
Cekrek cekrek cekrek.
Kameramen menekan-nekan tombol pada kameranya mengambil setiap gambar saat Diana berganti posisi.
Tak jauh dari situ, kasihlah berdiri memperhatikan pemotretan yang sedang berlangsung itu, dan dia benar-benar puas melihat bahwa Ivanka yang baru pertama kali menjalani pemotretan akan terlihat begitu menakjubkan.
Bahkan, tidak ada sedikitpun keraguan pada gerakan pada Ivanka, gadis itu terlihat sangat profesional menjalankan pekerjaannya layaknya seorang model yang bertalenta.
"Sepertinya kau mendapatkan bibit yang baru Bukankah dia harusnya mengikuti audisi tetapi kau malah menariknya lewat jalur belakang?" Tanya seorang pria yang saat itu juga mengantar modelnya melakukan pemotretan di ruangan sebelah tempat Ivanka bekerja.
Ashilla yang mendengarkan ucapan temannya tersenyum sembari menatap Ivanka yang terus dipotret.
__ADS_1
"Kau harusnya sudah tahu kalau aku memiliki kemampuan untuk melihat bakat seseorang bahkan jika dia hanya berdiri di hadapanku selama beberapa detik saja. Tak berbeda dengan gadis bernama Ivanka ini, dia akan memiliki talenta dan popularitas yang jauh lebih baik dari kakaknya." Ucap asilah yang merasa begitu bangga sebab Dia sudah mendapatkan seorang model yang akan ia persiapkan untuk menjadi seorang model besar dari agensi mereka.
"Hah,, aku benar-benar iri padamu, kau mendapatkan seorang model yang sangat bagus. Entah kenapa sekarang dia baru muncul, Padahal dia adalah adik dari seorang model terkenal." Ucap Sang pria.
"Hm, itu karena dahulunya Dia memiliki tubuh yang gemuk dan penampilan yang tidak memungkinkan Dia menjadi seorang model. Namun setelah setengah tahun terakhir dia menjalani diet ketat dan juga perawatan yang membuatnya kini berani tampil di depan kamera," ucap Ashila.
"Woah,, berita yang luar biasa tapi kalau sampai berita itu tersebar keluar, menurutmu hal itu tidak akan mempengaruhi citranya?" Tanya sang pria yang jelas tahu bahwa orang-orang terkadang merasa kesal pada mereka yang menggunakan jalur operasi plastik untuk mempercantik diri.
Sang pria yang mendengar itu langsung tertawa kecil sebelum berkata, "kau benar-benar mendapatkan sesuatu yang menguntungkan dan luar biasa. Ahh,, mungkinkah Dia mau pindah agensi?"
Asilah yang mendengarkan itu hanya tersenyum dan tidak menyatakan apapun engkau masih sebab tentunya dia tidak akan membiarkan Ivanka pindah agensi.
__ADS_1
Sebab bagaimanapun dia melihat potensi yang luar biasa pada perempuan itu, dan dia juga melihat bahwa ada sedikit kemiripan dengan temannya yang telah lama meninggal sehingga dia benar-benar tidak bisa melepaskan Ivanka.
Cukup lama berdiri di sana, sampai akhirnya ponsel Asila tiba-tiba saja berdering.
Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....
Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....
Ashilla melihat layar ponselnya dan dia mengerutkan keningnya ketika melihat bahwa ternyata yang menghubunginya ialah Doni yang merupakan kekasih Adela.
'Kenapa dia menghubungiku?' ucap ashilla dalam hati sembari melihat ke arah sang pria yang berdiri di sampingnya lalu dia berpamit untuk pergi mengangkat panggilan telepon dari Doni.
__ADS_1