Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
26


__ADS_3

Davi yang mendengar itu hanya tersenyum dan menjitak pelan kepala adiknya, "kau ini benar-benar nakal memberikan hadiah itu. Tapi tidak ada apa-apa, karena dia juga sudah biasa menggunakan hal-hal seperti itu, apalagi yang datang hari ini adalah semua anak-anak muda jadi Mereka sudah terbiasa dengan hal-hal itu," ucap Davi yang memang mereka tinggal di negara yang cukup bebas.


Ivanka menganggukan kepalanya dengan pelan, 'Kakak bisa berkata seperti itu, tapi tidak tahu saja bahwa ada sebuah rahasia besar yang disembunyikan Adela di tubuhnya,' ucap Ivanka dalam hati sembari tidak sabar untuk melihat perempuan itu terpaksa memakai bikini yang ia bawakan.


💥💥💥


Sementara itu, Adella yang kini membuka paper bag yang diberikan oleh Ivanka, perempuan itu menoleh ke arah Ivanka selama beberapa detik sebelum menahan kekesalannya terus membuka paper bag itu.


Sedangkan semua orang yang memperhatikannya, mereka terdiam dan tentunya penasaran dengan apa isi dari paper bag itu.


'Sial!! Kalau aku tidak membuka hadiah sialan ini, maka Semua orang pasti akan berpikir lain-lain terhadapku, tapi awas aja kalau hadiah ini benar-benar buruk, aku akan memarahi perempuan itu habis-habisan!' ucap Adela dalam hati yang mana dia benar-benar akan dipermalukan di depan semua teman-temannya dan terlebih di depan kekasihnya Jika saja Dia mendapat hadiah jelek dari adiknya.


Apa kata orang nanti kalau ternyata isi paper bag itu ialah barang murahan yang dihadiahkan oleh keluarganya sendiri?

__ADS_1


Bukankah itu menandakan bahwa mereka tidak saling menyayangi sehingga mendapatkan hadiah buruk dari anggota keluarga?


Tetapi kemudian, perempuan itu bernapas lega ketika dia membuka isi paper bag itu dan di dalamnya terdapat bungkusan berwarna hitam yang dibungkus dengan rapi dan terlebih logo pada bungkusan tersebut memperlihatkan bahwa hadiah itu berasal dari sebuah merek terkenal yang menjual perlengkapan-perlengkapan ke pantai yang diberikan pada wanita.


Oleh sebab itu Adela kemudian meneruskan membuka bungkusnya, namun dia sangat terkejut ketika Ternyata isinya adalah sepasang bikini berwarna ungu terang.


"Woah...!! Sebuah bikini, itu sangat bagus untuk dikenakan oleh seorang model, lagipula di sini ada kolam, Bagaimana kalau kita melihat Adela memperlihatkan beberapa foto menawannya di kolam?" Ucap Emilia yang sangat bersemangat langsung membuat semua orang juga ikut bersemangat.


"Woahh,, benar sekali, aku pernah melihat fotonya di pantai menggunakan sebuah bikini, dan aku merasa bahwa dia menggunakannya dengan sangat indah. Tak menyangka, Malam ini bisa menyaksikannya secara langsung."


"Pakai!! Pakai!! Pakai!!" Emilia mengajak semua orang untuk bersorak pada Adela hingga semua orang kemudian mengikuti perempuan itu sebab tentunya mereka memang merasa penasaran.


Adela yang mendengarkan ucapan semua orang langsung menggertakan giginya, dan perempuan itu memegang erat-erat bikini yang ada di tangannya sembari menatap ke arah adiknya dengan tatapan kemarahan yang ditahan.

__ADS_1


Ivanka yang ada di sana hanya melemparkan tetapan tersenyumnya pada Diana dengan Davi yang ada di sampingnya juga tersenyum pada perempuan itu sehingga membuat Adela semakin kesal.


"Biar aku membantu Kak Adela mengganti pakaiannya," ucap Emilia ketika dia sudah mendapat kode dari Ivanka langsung membuat adalah merasa benar-benar kesal.


Tetapi kemudian perempuan itu belum mengatakan apapun saat seorang perempuan di antara acara pesta itu yang merupakan salah satu teman Adela kini menganggukkan kepalanya dan menghampiri Adela.


"Biar aku juga membantumu," ucap perempuan itu langsung diangguki oleh Emilia lalu Emilia kemudian merangkul adalah dan dengan semua sorokan orang 3 perempuan itu memasuki sebuah ruangan yang merupakan kamar tamu di lantai bawah.


Widya yang melihat putrinya dibawa oleh kedua perempuan itu jelas mengetahui apa yang dicemaskan oleh putrinya, sehingga Widya kemudian menatap Putri terakhirnya dengan tatapan peringatan.


Tetapi Ivanka berpura-pura tidak tahu apapun sembari memperlihatkan wajah bingungnya, "Ada apa Bu?" Tanya Ivanka tidak dijawab oleh Widya, tetapi perempuan itu hanya berdiri dan hendak pergi mengikuti ketiga perempuan yang masuk ke dalam kamar tamu ketika salah seorang pelayan yang tadinya dipanggil oleh Ivanka tiba-tiba menghampirinya dan menabraknya sehingga menuangkan air di pakaian perempuan itu.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2