Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
37


__ADS_3

'Jadi kecelakaan yang menimpanya juga bukan kecelakaan biasa, kalau begitu apa yang terjadi?' ucap Ivanka dalam hati yang merasa begitu aneh bahwa satu persatu orang yang berhubungan dengan Ivanka kini telah mengalami kecelakaan yang mana kecelakaan itu ialah kecelakaan yang diatur oleh seseorang.


Lebih buruknya lagi bahwa kecelakaan itu bahkan disembunyikan oleh pihak kepolisian sehingga membuat Adela merasa yakin bahwa orang yang berada Di balik semua itu memiliki kekuasaan yang cukup tinggi untuk melakukannya.


💥💥💥


Maka sambil menggertakkan giginya, perempuan itu mempercepat laju mobilnya menuju rumah sakit.


Setelah tiba di rumah sakit, Ivanka langsung pergi mencari informasi tentang Gea dan menemukan bahwa perempuan itu telah dipindahkan ke ruang rawat inap yang berada di ruangan VIP.


'Hm,, akan sulit bagiku Untuk masuk ke sana dan melihat keadaannya, tapi,,' Ivanka teringat akan sesuatu bahwa tidak ada satupun orang yang mengenalinya secara perubahan penampilannya.


Maka, perempuan itu menyelinap masuk ke ruangan staf dan mengambil pakaian suster lalu menyamar menjadi seorang suster dengan make up yang tebal.

__ADS_1


"Sempurna!" Ucap Ivanka sembari tersenyum setelah ia menggunakan masker untuk perlindungan tambahan supaya dia tidak dikenali oleh orang-orang yang ada di ruangan VIP.


Setelah itu, Ivanka kemudian keluar dari ruangan staf dan dia membawa buku catatan yang biasanya digunakan oleh suster untuk memantau keadaan pasien.


Dengan percaya dirinya, Ivanka kemudian berjalan ke ruangan VIP dan mengetuk pintu kamar VIP tersebut.


Tok tok tok...


Di dalam situ ada beberapa orang, yang tidak dikenali oleh Ivanka, Tetapi dia bisa mengenali Bi Na yang ada di sana Dan juga Gea yang terbaring lemas di tempat tidur dengan perempuan itu tampak tertidur.


"Ada apa?" Tanya salah seorang perempuan yang merupakan perempuan paruh baya yang ada di ruangan itu.


"Saya hendak melakukan pengamatan untuk memantau keadaan pasien," ucap Ivanka dengan penuh percaya diri melangkah mendekati semua orang terutama menuju ke arah ranjang pasien.

__ADS_1


Semua orang yang ada di sana kebingungan, karena baru beberapa menit yang lalu seorang suster meninggalkan mereka dan bahkan berkata bahwa eh mantauan berikutnya akan dilakukan dalam satu jam lagi Jadi cukup membingungkan dengan kehadiran seorang suster lagi yang akan memantau keadaan pasien.


Oleh sebab itu, sang pria yang tadi menyuruh Ivanka masuk ke dalam kamar kini berkata, "maaf, tapi baru 1 menit yang lalu seorang suster selesai melakukan pemantauan terhadap putri saya, jadi Mengapa sekarang ada pemantauan lagi?"


Ucapan pria itu benar-benar membuat Ivanka menggigit bibir bawahnya tetapi untungnya orang-orang di sana tidak menyadarinya sebab bibirnya tersembunyi di balik maskernya.


Ivanka pun tetap bersikap tenang sembari menoleh kepada sang pria dan berkata, "banyak sekali, yang datang tadi adalah rekan kerja saya, tetapi dia lupa memeriksa sesuatu sehingga menyuruh saya untuk kembali lagi ke mari sebab Dia baru saja ditugaskan ke ruangan lain."


Ucapan Ivanka langsung membuat semua orang percaya dan kemudian membiarkan Ivanka melakukan pemeriksaan sehingga Ivanka yang pernah hidup sebagai seorang tenaga medis di sebuah klinik kesehatan langsung melakukan pemeriksaan.


Setelah beberapa saat, perempuan itu kemudian mengisi catatan pemeriksaan yang ia bawa lalu dia berpamitan pada semua orang dan keluar dari ruangan itu.


'Hah,, keadaannya para, sepertinya seumur hidup dia akan menderita dengan tidak bisa berbicara,' ucap Ivanka dalam hati sembari berjalan meninggalkan ruangan VIP.

__ADS_1


__ADS_2