Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Perkedel


__ADS_3

Mommy yang sudah bosen menunggu di bawa untuk menanti kedatangan anaknya dan menantu nya itu yang tak kunjung datang juga.


Meskipun sudah satu setengah jam lebih mereka habiskan berada di kamar pribadi mereka berdua pastinya.


Daddy yang sudah lelah menunggu karena cukup lama akhirnya terlelap juga di atas sofa itu tetapi tidak dengan mommy yang matanya masih terjaga hingga saat ini.


Tak tega untuk membangunkan suaminya yang terlihat masih nyenyak meskipun dalam posisi yang bisa di lihat tidak akan nyaman dan enak pastinya tapi tidak menganggu daddy sama sekali.


Mommy yang sudah bosen dengan beberapa channel yang ia tonton tadi dan sudah banyak menghabiskan cemilan yang ia pinta pada pelayan yang berada di dapur.


Barulah ia memutuskan untuk langsung naik ke lantai atas yang dimana disana ada kamar reyhan dan bella berada pastinya.


Ketok tidak ketok tidak ya itulah perasaan ragu yang kian mommy ara rasakan bagaimana tidak takutnya ia mengacaukan momen yang di mana reyhan dan bella sedang bercocok tanam.


Dan jika itu gagal oleh dirinya yang hadir dengan tiba maka proses cucu akan menjadi lama sedangkan dirinya sudah tidak sabaran saat ini meskipun bukan hanya dirinya saja tetapi daddy dan pastinya orangtua reyhan juga sangat exited untuk memiliki cucu juga.

__ADS_1


Tetapi keinginan dalam diri mereka itu tidak mau mengatakan secara terus menurus kepada kedua pasangan pengantin baru ini takut nya aku membuat bella sangat tertekan dan membuat anaknya itu menjadi kefikiran sehingga mengakibatkan stress.


Itu adalah bayangan yang mengerikan dalam banyangan mommy saat ini dia tidak akan membiarkan itu terjadi begitu saja.


Mangkanya mereka ingin itu mengalir dan memasrahkan semuanya pada yang di atas toh mereka baru berapa bulan juga menjalin status sebagai pasangan suami istri yang sah.


Tetapi mommy menyakinkan dalam hatinya untuk mengetuk pintu tapi sebelum itu mommy ara membaca bismillah terlebih dulu agar tidak menganggu reyhan dan bella yang sedang berada di dalam kamar itu.


"Bismillah." Ucap mommy ara di dalam hatinya.


Tiga kali mommy ara mengetuk pintu tidak terlalu keras tetapi bisa di dengar oleh orang yang berada di dalam kamar itu.


Reyhan yang lagi menatap lembut wajah istrinya beralih ke arah pintu tatapan nya sekarang ini begitu juga dengan bella tentunya yang juga berada di dalam kamar bersama dengan reyhan.


"Biar mas aja yang buka." Kata reyhan yang menyuruh bella agar tak beranjak dari sana.

__ADS_1


Ceklek.


Pintu di buka oleh reyhan dengan sedikit yang dimana mommy sudah berada di depan pintu itu.


"Siapa mas?" Tanya bella yang ada di dalam kamar itu.


"Siapa-siapa mommy sudah jamuran sama daddy kamu nunggui kalian di bawah nggak turun-turun dari tadi." Omel mommy ara setelah mendengar suara anaknya.


"Eh mommy bella sama mas reyhan sudah siap kok." Balas bella dengan tampang yang tak berdosa nya.


"Ayo mas, mom kita ke bawa daddy pasti sudah nunggui kita bertiga." Sambung bella mengajak keduanya untuk turun ke lantai bawah.


"Untuk aja anak mommy kalau tidak udah jadi perkedel kamu itu." Balas mommy sambil mendengus kesal pada kedua nya.


Reyhan yang mendengar itu hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal itu karena ikut andil dalam keterlambatan dirinya dan istrinya untuk turun ke bawah tadi.

__ADS_1


__ADS_2