Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
9


__ADS_3

"Ahh, penulis buku ini mati di umur 38 tahun karena kecelakaan, dan ini adalah buku terakhir yang ia tulis yang sangat terkenal. Aku sudah membacanya beberapa kali dan buku ini masih terus menjadi buku favoritku untuk ku baca," ucap Davi sembari meletakkan buku itu di atas meja.


Ivanka tersenyum menganggukkan kepalanya, "aku tidak menduga Kakak menyukai buku romantis seperti itu, padahal ending dari buku itu sangat membuat orang menjadi kesal karena mereka tidak dapat bersatu meskipun pada akhirnya keluarga mereka sudah saling berbaikan," ucap Ivanka sangat mengejutkan Davi karena tentunya dia tidak tahu bagaimana adiknya bisa mengetahui ending dari buku tersebut padahal adiknya tidak bisa berbahasa Inggris.


🧱🧱🧱


"Itu,, dari mana kau mengetahui ending dari buku ini?" Tanya Davi yang merasa penasaran.


"Ahh,,," Ivanka tersenyum, dan tentunya dia tahu bahwa tubuh yang ia tempati itu tidak bisa berbahasa Inggris, hanya bisa mengetahui satu bahasa saja yaitu bahasa nasional negara mereka sehingga tentunya kakaknya terkejut mendengarnya.


Tetapi kemudian Ivanka kemudian mengejutkan kakaknya saat dia berbicara dalam bahasa Inggris, katanya, "aku belajar bahasa Inggris secara mandiri di dalam kamar, kebetulan buku itu adalah buku pertama juga yang kubaca setelah pandai berbahasa Inggris."


"Woah ha ha ha... Ternyata kau pandai berbahasa Inggris??" Ucap Davi yang merasa sangat senang mendengar kelincahan adiknya berbahasa Inggris, bahkan logat yang digunakan adiknya sangatlah unik yang membuatnya merasa bahwa adiknya benar-benar menakjubkan dan memiliki sisi yang membuatnya sangat kagum.

__ADS_1


"Hm,, tapi kak,, Sebenarnya aku kemari untuk meminta uang pada kakak," ucap Ivanka ketika dia merasa bahwa saat itu adalah momen yang tepat untuk mengatakannya, sebab kakaknya terlihat sangat senang.


Ucapan Ivanka langsung membuat tawa Davi berhenti dan dia kemudian terdiam menatap adiknya beberapa saat.


Setelah itu, Davi berkata, "kau benar-benar meminta uang pada kakak?"


Davi bertanya seperti itu sebab dia tidak pernah mendengar adiknya meminta uang, bahkan kalau perempuan itu meminta dia hanya meminta barang saja untuk dibelikan tetapi tak pernah meminta uang.


Hal itu, karena Davi berpikir bahwa selama ini adik keduanya lah yang memberikan semua kebutuhan untuk perempuan itu, karena setiap kali dia bertemu dengan Adella, maka perempuan itu akan menceritakan bahwa dia baru saja memberikan uang untuk adik perempuan mereka.


"Apa?!! Seseorang membully adikku?!!" Tanya Davi langsung menghampiri adiknya lalu dia kemudian meraih tangan perempuan itu dan melihat Apakah ada luka di tubuh Perempuan itu.


Tetapi Ivanka tersenyum, "Tidak apa-apa, itu hanya Bullyan kecil saja. namun aku berharap kakak bisa membantuku,, ahh juga,, kalau kakak mau memberi uang aku bisa membantu apapun yang kakak inginkan karena aku benar-benar bisa melakukan banyak hal yang tidak diketahui oleh orang lain," ucap Ivanka.

__ADS_1


Ucapan adiknya benar-benar membuat Davi menghela nafas, lalu pria itu kemudian berkata, "Kakak akan memberikan uang untuk, tapi kau benar-benar tidak apa-apa kan?"


Ivanka mengangguk, "iya, aku benar-benar baik-baik saja, tapi aku hanya merasa kalau aku terlalu mengupas sedikit penampilanku," ucap Ivanka akhirnya membuat Davi mengangguk, lalu pria itu kemudian berdiri membuka sebuah laci.


Lalu dia kemudian mengambil sebuah kartu kredit berwarna hitam dari dalam tanah lalu menyerahkannya pada Ivan.


"Kau bisa menggunakan kartu kredit yang ini," ucap Davi langsung membuat Ivanka memperhatikan kartu kredit itu dan dia tahu bahwa limit belanja untuk kartu kredit itu mencapai 50 juta dalam sehari.


"Ini,, Kakak yakin aku boleh berbelanja dengan kartu kredit ini?" Tanya Ivanka.


"Kau boleh berbelanja dengan sepuas mu, tapi Kakak perlu bantuanmu untuk sesuatu, jadi minggu depan Kakak akan menagih janjimu kalau kau akan melakukan sesuatu untuk kakak!" Ucap David dengan tegas langsung diangguki oleh Ivanka.


"Baik kak," ucap Ivanka sangat senang sembari menyimpan kartu kredit itu ke dalam sakunya.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2