Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
54


__ADS_3

Di dalam lift, sembari berdiri bertiga, Ivanka memperhatikan Bagaimana kakaknya begitu manja terhadap Doni hingga perempuan itu ingin muntah dengan kelakuan Adela.


Ting!


Akhirnya lift berbunyi membuat hati Ivanka merasa lega karena dia tidak perlu lagi melihat kemesraan menjijikkan dua orang itu sebab mereka langsung disambut oleh seorang perempuan yang membawa mereka menuju ruang rias.


Sebagai manajer, maka Doni akan mengurus hal lain hingga hanya ada para model yang tertinggal di ruang rias dengan Adela yang duduk bersebelahan dengan Ivanka.

__ADS_1


Para penata rias kemudian mulai bekerja, tetapi ketika Ivanka memperhatikan bedak di atas meja perempuan itu kemudian mengambil tas yang ia bawa lalu mengeluarkan alat make up nya.


"Maaf sekali, tapi kulitku sangat sensitif, jadi alat make up yang ku gunakan harus benar-benar diperhatikan," ucap Ivanka yang merasa bahwa pada hari itu kakaknya terlalu tenang sehingga sangat mencurigakan jika perempuan itu tidak melakukan apapun.


Sang penata rias hendak protes, sebab bagaimanapun iklan hari itu ialah tentang brand mereka, Jadi harus menggunakan makeup make up dari brand mereka, tetapi ketika dia melihat kelengkapan alat make up Ivanka dan juga bahwa alat make up yang dimiliki oleh perempuan itu merupakan produk kecantikan yang berasal dari brand ternama, maka dia tidak mengatakan apapun lagi dan hanya melakukan tugasnya.


Adella yang melihat itu kini menggertakan giginya, lalu dia menoleh ke arah samping di mana ada seorang model lain yang dari tadi telah berbincang-bincang dengannya.

__ADS_1


Sang model itu menganggukkan kepalanya dengan pelan, "hm, dia ketahuan melakukan operasi plastik pada bagian hidung dan matanya, sehingga para brand yang menunjuknya sebagai ambassador menjadi sangat marah. Mereka mengancam bahwa tidak akan pernah lagi berpikir kerjasama dengan artis dari agensi kami jika dia tidak dikeluarkan, oleh sebab itu agensi tidak punya pilihan lain selain mengeluarkannya dan dia harus membayar denda. Ahh,, tapi kenapa kau tiba-tiba menanyakannya?"


Adela yang mendengarkan itu tersenyum tipis sembari melirik ke arah Ivanka sebelum lanjut berkata, "hm, Aku hanya ingin tahu kasus yang lebih jelasnya, karena aku merasa kesal pada orang-orang yang terlahir tidak untuk menjadi model, tetapi mereka memaksakan diri untuk menjadi model hingga mengotori kerjaan kita dan membuat banyak orang berpandangan negatif terhadap kita."


"Ahh,, kau benar sekali, seandainya tidak ada kasus-kasus tentang model yang melakukan operasi plastik dan berbagai hal-hal buruk lainnya, maka tidak akan ada pandangan negatif dari orang-orang terhadap model. Aku sangat kesal setiap kali melihat komentar di internet jika ada seorang model yang sedang naik daun, mereka terkadang berkata, 'jangan iri pada kecantikannya, itu bukan kecantikan alami, itu berasal dari operasi plastik!' hah,, Itu benar-benar menyebalkan, tapi mau disangga juga,,, banyak model yang melakukan hal seperti itu untuk menunjang penampilan."


"Hm,, benar sekali," ucap Adela kembali melirik Ivanka lewat cermin yang ada di depan mereka, tetapi ketika dia berpikir bahwa Ivanka mungkin akan emosional sebab perempuan itu memang selalu bersikap emosional jika disinggung sedikit saja, maka dia mengerutkan keningnya saat melihat bahwa Ivanka tampak biasa-biasa saja.

__ADS_1


Itu membuatnya heran tentang apa yang terjadi pada perempuan itu, Mengapa perempuan itu kini banyak berubah?


Mengapa Ivanka tidak marah?


__ADS_2