
Bella dan papa reyhan yang mendengar itu hanya bisa dibuat melongo dengan sendiri nya karena terkejut dengan ucapan mama reyhan itu sendiri.
Dengan wajah yang tidak berdosa nya mama reyhan sendiri berlagak seperti tidak ada yang terjadi dan serius dengan perkataan nya tadi barusan ia katakan.
"Emang mama kira reyhan nggak jago seperti papa?" Tanya reyhan yang baperan.
Eits bukan baperan hanya menanyakan saja tidak ada maksud dan tujuan dengan kata lainnya marah dengan mamanya sendiri begitulah yang ada di fikiran reyhan saat ini ia sangat penasaran
"Aku maini aja ah kan anak sendiri nggak apa-apa sekali-kali juga kan nggak berdosa juga hihih." Ucap mama reyhan yang ingin mengoda anaknya sendiri sambil cekikikan di dalam hatinya sendiri.
"Iya papa kan emang jago dibandingkan kamu sendiri." Balas mama reyhan yang memeluk lengan suaminya.
Karena sepertinya mama reyhan sendiri ingin meminta perlindungan dari suaminya itu dari amukan anaknya itu.
Bagaimana tidak mengamuk ia sendiri sudah mengejek anaknya itu di depan keluarga mereka sendiri.
__ADS_1
"Mama kok bilang begitu sama anaknya sendiri." Rajuk reyhan yang cemberut menatap mamanya itu.
Bella yang melihatnya menahan tawa melihat wajah suaminya sendiri seperti anak kecil karena di tekuk dan cemberut seperti itu.
"Emang benar kan pa?" Tanya mama reyhan yang menatap ke arah suaminya.
Mama reyhan seakan meminta suaminya untuk mengangguk saja mengiyakan pertanyaan yang ia ajukan tadi.
Papa reyhan dengan senang hati menganggukan kepalanya karena ia tahu kalau ia tidak mau menuruti apa yang di perintahkan istrinya itu maka tidak bisa memeluk istrinya sendiri.
Reyhan yang melihat kedua orangtua nya sangat kompak itu hanya bisa mendengus kasar dan tentunya kesal.
"Iya ma benar sekali kita berdua udah ada buntut satu kalau anak kita belum ada." Terang papa reyhan yang ingin mengejek anaknya itu.
Tak lupa raut wajah yang sangat menyebalkan itu ia pasang untuk di perlihatkan pada anaknya sendiri.
__ADS_1
"Gitu aja bangga kami nanti mau tiga."Balas reyhan yang tidak mau mengalah itu.
"Apa yang di ucapkan mas reyhan itu tidak di fikirkan lagi bisa-bisanya mau tiga orang di unboxing aja belum." Ucap bella yang mampu ia katakan hanya di dalam hati saja.
Karena tidak mungkin juga bella langsung menyeletuk bilang begitu sedangkan di depan mereka sendiri ada kedua mertuanya itu.
"Iya kan yang?" Tanya reyhan yang menatap ke arah istrinya yang sedang berada di samping dirinya itu.
Bella yang mendapatkan pertanyaan dari suaminya itu tidak kuasa juga untuk mengelengkan kepalanya jadi bella sendiri hanya bisa mengiyakan apa yang menjadi pertanyaan dari suaminya untuk dirinya itu.
"Kalau ngomong aja emang gampang praktekin nya itu yang susah." Kata papa reyhan yang memang benar adanya.
Karena kedua orangtua reyhan sendiri sudah bisa menebak kalau anaknya sendiri dan juga menantunya yang ada di depan dirinya saat ini pasti belum melakukannya itu sudah bisa di pastikan.
Cahaya dari wajah bella sendiri masih terpancar dengan indah dan tidak ada tampang lesu lemah dan letih yang terlihat di matanya itu saat ini juga.
__ADS_1