
Tetapi kemudian pria itu kembali lagi mendengar Ivanka berkata, "sudahlah, Aku mau kita lihat dulu kau mah kakak kejarlah perempuan itu karena dia pasti agak kesal juga Karena kakak tidak memperdulikannya sejak kita datang di rumah sakit."
Setelah berbicara, Ivanka tidak menunggu Davin mengatakan apapun lagi tetapi perempuan itu langsung pergi meninggalkan kakaknya karena tentunya dia tidak ingin disebut perempuan keras kepala yang memaksakan kehendaknya menolak hubungan kakaknya dengan seorang perempuan yang disukai oleh kakaknya.
💥💥💥
Sementara davia melihat kepergian adiknya entah kenapa dia merasa bahwa ucapan adiknya ada benarnya juga, namun pria itu tetap pergi mengejar kekasihnya.
__ADS_1
"Tunggu!" Ucap Davi mencegah perempuan itu pergi sehingga membuat Irene merasa senang namun dia tetap memperlihatkan rasa kesalnya sembari menghentikan langkahnya.
Irena tetap terdiam di tempatnya menatap pria di depannya dengan wajah kesalnya, tetapi dalam hatinya dia berharap pria itu segera meminta maaf padanya.
Sementara Davi yang melihat ekspresi perempuan di depannya, pria itu menghela nafas, lalu berkata, "Hah,, maafkan aku, aku bukannya ingin mengabaikanmu, tapi adikku Ivanka adalah adik kesayanganku dan dia juga jarang mendapat kasih sayang dariku sehingga Kalau kami bertemu lagi aku sangat--"
Tidak apa kalau pria itu curhat tentang adiknya seandainya perempuan bernama Ivanka itu bersikap baik kepadanya, dan juga perempuan itu tahu menjaga batas dengan Davi dan memberikan Dia kesempatan untuk melengket pada pria itu, tapi kenapa malah membuat mereka menjauh?
__ADS_1
"Kalau kau benar-benar menyukai adikmu itu komoh maka pacaran sajalah dengan adikmu itu, jangan denganku karena aku bukan perempuan yang mentolerir saat kekasihku terlalu dekat dengan perempuan lain!! Juga, Aku benar-benar tidak menyangka kau bersikap seperti ini padaku tadinya ketika kita berada di rumahmu, kau terus bercanda dengan adikmu dan mengabaikan aku yang duduk tepat di sampingmu. Bahkan ketika kau menaiki mobil untuk mengantar Adella ke rumah sakit, kau tidak menoleh sedikitpun padaku, bahkan di dalam ruangan tadi, kau hanya merangkul adikmu saja keluar lalu meninggalkanku sendirian. Aku merasa bahwa kita seperti orang asing saja dan kau membawaku ke orang tuamu hanya untuk menjadikanku pajangan saja, tidak benar-benar membawaku sebagai kekasihmu!!!" Ucap Irene dengan tegas selalu perempuan itu kemudian berjalan pergi meninggalkan Davi.
Meski perempuan itu sangat marah, tetapi Tentu saja dia masih berharap pria itu akan mengejarnya sebab bagaimanapun, dia memang sudah sangat menyukai pria itu dan terlebih pria itu adalah pria yang terkenal sehingga semua teman-temannya yang mengetahui bahwa dia pacaran dengan pria itu menjadi sangat iri padanya.
Tetapi Davi yang mendengarkan ucapan perempuan itu, dia hanya terdiam di tempatnya sembari mengepal kuat tangannya memandangi kepergian kekasihnya.
'sepertinya apa yang dikatakan oleh adikku memang benar, kamu berdua bukanlah orang yang cocok untuk bersama,' ucap Dafi dalam hati yang merasa bahwa Irene terlalu mengekangnya sehingga perempuan itu bahkan tidak mengerti ketika dia ingin menghabiskan waktu bersama dengan adiknya yang sudah tidak bertemu dengannya selama berbulan-bulan.
__ADS_1
Oleh sebab itu, David kemudian berbalik Dan Dia memutuskan untuk pergi mencari adiknya ketimbang mengurusi seorang perempuan yang sama sekali tidak cocok untuk bersama-sama dengannya.