Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Antisipasi


__ADS_3

Dan sekarang dimana reyhan dan bella sudah berada di depan rak yang berisikan berbagai minuman dalam bentuk kotak botol maupun kaleng dengan banyak macam nya tentunya.


Reyhan yang melihat bella sedikit kerepotan karena tangannya yang dia gunakan memegang keranjang dan satunya lagi untuk mengambil beberapa jenis minuman yang dia inginkan dan sukai pastinya.


Ia membantu istrinya dengan memegang keranjang yang sedang ada berada di tangan bella itu.


"Sini yang mas bantui megang nya." Kata reyhan yang menatap ke arah wajah bella yang terlihat cantik ini.


"Terima kasih mas." Balas bella tersenyum manis karena suaminya yang peka tanpa ia harus ngmong terlebih dulu.


Dan sekarang bella lebih leluasa memilih apa saja yang ia suka tanpa harus kerepotan seperti tadi karena ia dengan mudah mengambil dan memasukkan nya ke dalam keranjang yang ada di tangan reyhan saat ini juga.


Sudah dua keranjang yang terisi penuh karena kedua pasangan suami istri entah apa saja yang mereka masukkan tadi mereka saja tidak menyangka bahwa sudah sebanyak ini.

__ADS_1


Tapi semua nya ini memang mereka berdua sukai dan tidak akan mungkin mubazir nantinya karena bisa di makan kapan saja jika mereka ingin memakan nya pastinya.


Karena sudah lumayan lama berkeliling nya dan dirasa kedua orang ini sudah cukup untuk belanjanya akhirnya memutuskan untuk langsung ke kasir membayar semua dua keranjang yang sudah terisi penuh semuanya itu.


"Ayo mas kita ke kasir." Ajak bella yang sudah lelah juga kesana kemari tiada hentinya.


Karena banyak yang menyita perhatian mata bella dan juga reyhan ini makanan yang di jual di supermarket ini seakan memanggil kedua nya untuk meminta mereka berdua membungkus dirnya itu dan di bawa pulang tapi sebelum itu harus di bayar terlebih dulu agar tidak di kira oleh orang maling.


Reyhan yang di ajak bella ke kasir langsung bergegas kesana karena ia juga sudah merasa pegal dan lelah sama seperti yang bella rasakan sekarang ini.


"Sini mas satunya biar aku saja." Kata bella sambil menatap wajah suaminya itu.


"Nggak apa-apa nggak berat juga." Balas reyhan sambil mengangkat tinggi kedua keranjang itu.

__ADS_1


"Bisa aja kamu mas." Jawab bella sambil tersenyum ke arah reyhan.


Karena reyhan yang tidak mau di bantu oleh dirinya itu bella langsung saja berjalan duluan ke meja kasir nya kalau menunggu suaminya takutnya jadi bahan olokan orang lain lagi.


"Itu istrinya bukannya bantui malah berjalan di samping suaminya aja."


"Ih durhaka banget suaminya di suruh angkat yang begituan di malah enak nggak bawa apa-apa."


"Hati-hati loh mbak kalau suaminya di perlakukan seperti ntar cari yang baru lagi."


"Amit-amit loh kalau di selingkuhi karena kelakuan kita sendiri."


Pasti kata-kata seperti yang terlintas di dalam fikiran bella inilah yang akan di ucapkan oleh orang lain maka dari itu bella mencegah agar hal itu tidak terjadi dia langsung saja berjalan duluan tanpa menunggu suaminya itu.

__ADS_1


Bukannya karena bella sudah trauma tapi dia lebih kepada antisipasi saja terlebih dulu karena tidak ingin menanggapi hal-hal yang seperti itu.


__ADS_2