
"Yah papa ngga asik kalah mulu." Ucap reyhan sambil meledek papanya sendiri.
"Papa cuma ngalah aja sama kamu." Balas papa yang tidak mau di ejek anaknya itu.
"Ngalah kok bisa berkali-kali pah." Jawab reyhan dengan tampang yang tengil sambil menatap ke arah papanya.
"Kalau papa menang kamu nanti nggak mau main lagi." Kata papa reyhan yang balik menatap ke arah anaknya itu.
Mama reyhan yang melihat perdebatan suami dan anaknya itu yang tidak ada mau mengalah satu sama dengan yang lainnya berinisiatif untuk menghampiri keduanya.
Tak lupa ia mengajak menantunya untuk ikut bersama dengan dirinya karena tidak mungkin juga bella ditinggal begitu saja oleh mama reyhan sendiri.
Ya mama reyhan dan bella tadi memilih untuk duduk di kursi yang tidak jauh dari suaminya dan reyhan bermain catur itu agar tidak menganggu konsentrasi keduanya.
Karena jika mereka berbicang-bincang bersama entah mengobrol apasaja tidak tahu juga pastinya akan membuat bising di sekitar mereka tentunya.
__ADS_1
Bella yang di ajak mertuanya itu langsung beranjak dari kursinya dan menghampiri suaminya serta mertuanya itu juga.
"Ada apa sih pa kok ribut begini?" Tanya mama reyhan pada suaminya itu.
Karena mama reyhan sendiri ingin tahu dulu dan memastikan terlebih dulu permasalahan nya dulu barulah ia bisa ngasih solusinya untuk jalan keluarnya.
Karena sudah bisa di pastikan di antara suaminya dan anaknya ini tidak ada yang mau mengalah satu sama lainnya tidak tahu juga kenapa mungkin sifat yang keras kepala dimiliki keduanya.
"Ini mah anak kamu pakek ngeledek papa nggak bisa main caturnya." Adu papa pada istrinya.
"Papa pengadu." Ucap reyhan yang menatap ke arah papanya sendiri.
"Nggak begitu juga mah papa aja yang lagi baperan nggak bisa di ajak bercanda." Balas reyhan yang menatap balik ke arah mamanya itu.
"Dih emang kamu kira papa ini maseh abg pakek baperan segala." Jawab papa reyhan yang tidak ingin jadi sasaran tatapan tajam istrinya nanti.
__ADS_1
"Kan emang papa begitu." Balas reyhan yang menatap ke arah papanya berada.
Mama reyhan yang pusing mendengar perdebatan yang tiada hentinya ini.
"Udah pa rey nggak usah ribut lagi malu tuh diliati bella." Ucap mama reyhan yang menunjuk dimana bella sedang berada.
Bella hanya menganggukan kepalanya seraya tersenyum untuk merespon ucapan yang dikatakan mertuanya untuk dirinya itu.
Papa reyhan dan reyhan sendiri juga menatap ke arah bella berada.
"Gini aja pa kalian main lagi tapi papa harus serius buktikan sama anak kita kalau papa emang jago." Kata mama reyhan yang membela suaminya itu daripada reyhan sendiri.
"Ayo siapa takut awas ya kalau papa menang." Ucap papa reyhan dengan semangat membara yang sedang berkobar di dalam dirinya saat ini juga.
Sebenarnya permainan catur ini bisa dikatakan seimbang poin nya baik papa reyhan maupun reyhan sendiri sama-sama hebat memainkannya.
__ADS_1
Tapi namanya permainan ya tidak mungkin keduanya bisa menjadi pemenang pasti ada yang kalah salah satunya.
"Ayo mas semangat jangan mau kalah sama papa." Ucap bella yang menyemangati suaminya itu agar bisa memenangkan tantangan yang diberikan oleh mertuanya itu.