Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
66


__ADS_3

"Tidak, dia pasti hanya main-main saja aku harus ke apartemennya dan membujuknya!!!" Kata Adela segera berlari keluar dari kamarnya lalu perempuan itu menaiki mobil untuk berkendara ke apartemen Doni.


🐬🐬🐬


Adela berkendara dengan sangat cepat menuju apartemen Doni, perempuan itu bahkan melambung beberapa mobil yang ada di hadapannya dan terus menancap gasnya.


Beep!! Beep!! Beep!!


Beep!! Beep!! Beep!!


Klakson mobil adela terus berbunyi sampai ia tiba di lampu merah, saat itu lampu kuning sudah menyala untuk berpindah ke lampu merah, Tetapi dia masih tetap menancap gasnya sementara dia masih berada 200 m dari ambang zebra cross.


Brroomm.....!!!


Adella menggertakkan Giginya mengingat Bagaimana kemarahannya setelah diputuskan oleh Doni sehingga dia semakin mempercepat laju mobilnya agar tidak ketinggalan lampu.


Namun sayang sekali ketika mobilnya sudah menginjak zebra cross, lampu kuning berubah menjadi merah hingga mobil dari arah berlawanan pun sudah melaju dan membuat Adella tidak bisa lagi mengendalikan mobilnya.


Perempuan itu menginjak pedal remnya, Namun sayang sekali kecepatan yang tinggi tidak mampu diseimbangi oleh rem sehingga mobil itu pun tergelincir di jalanan sebelum terbanting dan menabrak tiang lampu merah.

__ADS_1


Brakkk!!!


Boom!!!!


Bagian depan mobil langsung meledak, sehingga membuat semua orang yang ada di sana terkejut dan beberapa orang pun berlari ke arah mobil untuk menyelamatkan pengemudi mobil.


Untung saja, bagian yang penyok pada mobil itu hanya pada samping kiri mobil sehingga Adella masih bisa ditarik dari dalam mobil meski keadaan perempuan itu sudah sangat mengerikan sebab darah mengalir di keningnya.


Bahkan di wajahnya juga ada darah yang membuat semua orang meringis melihatnya namun tetap menyeret perempuan itu keluar hingga ke tempat yang aman sebelum mobil adalah meledak lebih besar lagi.


Boommm....!


Semua orang tertunduk menutup telinga mereka dibarengi dengan datangnya ambulans yang langsung berhenti di tengah-tengah jalan.


Wiuuuu... Wiuuuu... Wiuuuu...


Wiuuuu... Wiuuuu... Wiuuuu...


Wiuuuu... Wiuuuu... Wiuuuu...

__ADS_1


Ambulans pun melaju meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit terdekat dengan petugas medis yang ada di ambulans mengerikan keningnya saat ia melihat luka pada perempuan yang ada di hadapannya.


Selain luka pada kepalanya yang terbentur ke jendela, di bagian pelipis kanannya juga ada luka karena tertusuk oleh kaca yang pecah dari jendela mobilnya.


Meski begitu, dia tetap melakukan penanganan pertama pada perempuan itu sampai mereka tiba di UGD.


Perawatan pun langsung dilakukan pada perempuan itu dan membuat perempuan itu dilarikan ke IGD karena kondisinya yang tidak memungkinkan ditangani hanya oleh dokter umum.


Sementara di tempat lain, Ivanka yang tidak bisa tidur masih sementara duduk bersandar di tempat tidurnya melakukan scroll pada layar ponselnya ketika dia melihat sebuah berita kecelakaan.


Di posting 2 menit yang lalu, dan perempuan itu langsung mengenali plat nomor pada mobil yang mengalami kecelakaan.


"Ini,,, dia kecelakaan?" Ucap Ivanka langsung turun dari tempat tidur lalu perempuan itu pun keluar dari kamarnya dan pergi mengetuk pintu kamar Adella.


Tok tok tok...


"Kak?!!!" Teriak Ivanka dengan suara yang keras langsung membangunkan Davi yang kamarnya tak jauh dari kamar Adella.


Davi langsung menghampiri adiknya dan melihat Ivanka yang kini menatapnya dengan cemas.

__ADS_1


"Ini," ucap Ivanka menyerahkan ponselnya pada Davi hingga Davi pun membaca berita yang ada di sana.


"Itu mobil Kak Adella, platnya juga sama!!" Ucap Ivanka.


__ADS_2