubuhnya setelah yang bella lakukan hanya bisa pasrah meminta maaf juga tidak mungkin karena takut akan di diamkan oleh reyhan dan tidak mendapat balasan nantinya hanya mampu diam membisu tapi dia tetap memeluk reyhan karena itulah kebiasaan nya yang senang jika dia lakukan.
Hanya keheningan yang melanda di antara mereka berdua tidak ada lagi suka cita atau perbicangan maupun tanya jawab seperti yang tadi mereka rasakan dan lakukan.
Setelah menempuh jarak yang cukup lama mereka sampai juga di mansion dengan wajah yang susah di tebak.
Bella yang melihat reyhan sudah memasuki kamar nya ia pun ikut masuk dan pintu sudah terkunci dengan sempurna.
Reyhan yang terlebih dulu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya karena sudah dari luar dengan waktu yang cukup lama.
Bella menunggu reyhan sambil menyiapkan pakaian tidur yang akan di pakai nanti.
__ADS_1
Reyhan yang sudah keluar dengan hanya menggunakan handuk untu membalut pinggang nya yang baru selesai mandi.
Gerah itulah yang di rasakan reyhan dan juga bella, jadi mereka berdua memutuskan untuk mandi tapi sendiri-sendirian tidak dengan berdua.