
Drrtt..... Drrtt.... Drrtt....
Drrtt..... Drrtt.... Drrtt....
Drrtt..... Drrtt.... Drrtt....
Ponsel Ivanka yang diletakkan di atas meja terus bergetar menandakan ada panggilan yang masuk, tetapi perempuan itu terus mengabaikannya dan dia hanya duduk dengan tenang membaca majalah di tangannya.
Barulah setelah panggilan telepon ketiga lalu Ivanka mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan telepon itu.
"Halo Kak Doni," kata Ivanka pada pria bisa barang telepon sembari meletakkan majalahnya di meja lalu dia pun berjalan ke arah jendela.
"Kenapa kau lama sekali mengangkat panggilan teleponku?" Tanya Doni dari seberang telepon yang mana saat itu dia sudah cukup lama menunggu Ivanka di apartemennya tetapi perempuan itu tak kunjung datang.
"Ahh,, Maaf sekali, tadi aku tidak bisa mengangkat teleponnya karena ada kak Davi yang bersama-sama denganku, dan Adela sudah mengatakan apa yang terjadi pada kak davi," ucap Ivanka sembari menatap dengan tenang keluar jendela kamarnya.
__ADS_1
Saat itu sudah larut malam dan meski masih larut malam, Ivanka masih senang menatap bintang-bintang yang bersinar dengan terang di atas langit.
"Ahh, begitu, kalau begitu kita bertemu lain kali saja," kata Doni dari seberang telepon.
Ivanka tersenyum mengejek sembari berkata, "Ya, aku juga inginnya begitu, tapi setelah apa yang terjadi, Kakak laki-lakiku sangat ketat mengawasiku jadi agak sulit untuk bertemu kecuali jika kita bertemu di agensi. Tapi begitu, ada banyak pasang mata Yang melihat di sana Jadi,,"
"Kalau begitu, aku akan segera mengumumkan putusnya hubunganku dengan Adella, supaya tidak ada lagi gosip-gosip yang muncul," ucap Doni dari seberang telepon benar-benar menghibur Ivanka.
"Baiklah, kalau begitu aku akan menunggu kabar itu, karena aku juga sudah tidak sabar untuk bersama-sama dengan Kak Doni," jawab Ivanka.
'Dasar bodoh,' ucap Ivanka dalam hati sembari melemparkan ponselnya ke arah Soka lalu perempuan itu pun memasuki kamar mandi untuk memulai ritual malamnya sebelum beristirahat.
Sementara Adella yang berada di kamar Serge Bella, perempuan itu terus saja merasa cemas sebab Dia sudah menghubungi Doni berkali-kali tetapi pria itu belum mengangkat panggilan teleponnya.
'Sial,,, Apakah dia sangat marah karena satu tamparan itu???' ucap Adela dalam hati dengan perasaan yang begitu kesal.
__ADS_1
Baru saja perempuan itu selesai minum obat dalam hatinya saat ponselnya tiba-tiba berdering hingga membuat perempuan dengan cepat mengambil ponselnya dan dia tersenyum karena ternyata yang menelponnya adalah Doni.
Maka tanpa membuang-buang waktu kamu perempuan itu segera menekan tombol berwarna hijau pada layar ponselnya lalu mendekatkan ponselnya ke telinganya.
Dia baru hendak berbicara menyapa pria itu ketika tiba-tiba saja pria dari seberang telepon mendahuluinya berbicara.
"Kita putus! Jangan pernah menghubungiku lagi, dan terlebih Jangan pernah datang ke agensi untuk mencariku!!! Aku akan segera mengumumkan putusnya hubungan kita, jadi jangan berbuat macam-macam!!!" Kata pria dari seberang telepon langsung membuat Adella melototkan matanya karena tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh pria itu.
"Itu, Bagaimana bisa kau memutuskan hubungan kita?! Kita sudah bersama selama bertahun-tahun, Ada banyak hal yang sudah kita lewati bahkan kita sudah berencana untuk menikah, tapi kenapa sekarang tiba-tiba???" Tanya Adela dengan tangan perempuan itu terkepal kuat.
"Hm, aku memikirkannya berulang kali, bahwa kita tidak cocok untuk bersama-sama, ah,, tamparan yang terakhir kali itu, Aku tidak akan memperhitungkannya lagi, tetapi sekali lagi kau menggangguku, maka tidak akan ada lagi ampun untukmu!!!" Ucap Doni dari seberang telepon sebelum pria itu mematikan panggilan teleponnya.
Adela yang mendengarkan ucapan Doni benar-benar gemetar di tempatnya karena tidak menyangka bahwa hubungan mereka akan berhenti sampai di situ, Padahal dia sangat berharap menikah dengan pria itu.
"Tidak, dia pasti hanya main-main saja aku harus ke apartemennya dan membujuknya!!!" Kata Adela segera berlari keluar dari kamarnya lalu perempuan itu menaiki mobil untuk berkendara ke apartemen Doni.
__ADS_1