Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
7


__ADS_3

Di meja makan, makan malam keluarga sedang berlangsung, dan semua orang terfokus pada bintang utama pada hari itu, yaitu pemain sepak bola dari keluarga mereka yang kembali setelah beberapa bulan meninggalkan rumah.


Ivanka duduk sembari memperhatikan semua orang yang sangat akrab, sementara dirinya benar-benar diabaikan di meja makan itu hingga membuatnya benar-benar merasa kesal.


'Apanya yang putri bungsu paling kesayangan, mana ada Putri kesayangan diabaikan saja seperti ini?' ucap Ivanka dalam hati sembari berusaha menikmati makanan yang ada di depannya, sebab Dia benar-benar tidak diizinkan untuk berbicara.


Beberapa saat kemudian, dia melihat bahwa situasi agak hening sehingga dia kemudian mengangkat wajahnya dan menatap kakak laki-lakinya, "kak, aku--"


"Kak Davi, Bagaimana kalau besok kita pergi jalan-jalan ke pantai?" Sela Adela yang tidak ingin memberikan kesempatan pada adiknya untuk berbicara sebab dia takut perempuan itu akan menceritakan tentang dirinya yang hampir mati di pantai karena dibully oleh para teman-temannya.


Karena bagaimanapun, dia tidak ingin identitas adeknya terbongkar sehingga memberitahu publik bahwa dia memiliki seorang adik yang sangat jelek.


Davi yang mendengarkan ucapan adik perempuannya kemudian menganggukkan kepalanya, "Baiklah, kita bisa pergi besok. Ayah dan ibu juga ikut?" Tanya Davi pada ayah dan ibu mereka yang juga berada di meja makan.

__ADS_1


Sang ayah menggelengkan kepalanya, "besok kami dan ibumu sudah ada rencana untuk mengikuti sebuah pesta pembukaan perusahaan, Jadi kami berdua tidak bisa ikut bersama kalian," ucap pria itu langsung membuat Davi menghilangkan sebab mereka memang memiliki waktu yang sulit untuk menghabiskan waktu bersama-sama.


Tetapi Adela yang ada di sana langsung tersenyum dan berkata, "tidak apa, kalau begitu Kami pergi berdua saja."


Ivanka yang mendengar itu benar-benar kesal. Tetapi dia baru akan membuka mulutnya ketika Kakak laki-lakinya mendahuluinya berbicara.


"Apa maksudmu dengan pergi berdua? Kita akan pergi bertiga, bersama dengan adik terakhir, bukan begitu Ivanka?" Davi pada adik terakhirnya benar-benar membuat Adela merasa kesal.


Oleh sebab itu, belum Ivanka berbicara Adela lebih dulu berkata, "kemarin dia pergi ke pantai bersama teman-temannya dan terjadi sesuatu di sana, Jadi dia bilang tidak ingin lagi pergi ke pantai karena dia merasa trauma di pantai."


Tetapi tentu saja jiwa yang berada dalam tubuh Ivanka saat itu tak mudah untuk ditindas sehingga perempuan itu dengan cepat berkata, "kemarin aku memang sempat dibuli oleh teman-temanku di pantai, tetapi tidak sampai membuatku trauma kok. Kalau pergi bersama kakak pertama, aku pasti mau."


Ucapan Ivanka benar-benar membuat Adela merasa kesal sehingga dia memberikan tetapan peringatan pada Ivanka, tetapi Ivanka hanya tersenyum dan mengabaikan tatapan peringatan dari kakak perempuannya.

__ADS_1


Oleh sebab itu, dari kemudian berkata, "Kalau begitu kamu kita akan pergi besok pagi sebab siang hari Kakak sudah ada janji dengan teman-teman kakak."


Ivanka langsung mengangguk dengan antusias, sehingga membuat Adela semakin kesal saja di tempatnya.


'Kenapa aku merasa bahwa perempuan ini sangat berbeda sejak dia hampir mati di pantai? Hah,, seharusnya hari itu dia mati saja di pantai supaya tidak membuat kekacauan lagi di keluarga kami, tapi kenapa dia masih bisa kembali??' kesal Adela dalam hati sembari menahan wajahnya supaya tidak memperlihatkan kekesalannya.


Maka, makan malam berlangsung dengan cepat dan setelah makan malam Ivanka langsung mendekati Kakak laki-lakinya sambil berkata, "kak, bolehkah kita bicara sebentar?"


Adela yang mendengarkan itu dan cemas kalau adiknya akan melaporkan perihal kejadian di pantai, jadi dia langsung mencegah perempuan itu dengan berkata, "kau bicara dengan Kakak nanti saja, sekarang aku juga mau berbicara dengannya!!!"


Ivanka yang mendengarkan ucapan kakaknya tidak mengatakan apapun, tetapi dia hanya mengheran nafas dan pergi meninggalkan kedua orang itu.


'Benar-benar kakak perempuan itu!!! Dia sangat menyebalkan sampai aku benar-benar ingin mematahkan lehernya menggunakan jurus bela diriku!!' gerutu Ivanka dalam hati sembari memasuki kamarnya.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2