Mengharapkan Cinta Suamiku

Mengharapkan Cinta Suamiku
Singkong


__ADS_3

Senyum terbit di wajah bella saat ini karena mendengar jawaban reyhan yang mengaminkan kata dan doa ya meskipun doa itu hanya bisa di ungkapkan di dalam hatinya sendiri.


Dan reyhan tak akan bisa mengetahuinya tapi tetap saja ada rasa kebahagian sendiri yang di rasakan dalam dirinya saat ini yang masih berada di dalam mobilnya itu.


Tak lama sampai lah mereka di supermarket reyhan langsung saja memarkirkan mobilnya yang sudah di sediakan tempat parkir khusus untuk mobil.


Tak menunggu waktu yang lama bella langsung saja turun dan diikuti dengan reyhan yang juga ikut turun dari dalam mobil lalu ia memencet remote mobilnya supaya terkunci secara otomatis.


Karena seringkali lupa dan untung nya tempat yang sering ia kunjungi itu aman jadi tidak ada barang-barang yang ada di dalam mobil hilang dicuri oleh orang lain karena penjagaan keamanan yang sangat ketat juga pastinya.


"Ayo mas." Ajak bella yang langsung mengandeng lengan suaminya itu.

__ADS_1


Sudah menjadi kebiasaan bella kalau lagi berjalan atau berpegian kemanapun kalau tidak di dalam mobil ia langsung mengaitkan tangan nya begitu saja ke lengan suaminya tanpa di perintah terlebih dulu oleh reyhan pastinya.


Dia yang sangat antusias mengelilingi supermarket itu karena selain matanya yang terpancar rasa bahagia itu ia bisa yang sangat gemar belanja kalau soal makanan yang tidak ia hitung-hitung berapapun jumlah nominal yang nantinya akan ia bayar.


Dari jaman sekolah dulu juga begitu tetapi kalau untuk baju, celana, dress atau sepatu serta sendal ia tidak terlalu suka jikapun banyak pakaian yang ia beli selain karena di belikan mommy nya.


Ia juga sering pergi bersama sahabatnya jadilah ia mengambil dua atau tiga stel pakaian karena sahabatnya juga beli tidak enak kalau ia hanya melihat-lihat saja.


Reyhan yang merasa terseret itu hanya mengeleng-gelengkan kepalanya karena rasa yang tak sabaran seperti anak kecil yang dimiliki oleh bella kali ini.


"Mau ambil apa sih yang pakek tarik-tarik mana kenceng lagi." Ucap reyhan yang menatap ke arah yang dimana tangan nya lagi di tarik istrinya sendiri.

__ADS_1


Entahlah apa reyhan yang berjalan nya lamban atu memang bella nya saja yang sudah tidak sabaran karena reyhan yang berjalan sangat lambat seperti siput itulah yang bisa di perumpamakan oleh bella saat ini juga.


"Itu mas ada snack singkong yang pedes aku suka banget." Balas bella yang tidak lagi menarik-narik tangan suaminya itu.


"Nah gini dong kan enak." Jawab reyhan karena istrinya mau menuruti kehendak hatinya saat ini.


Berjalan beriringan seperti biasa tanpa buru-buru seperti orang yang di kejar waktu saja begitulah yang ada di fikiran reyhan.


"Ya udah ayo kita kesana ntar keburu di borong ibu-ibu itu." Ledek reyhan pada istrinya.


Dan memang benar adanya di sekitaran rak yang dimana ada singkong yang di tunjuk bella tadi terdapat kerumunan ibu-ibu tapi ada juga remaja di sana.

__ADS_1


Bella yang mendengar ledekan itu merasa malu karena tidak dapat mengontrol suasana hati nya sendiri.


__ADS_2