Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
48


__ADS_3

Malam hari tepat pada pukul 12.00 pemotretan terakhir yang dilakukan oleh Ivanka sudah selesai.


Perempuan itu langsung berpamitan pada semua orang untuk kembali ke rumah ketika salah seorang perempuan di sana berkata, "bukankah kau model baru dari agensi xx?"


Ivanka yang mendengarkan itu dengan tenang menganggukkan kepalanya, "iya benar," ucap Ivanka sembari memperhatikan perempuan di depannya, perempuan muda itu meski tidak terlalu cantikz namun dia memiliki senyum yang manis dan terlebih gigi gingsul perempuan itu membuatnya semakin lebih cantik lagi.


"Ahh,, Sebenarnya aku iri padamu, karena aku tahu dari pagi kau sudah melakukan pemotretan sampai malam hari ini, padahal biasanya model-model baru yang memulai debut mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan, tapi sepertinya tidak ada masalah denganmu ya?" Ucap perempuan itu dibarengi sebuah senyuman di wajahnya langsung membuat Ivanka tersenyum miring.


"Ya," jawab Ivanka dengan singkat lalu dia kemudian lanjut pergi meninggalkan perempuan itu.


Baru saja Ivanka berbalik, Sang Perempuan langsung memperlihatkan wajah kesalnya lalu salah seorang teman dari perempuan itu datang menghampirinya sembari berkata, "dia dengan mudah masuk agensi xx, dan langsung mendapat begitu banyak pekerjaan, sepertinya dia memiliki seseorang di belakang nya."


"Benar sekali, dan aku dengar-dengar dia adalah adik dari model terkenal Adela, jangan-jangan dia menggunakan koneksinya?"

__ADS_1


"Ahh ya, pantas saja, aku jadi merasa kesal melihatnya yang terlalu beruntung!"


Kedua perempuan itu terus saja mengatakan berbincang satu sama lain, sementara Ivanka yang sudah naik ke mobil dia duduk dengan tenang sembari memikirkan perempuan yang baru saja berbicara dengannya.


'Sepertinya akan ada gosip buruk,' ucap Ivanka yang jelas tahu bahwa biasanya Jika ada hal seperti itu maka akan memulai sebuah gosip baru tentang dirinya yang akan menyebar perlahan-lahan hingga mempengaruhi banyak orang.


Tetapi perempuan itu tidak terlalu lama memikirkannya, sebab saat itu dia melihat arah mobil yang hendak pulang ke rumahnya sehingga Ivanka berkata, "Tolong putar balik."


"Aku tidak akan pulang ke rumah. Tolong pergi ke klinik kecantikan di jalan xx," ucap Ivanka langsung diangguki oleh sang pria lalu pria itu mengikuti perintah Ivanka hingga kemudian Ivanka tiba di tempat tinggal Elsa.


Clek!


Begitu membuka pintu, Ivanka langsung melihat Elsa yang duduk dengan tenang sembari mengerjakan sesuatu di laptopnya.

__ADS_1


"Kau belum tidur?" Tanya Ivanka sembari mendekati perempuan itu lalu dia duduk di samping Elsa sembari meregangkan tubuhnya yang kelelahan.


"Hm, aku mengurus masalah keuangan, karena ada sedikit masalah di sana. Ahh,, bukankah kau sudah kembali ke rumahmu?" Tanya Elsa.


Ivanka menggelengkan kepalanya, "rencananya begitu, tapi Malam ini aku tidak ingin berdebat Karena kelelahan," ucap Ivanka yang jelas tahu bahwa jika dia pulang ke rumah maka akan ada orang lagi yang ini ngajaknya berdebat dan dia sudah malas untuk meladeni perdebatan itu sebab rasa lelahnya sepanjang hari sudah menumpuk di punggungnya.


Apalagi besok, dia sudah membuat janji pada sang sutradara bahwa pukul 06.00 besok pagi dia akan mengikuti sutradara itu pergi ke suatu tempat.


"Ahh,, kalau begitu pergilah mandi, gunakan air hangat dan jangan lupa gunakan aromaterapi yang terakhir kali kubelikan," ucap Elsa langsung diangguki oleh Ivanka sehingga perempuan itu pergi ke kamarnya.


Tetapi Ivanka belum masuk ke kamar ketika Elsa kembali lagi berkata, "aku mendapat informasi bahwa kakakmu mendapat undangan untuk mengikuti fashion show di luar negeri, aku sudah mengirim informasinya ke akunmu jadi periksalah jika kau ada waktu."


"Ahh, begitu," ucap Ivanka sembari tersenyum, dan dia begitu penasaran brand apa yang sudah merekrut kakaknya, tetapi ada hal licik dalam kepalanya yang membuat perempuan itu cepat-cepat masuk ke kamarnya untuk memeriksa pesan yang dikirimkan Elsa untuk nya.

__ADS_1


__ADS_2