
Reyhan yang mendengar itu membenarkan apa yang di ucapkan papanya sendiri karena masalah praktekin nya ini tidak gampang seperti ia mengucapkan hal seperti itu tadi.
Dia dan istrinya saja memang belum pernah melakukan nya bagaimana bisa ia bilang tiga tadi.
Reyhan yang baru tersadar dengan ucapan nya sendiri itu hanya bisa mengutuk dirinya yang salah bicara seperti tadi.
"Bodoh banget sih kamu rey." Rutuk reyhan pada dirinya sendiri.
Tapi tidak apa reyhan cuek aja toh menurutnya sudah berlalu juga istrinya juga tidak komplain atau menanyakan detail nya seperti apa yang ia ucapkan tadi.
"Betul tuh nak kamu sudah mempraktekkan nya pada istrimu?" Tanya mama reyhan sambil mencondongkan wajahnya pada anaknya sendiri itu.
Reyhan yang tidak dengan blak-blakan itu merasa grogi dan serba salah kalau jawab iya tidak mungkin juga dia dan istrinya kan belum melakukan itu.
__ADS_1
Tapi kalau ia bilang tidak papa dan mama nya ini terus-terusan pastinya mengoda serta meledek dirinya itu.
Lantas reyhan menoleh ke arah bella berada untuk mencari pertolongan dia harus bilang apa untuk menjawab pertanyaan yang mamanya sendiri ajukan itu.
Bella yang merasa di perhatikan suaminya itu lantas menoleh balik ke arah reyhan itu sendiri ia hanya bisa mengangkat kedua bahunya ke atas pertanda tidak tahu harus melakukan apa.
Kedua orangtua reyhan sendiri melihat gestur tubuh anaknya itu sudah bisa tahu dan menebak jawaban dari pertanyaan mereka itu.
Karena kalau menyangkut pertanyaan tentang hal yang intim siapa saja tidak hanya bella saja tidak tahu harus mengatakan atau menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh orang di sekitar mereka itu sendiri.
"Ayo bel kita masuk ke dalam aja." Ajak mama reyhan pada menantunya itu sambil mengulurkan tangannya itu untuk di sambut oleh bella sendiri tentunya.
Papa reyhan yang ingin mengajukan protes pada istrinya itu karena ingin mengajak menantunya untuk masuk ke dalam bukan bersama dirinya.
__ADS_1
Tapi sebelum mulut papa reyhan terbuka mama reyhan sendiri sudah antisipasi terlebih dulu dengan memberikan tatapan tajam nya yang artinya tidak ada bantahan di dalam nya itu sudah pasti.
Papa reyhan sendiri yang melihat itu hanya bisa pasrah sambil memanyunkan bibirnya mama reyhan bisa melihatnya sendiri dan itu membuat dirinya merasa gemas sekali.
Ingin sekali mendekati suaminya itu dan mencubit pipinya karena merasa lucu apa yang di lakukan suaminya itu seperti saat ini.
"Huh suaminya ada disini malah menantu di ajak untuk masuk ke dalam." Gerutu papa reyhan sendiri yang mampu ia katakan di dalam hatinya tidak untuk di ucapkan secara langsung pada istrinya itu karena bisa bahaya kalau itu terjadi.
Bella yang mendengar perkataan mertuanya dengan senang hati menganggukan kepalanya itu dan tersenyum manis menatap ke arah wajah mama reyhan itu sendiri.
Tak lupa uluran tangan yang di berikan mertuanya itu dengan senang hati ia terima dan di sambut oleh dirinya sendiri pastinya.
Kedua perempuan ini meninggalkan suaminya masing-masing tanpa ingin mengajak suaminya itu sendiri untuk masuk ke dalam bersama-sama.
__ADS_1